The Power Of Foursquare

Ngga di facebook ngga di twitter, banyak bener yang mainan foursquare. Itu loh yang bisa check-in di berbagai tempat dengan tagline : Check In, Find Your Friends, Unlock Your City. Asyiknya sih memang bisa tinggi2an pangkat, rebutan badges, dan jelas menunjukkan ‘how active you are’. Ke sana ke mari check ini. Ke sana ke mari tercatat ke mana aja. Dan Badges itu yang bikin ketagihan apalagi kalau bisa jadi mayor di tempat yang banyak check in.

Apakah aku terlalu jadul untuk ga ngikutif kejar badges dan pangkat di foursquare?

Aku hanya mikir, idiiih aku ngga mau deh semua aktivitasku tercatat dan dipantau semua orang sedunia. Masang foto aja dulu pernah kena himbauan dari big boss. Jangan pasang foto keluarga dan data pribadi di ranah umum seperti blog dan jejaring sosial. Facebook aku privat dikit sih, jadi hanya orang tertentu (di ratusan temen itu) yang bisa ngeliat. Di blog.. rasanya ga update data.

Kalo di foursquare kan kita bisa check in di ruma sendiri, yang jadinya bakal menuliskan alamat rumah, kantor, ruma sodara-sodara. Hiiiy serem jika aku punya secret admirer yang bisa ngelacak semua aktivitasku lewat situ.

Seru sih kalo misalnya ikutin foursquare saat touring, jadi bisa terdeteksi sampai di mana kita berada. Tapiii, orang-orang yang ga benar bisa memanfaatkan informasi yang didapat dari foursquare, maling misalnya. Jadi, berhati-hati ya untuk yang terbiasa meng’update’ kegiatan sehari-hari di ranah publik macam jejaring sosial itu..ga hanya di foursquare loh..

Sharing after reading, yes?

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *