Mencobai SuperSteak (Lagi)

Seharusnya hari-hari ini kita masih agak wegah untuk makan daging selepas hari raya Iduladha kemarin. Gigi masih ngilu kebanyakan makan sate, tapi ngga nolak waktu diajak makan ke SuperSteak sama adik yang barusan pulang dari Jakarta.

Super Steak yang berada di Jalan Jakarta ini sebelumnya pernah saya coba sewaktu masih berada di jalan Sukarno Hatta. Waktu itu karena masih baru namanya juga belum Super Steak tapi masih dibranding De Nin’s dibandingkan Super Steaknya. Masakannya masih terlalu kering untuk steak yang harusnya enakan kalau juicy. Memperluas cabang, Super Steak buka di Jalan Jakarta dengan konsep yang terasa berbeda.

Tapi beneran, masih dalam edisi perut malas daging sapi, saya pilih yang segar-segar saja dulu. Dimulai dari fruit salad.

Dilanjutkan dengan Banana Split. Hahaha. Maafkaaan.. Memang bener tertarik sih ngeliat jajaran menu bakaran daging yang ditawarkan, tapi perut masih menolak. Sementara beberapa hot plate mengepulkan asap telah diantarkan ke meja kakak dan adik saya.

Akhirnya ngga nahan juga untuk ngga skrinsut salah satu menu paling menggoda di Super Steak ini. Ribs! Aka iga sapi yang masih dililiti daging dengan penampilan yang juicy semakin menambah semangat cacing perut saya untuk bergejolak.

Malam yang indah dengan alunan musik yang enak didengarkan di telinga. Sepertinya boleh untuk diulangi lagi ketika mode Iduladha telah dimatikan dari nuansa perut.

De Nin’s Super Steak
Jl Jakarta 26 Malang, Malang 65113
(0341) 551513

 

Sharing after reading, yes?

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *