Pancing Yang Ditukar

Alkisah suatu pagi di hari Maulid Nabi, segerombolan pemuda pemudi tampak berjalan menyusuri setapak di pinggiran sawah. Menggendong seperangkat alat kawin pancing menuju suatu danau entah apa namanya di Sumpu. SumberPucung. red.

Ribut yang seperti biasa, capeeee, duh jalannya ga nyampe-nyampe! panas!!! sambil melotot melotot ala sinetron. Panjang jalan yang naik turun dan kelembaban daerah danau yang tinggi bikin gerahnya nda kuat memang (apalagi biasa di ac). 200 meter, mbrasak barongan bambu, dan sampailah kita di gubuk pemancingan.

yang pake jaket merah saia itu saia! *abaikan gendutnya* lihat pemandangannya saja.

Bagaikan ikan melihat air, danau yang hijau lumut itu bikin pengen nyemplungin benny. Yaaa abis danaunya scary dori mori gitu warnanya. Skeptis ada ngga ini ya ikannya, tapi di sepanjang kiri kanan gubuk dan di seberang danau memang sudah banyak orang yang duduk serius mancing. Keknya ga peduli mau dapet apa engga yang penting duduk merenung.

Dan datanglah kami. Pejuang pemuda pemudi nyoba mancing di danau. Dengan dandanan kota, kaus skuter, kacamata hitam juga tetep eksis, yang kebiasa mancing di kolam pemancingan, dan yang gagal mancing di laut. Tantangan yang sungguh menggoda di danau yang kanan kirinya sudah dikapling orang untuk dibikin karamba pembiakan ikan. Membayangkan ikan apa yang akan kami dapat nantinya.

lima menit pertama

Lima menit. Sepuluh menit. Mulai merasa gerah. Panas. Sumuk. dan ga dapet-dapet ikannya! Satu jam. Pancing si Xapi dapat satu ekor ikan kecuiill. Dua jam. Mas Aryo dan Wendi berturut-turut dapet ikan. Dan di jam ke tiga saia menyerah. Angkut pancing ke gubuk lagi. Makan-makan dan minum-minum. Sambil foto-foto.

Towel Towel

Di jam ke empat, sudahlah. Ngga ada guna memaksakan diri :D. Ringkes-ringkes semua angkut ke atas semua. Biarkan ikan-ikan itu hidup bebas di habitatnya (rintihan hati yg ga dapet ikan). Masih di sana, saat seorang pemancing yang baru datang menggantikan tempat kami. Melakukan ritual sejenak, siram-siram danau dengan air dari ember yang dia bawa. Duduk tekun memasang pancing. DAN 5 MENIT KEMUDIAN DIA DAPET IKAN!!!

*mutung*

pic by: mahesajenar.com dan kamera dod sukriwul

Sharing after reading, yes?

8 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *