Sasha Pasta Gigi Halal Pencegah Gigi Berlubang

Jangan Sakit Gigi karena Berlubang Selama Pandemi, Cari Dokternya Susah!

Ada untungnya follow banyak dokter di Twitter selama bermain di platform ini. Selain dapat cerita ada pasien yang 9 tahun tidak pernah gosok gigi, saya juga mendapat banyak ilmu lainnya. Saat perkembangan penyebaran virus corona masih abu-abu, dokter-dokter berbagi informasi penting sesuai dengan bidang masing-masing. Tunggu tunggu… 9 TAHUN NGGAK PERNAH SIKAT GIGI ITU GIGINYA NGGA BERLUBANG APA YA?

Nanti ceritanya saya bagikan setelah saya cerita soal pandemic. Satu yang saya dapat dan pegang banget di saat-saat seperti ini, jangan sampai sakit, apalagi sakit gigi, cari dokternya susah.

Bukan, dokter gigi bukannya menolak pasien. Sejumlah praktek dokter gigi menerapkan peraturan ketat mengikuti prosedur keamanan dan keselamatan dokter dan pasiennya. Yang nggak urgent banget, sebaiknya dipending saja, katanya gitu karena pekerjaan dokter gigi sangat-sangat dekat dengan droplet yang menjadi titik penyebaran virus.

Dental Hygiene Teeth GIF by BET - Find & Share on GIPHY

Bayangin, kan kamu kalau sedang diperiksa giginya pasti mangap beberapa waktu lamanya kan? Misal tiba-tiba hatching tidak sengaja, apa nggak deg-degan dokter gigimu? Bersabarlah dulu, kata dokter gigi langganan saya. Scaling, bleaching, pasang behel termasuk yang bisa ditunda.

Beda kalau sakit gigi karena berlubang dan bikin cenut-cenut nggak bisa ngapa-ngapain, segeralah mendaftarkan diri ke dokter gigi langgananmu. Tapi ada baiknya mengerti dulu kenapa sakit gigi bisa terjadi, dari penyebab hingga cara mencegahnya. Kalo mengatasi sakit gigi, ya dokter gigi jawabannya.

Penyebab Sakit Gigi, Sudah Tahu?

Menurut penelitian hampir semua orang pernah sakit gigi. 88 persen sakit gigi karena gigi berlubang dialami oleh orang dewasa. Saya salah satunya, baru sakit-sakit gigi setelah dewasa. Bahkan baru setelah hamil anak pertama sakit gigi mulai merajalela. Terasa sekali perubahan kondisi gigi sebelum dan sesudah kehamilan sehingga memutuskan untuk bakal sering-sering ke dokter gigi biar anak-anak nggak takut sama alatnya.

Karena 92 persen gigi berlubang dialami oleh anak-anak. Nah saya sendiri lupa-lupa ingat pas masa kecil dulu sakit apa nda ya. Sepertinya orangtua saya kelupaan untuk mengontrolkan gigi anak-anaknya secara teratur setiap 6 bulan. Karena tidak ada keluhan, kontrol kesehatan gigi ini baru saya mulai ketika enak banget ngerasain gigi dan rongga mulut terasa kesat sehabis scaling.

Stressed Help Me GIF by HelloGiggles - Find & Share on GIPHY

Itu juga paling setahun sekali karena gigi tidak berlubang sama sekali. Kebiasaan yang terbawa sampai sekarang saya dewasa, dan semakin panjang waktu tunggu untuk kontrol dokter gigi karena pandemi. Padahal gigi sudah terasa sengkring-sengkring di beberapa tempat yang tandanya mulai ada lubang lagi di sana-sini.

Gigi Berlubang Sebabnya Apa Sih?

Pernah nggak dengan ujung lidah merasakan ada bagian gigi yang tiba-tiba terasa tajam ngga tumpul kayak biasanya? Nah,  kemungkinan ada mahkota gigi yang tumbang karena mulai berlubang. Gigi berlubang sendiri disebabkan oleh plak yang menempel di gigi. Plak dapat tumbuh karena tumpukan kuman atau bakteri yang mengubah makanan menjadi asam. 

Ini artinya kamu malas sikat gigi sehabis sarapan atau sebelum tidur. Saya sendiri menambahkan harus sikat gigi setelah makan makanan yang manis-manis, demi ketenangan diri sendiri karena mengalami sakit gigi berlubang itu rasanya bikin pengen nonjok kalau digodain.

Fierce Leonardo Dicaprio GIF - Find & Share on GIPHY

Makanya saya nggak mau anak-anak mengalami apa yang saya alami dengan memaksa harus mau sikat gigi saat mandi. Belajar memegang sikat gigi itu susah, gerakan membersihkan giginya juga harus dipelajari sejak dini. Hampir setiap waktu mandi dan sebelum tidur suara jejeritan membahana terdengar dari depan rumah. Tega-tegaan pokoknya.

Saya nggak mau jadi bagian dari ibu-ibu yang nggak tega nyikat gigi anaknya sampai 9 tahun lamanya. Jadi bukan karena soal physical distancing selama pandemic corona virus ini, murni karena ibunya kasihan aja dan ngga peduli gigi anaknya berlubang.

9 TAHUN NGGAK SIKAT GIGI APA KABAR BAUNYA?

Duh saya nggak main-main pakai capslock ini karena ngebayangin drg Widya temannya drg Dita menceritakan kasus yang dialaminya di Twitter. Sudah sekitar 10 tahun yang lalu katanya, dia mendapat kunjungan pasiennya berumur 9 tahun diantar oleh ibunya. Keluhannya giginya hitam semua. Katanya nggak sakit kok.

Pas diperiksa, semua gigi anaknya berlubang, s. e. m. u. a. Bayangin. Semua gigi tetap anaknya hitam dan berlubang dan bau mulut menyengat tidak tertahankan. Sewaktu ditanya dokter apakah anaknya sikat gigi, ibunya menjawab: Sampai sekarang anaknya belum pernah sikat gigi. OMG. Alasannya kalau disuruh sikat gigi anaknya nangis, jadi kasihan kalau dipaksa.

Ini kan kasihan anaknya sakit giginya, kasihan juga dokter gigi yang meriksa. Kalau mau bertahan kasihan sama anaknya ya uda nggak usa menyiksa dokter gigi, kan ya?

Sejak saat itu juga saya bertekad untuk terus mengajarkan sikat gigi ke anak. Bodo amat mau nangis-nangis, saya sendiri yang akan bahagia melihat gigi anak-anak tumbuh sehat dan cakep, nggak gigis, dan kalau senyum manis-manis semua.

Sasha Pasta Gigi Halal Pencegah Gigi Berlubang

Bukan cuma cemilan mereka yang manis, giginya juga harus tetap manis.

Alhamdulillah sampai saat ini, tepat di usia ketiganya, kesehatan gigi anak lanang terus terjaga. Selamat ulang tahun ya Le, senyum manismu dengan gigi putih berderet rapi tanpa cela adalah pemandangan terindah saat Mimi buka mata tadi.

Nggak papa gigi Mimi sudah terasa semakin mengganggu senut-senutnya, gigi kamu dulu yang Mimi jaga. Sampai dokter gigi sudah normal kembali prakteknya, saya mempertahankan kewarasan bekerja selama pandemic ini dengan mencegah lubangnya bertambah. Pada Sasha Pasta Gigi Pencegah Gigi Berlubang yang mengandung fluoride.

Manfaat Fluoride dalam Pasta Gigi Sasha Pencegah Gigi Berlubang

Fluoride dari dulu saya pahami dapat melindungi gigi dari senyawa asam yang dapat menyebabkan kerusakan. Cara kerjanya adalah mencegah menempelnya bakteri pada plak gigi yang memproduksi asam. Dengan pemakaian teratur dan konsisten, fluoride dapat membantu memperbaiki lapisan enamel untuk memberi perlindungan yang kokoh pada gigi.

Varian terbaru dari pasta gigi halal bersiwak Sasha yang saya pakai sekarang telah dirancang khusus untuk melawan bakteri tersebut. Kandungan siwak, fluoride dan kalsium di dalamnya dirancang efektif untuk melawan bakteri penyebab gigi berlubang. Siwak juga membantu untuk meningkatkan produksi air liur dalam mulut sehingga dapat menjaga keseimbangan pH di rongga mulut. Ini lho yang bikin pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang bisa ditekan.

WHO sendiri sudah menyetujui siwak sebagai agen oral hygiene, salah satunya karena manfaat siwak dapat menghambat pengeroposan gigi. Gigi jadi lebih kuat jika memakai pasta gigi halal bersiwak Sasha untuk membersihkan gigi sehari-hari. Saya sedang kaffah mencegah lubang gigi bertambah dulu selama physical distancing ini dengan Sasha Pasta Gigi Halal Pencegah Gigi Berlubang.

Harga pasta gigi Siwak nggak mahal kok kalau dibandingkan dengan kandungan siwak, fluoride dan kalsium di dalamnya. Eh tapi beneran enggak mahal, malah termasuk rata-rata seperti pasta gigi lainnya. Bisa dibeli di minimarket terdekat, jaringan hypemarket, atau belanja Sasha Pasta Gigi Halal Pencegah Gigi Berlubang lewat online hampir semuanya menyediakan.

Mama dan Papa alias eyangnya anak-anak sudah lebih dulu memakai varian Sasha Pasta Gigi Bersiwak yang bungkus cokelat karena halal jadi lebih tenang dipakainya. Saya memakai yang varian baru Sasha dengan kandungan fluoride. Ya kembali lagi soal selera sih. Gigi saya lebih terasa kesat dan bersih dengan aroma segar setelah memakai Sasha Pasta Gigi Pencegah Gigi Berlubang yang baru.

Kalau kamu? Lagi cari dokter gigi murah dan pelayanannya baik di Malang? Ada rekomendasi dokter gigi di Malang dari saya di sini, klik ya.

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *