Tips Bikin Kopi Ala #BlackEssence Kapal Api Mobile Cafe

“Kamu kalau bikin kopi kok kecut to, Neng…”

Gimana sih kalau kamu sudah susah-susah bikin kopi (yang ngga kamu suka) terus dikomentari begitu sama pacarmu? Ngambeg, iya pasti! Apalagi saya emang engga suka ngopi item seperti kesukaannya dia. Syukurlah, saya ngga berjodoh sama penyuka kopi, hahahaha.

Belajar dari pengalaman sama mantan pacar yang itu membuat saya berpikir praktis kalau harus menyajikan kopi untuk tamu. Pakai kopi instan! Sampai saya mendapat pelajaran dari Barista Kapal Api di event Mobile Cafe Black Essence yang mampir di parkiran Mall Olympic Garden, kemarin. Bersama TIM UNO, kami menguasai salah satu tenda asik untuk mencicipi kopi Kapal Api dan menghabiskan sore bersama.

Ternyata bikin kopi enak itu mudah dan ada beberapa cara membuat kopi dengan beberapa macam alat yang nampaknya bikin kopi jadi jauh lebih mudah karenanya. Pesan mas Joe the Barista hanya satu, diamkan dulu air panas yang akan digunakan untuk membuat kopi. Air panas hanya akan membuat kopi jadi pahit, jadi setelah mendidih angkat dan tunggu 1-2 menit sebelum dituang ke bubuk kopi.

Berikut beberapa tips membuat kopi dari Kapal Api:

KOPI TUBRUK: 2 sdm kopi Kapal Api + 200ml hot water. Aduk. Sajikan beserta gula di wadah tersendiri.
VIETNAM DRIP COFFEE: 2 sdm kopi Kapal Api + 200ml hot water masukkan ke alatnya kemudian baru diaduk. Tunggu sampai menetes habis ke gelas.
COFFEE PRESS: 2 sdm kopi Kapal Api + 200ml hot water, aduk perlahan, diamkan 5 menit. Tekan perlahan sampai habis ke gelas.
AIR PRESS COFFEE: 2 sdm kopi Kapal Api, masukkan ke alat air press yg tisu saringan kopinya sudah disiram air panas untuk menghilangkan aroma kertasnya. Tuang 200ml hot water, diamkan sejenak. Tekan perlahan sampai semua menetes ke gelas.

Paling gampang bikin ya kopi tubruk :D. Tapi bikin coffee press juga gampang kok karena selama event mobile cafe ini ada penawaran spesial. Beli produk Kapal Api seharga 30.000 saja bisa mendapatkan 3 bungkus kopi Kapal Api plus Coffee Press gratis!

Kayak gini bentuknya coffee press itu

Saya belom punya dong dong dong! Masih mikir beli engga beli engga beli engga.. beli engga ya? Is it worth to buy?

Mumpung mobile cafenya masih semingguan di Malang, setelah MOG dia akan berada di UMM. Setelah itu ke UM di parkiran Graha Cakrawala, Suhat dekat Legoub dan terakhir di Brawijaya. Masih banyak waktu untuk berpikir :D.

Sharing after reading, yes?

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *