Ito Bento

Sebenarnya judul ini masih meragukan, karena namanya memang meragukan. Ngga jelas sih mau bacanya gimana :D. Waktu pertama lihat, sepertinya dibaca Otto Bento, setelah didekati kok jadi Ito Bento?

Berlokasi di jalan Sulfat, Ito bento (anggep saja gitu deh) jadi bahan perdebatan buat aku ma hun. Ito? Oto? ato To Bento? Tempatnya cukup cozy, mejanya ngga gede amat biar lebih akrab :). Banyak kok stoknya kalo mo dateng bersama rekan banyak ato keluarga besar. Suara gemericik air mancur di pojokan bikin adem di hati..

Porsinya juga cukup bersahabat. Harga mulai dari 10,000 untuk makanan dan 3,000 saja untuk minuman. Variasinya juga cukup banyak. Hari ini aku pesan Eby Katsu, dan hun pesan paket Bento 3. Ada pilihan paket Iritto juga loh ^^.  Aku pilih Eby Katsu karena ngga pake nasi. Psssst nasi merahku masih ada sih, jadi aku masukin dah ke menuku. Dan karena memang masi rada full akibat rujakan siangnya, rupanya cukup diisi 3 suap nasi, 1 potong Eby Katsu, dan 2 teh botol.

Warnanya cukup berani ya, merah ma kuning. Berani diadu sama HokBen? Kalau kurang puas dengan cita rasanya, coba ke Pujasera atau ke Sampan Leker yang letaknya juga ngga jauh dari situ. Di deket sini ada Batagor Jepang-yang-uda-buka-lagi looooh..

Sharing after reading, yes?

8 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *