Kalampoki Quayhouse

“Mbak, ayo ke Kalampoki Quayhouse. Ngobrol sama Swedho dan Doyoke pasti ada di sana mulu.” ajak Winda.
“Jauh Win, di Tidar sono gitu..”, ucap saya sambil ngeles ngeles dan sampai sebulan lewat baru iseng ngeliat Maps letak Kalampoki Quayhouse. Lho.. Ternyata cuma di daerah Dieng saja \^^/.

Memang, kini jalan-jalan saya jadi banyak pertimbangan. Lewat jalan Ijen berarti sudah jauh, apalagi kalau naik sampai ke daerah Tidar. Malasnya bukan main. Sehingga saya banyak melewatkan cafe-cafe baru yang muncul di sana. Seperti GH Koffie yang baru dan Colony Cafe misalnya. Kemudian Kalampoki Quayhouse yang hanya di daerah Dieng itu pun jadi dipandang sebelah mata.

Pada akhirnya ketika main ke Kalampoki Quayhouse, Swedho dan Doyoke ngga ada di sana. Saya mojok di dekat pintu, duduk di kursi rendah yang bikin dengkul kejeduk-jeduk karena bingung naruk kaki. Ramai sekali malam itu, di berbagai sudut terdengar diskusi seru. Tanpa suara musik yang menggebu bikin obrolan lebih gayeng dan nyaman bersama teman-teman.

Sederhana. Kalampoki Quayhouse memang sederhana dibandingkan banyak cafe baru yang berkonsep fine dining atau instagramable untuk diposting di media sosial. Mungkin itu yang membedakan sehingga quality time di sini benar-benar terjaga tanpa banyak yang foto-foto di berbagai sudutnya dibandingkan duduk dan mengobrol bersama menikmati suasana dan makanannya.

Begitu juga pilihan menunya. Tidak banyak sehingga Kalampoki Quayhouse tampaknya fokus pada pilihan yang benar-benar disukai pengunjungnya. Saya memilih Poki Platter seperti rekomendasi Winda. Banyak mbak isinya, sampai kenyang ngga habis-habis kayaknya.. Begitu katanya. Poki Platter dan setangkup pizza tutup isi jamur yang saya lupa namanya menemani obrolan sambil mengamati yang pada datang ke Kalampoki. Semacam Sweet Calzone gini lho pizzanya:

Sementara ketika Poki Platter keluar bayangan piring aka platternya buyar. Camilan beragam isi itu disajikan di Pot putih macam vas. Hahahaha.. Tumpuk-tumpuk french fries, jamur goreng, dan goreng-goreng lainnya dengan saus mayo di toppingnya. Saya jadi pengen numplekin ke piring aja biar ramai dan ngambilnya lebih gampang. Ditemani dengan dua cangkir hot chocolate yang lezat, malam di Kalampoki Quayhouse jadi lebih gayeng bareng si dia.

Tidak hanya suasana nyaman yang bikin betah di Kalampoki Quayhouse, waitress yang muda dan ganteng-ganteng itu pasti tidak kamu lewatkan. Percaya deh. Intip Kalampoki Quayhouse bareng-bareng malam ini yuk!

Kalampoki Quayhouse
Open everyday 10.00 – 24:00
Jl. Bukit Barisan 12 Dieng, Malang

Sharing after reading, yes?

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *