Lagi Flu, Kopi Rempah dan Wedang di Legi Pait, Mau?

Ngopi harus di café? Kalau buat saya sih, nggak selalu kopi di café itu enak dan nikmat. Biarpun ada banyak tempat lain yang bisa jadi jujugan ngopi dan minum wedang di Malang namun nggak semua tempat terasa cozy dengan harga yang kadang bikin dompet terasa kering sekali. Sesekali saya berkeliaran aja di kawasan Klojen. Ada warung mungil bernama Legi Pait di ujung perempatan yang berhadapan dengan Hotel Helios. Nggak ada papan namanya, tapi itu satu-satunya warung kopi di sana yang parkirannya ramai sekali.

Buat para penggiat komunitas, warung ini adalah ‘rumah’ kedua bagi mereka. Mulai dari musisi, sampai seniman lukis paling handal, semua berkumpul di sini. Tapi buat yang nggak nyeni-nyeni amat seperti saya, mampir dan duduk manis menikmati kopi dan wedang di sini bisa jadi pilihan sesekali sambil mengamati. Ya habisnya, jamannya masih jadi anak motor banget Legi Pait belum ada sih :D.

Saya paling suka sama hot chocolate-nya. Menyempil di pojokan balik jendela, berusaha memisahkan diri dengan kerumunan sambil melihat dari kejauhan. Sepertinya selain hot chocolate, wedang dan kopinya Legi Pait memang selalu jadi rujukan.

Kopi Rempah
Satu sore yang gerimis, meja sebelah saya pesan Kopi Rempah. Kalau Malang lagi adem kelonable begini, paling enak emang nyeruput kopi rempah yang bikin badan hangat. Rasanya seperti wedang uwuh, beneran bikin anget di tubuh. Aromanya nyaris mirip dengan jamu, tapi dengan balutan kopi yang kuat.

Kopi ini jadi salah satu andalan di Legi Pait, dan juga jadi andalan seorang teman kalau mampir ke sana. Dengan cuaca seperti ini, kopi rempah adalah pengganti wedang yang bisa menghalau masuk angin dengan maksimal.

Wedang Teh Anti Flu
Kalau lagi ngga mau minum obat padahal sudah mulai hatching-hatching badan meriang kepala pusing nelen susah, wedang Teh Anti Flu adalah solusinya. Wedang pilihan di Legi Pait ini bisa jadi obat yang sangat mujarab buat mengusir bersin dan kepala pusing karena flu. Dibuat dari rempah-rempah khas Indonesia yang dipadukan dengan teh. Minum selagi hangat dan biarkan tubuh merasakan khasiatnya.

Hampir sama seperti si kopi rempah, wedang anti flu ini pun punya aroma mirip dengan jamu. Tapi dengan rasa yang lebih nendang sebagai obat penawar flu. Habis minum terus bobok nyenyak selimutan. Sedaaaap.

Sebenernya, nggak cuma dua itu saja sih wedang yang enak di Legi Pait. Ada puluhan macam jenis minuman dan makanan lain yang tersedia di sana. Dan nggak sekedar memberikan wedang yang nikmat, di Legi Pait saya juga menemukan keluarga baru yang sangat ramah. Nggak peduli kamu siapa, asalmu dari mana, semua diterima dengan baik di sana.

Coba saja kamu duduk dan menyicip wedang selama satu jam di Legi Pait, pasti dapat satu teman baru (seenggaknya mbak atau mas pelayannya yang super ramah). Juga dapat diskusi seru, mulai dari kasus kopi sianida yang intrikable, bom Sarinah yang memeable, lampu di Alun-Alun Tugu yang warna-warniable, sampai guyonan khas Malang yang nggak akan kamu dapatkan di café lainnya.

Minum wedang dan kopi panas di malamnya Malang yang dingin memang nikmat. Tapi tentu lebih terasa hangat kalau juga dapat teman dan saudara baru seperti di Legi Pait.

https://twitter.com/jamkamali/status/691579904274530304

Sharing after reading, yes?

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *