Mimi Yang Tidak Pernah Masak Lagi

Alkisah sepasang muda mudi sebut saja Mimi dan Pipi. Mimi hobi sekali masakin Pipi setiap pagi. Mulai dari nasi goreng mini, hingga burger dengan jamur isi. Tapi itu dulu, Mimi kini tak pernah masak lagi.

Mimi kini sudah selangkah lebih maju, menjadi istri Pipi. Mereka berdua merajut mimpi untuk mengisi kehidupan mereka dengan visi dan misi. Mimi bertekat untuk memasak lebih rajin lagi. Pipi pun menyelesaikan sekolahnya dengan lebih giat lagi.

Seminggu setelah menikah, Mimi kehilangan semangat merajut mimpi. Bumbu masak dan sayur tak pernah ada di kulkas lagi. Dua minggu kemudian, Mimi berusaha menaikkan semangatnya kembali. Apa daya, Mimi tak sanggup menuruti kata hati. Apalagi jika harus menutup hati, bahwa setiap memasak, Mimi harus makan hati. Mendengarkan ocehan ngga jelas dari asisten rumah Pipi. Tiga bulan Mimi terus mencoba diri, sampai suatu hari asisten rumah Pipi menceplos kata-kata lebih menyakitkan hati.

‘Lihat mamah dedek tuh mbak Mimi, kisahnya seperti Pipi. Ada dua orang anak yang sudah suka sama suka, sementara orang tua tidak suka. Daripada zina, dinikahkan saja.’

Mimi menaruh pisau dapur dan membuang sayur di piring saji. Tak lagi berniat mencoba memasak hari ini. Dan esok hari. Mimi membiarkan asisten itu menang hari ini. Daripada terjadi suatu apa dengan eyang si Pipi. Mimi tidak berniat mengalah, hanya tidak ingin memasak lagi, di rumah ini.

Sharing after reading, yes?

7 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *