Dapat SMS Aneh GO-JEK Verification Code, Pembobolan Atau Penipuan?

Apa sih yang nggak bisa ditipu jaman seperti sekarang ini? Status menikah saja bisa disulap, apalagi cuma sekadar teknologi yang dibuat dari kepintaran manusia. Rasanya minggu lalu baru saja baca-baca kasus penipuan dengan kode verifikasi yang dikirim ke ponsel, sepertinya semalam kok juga akan mengalami ditipu juga. Bedanya kasus penipuan kode verifikasi sebelumnya menyedot pulsa hingga ratusan ribu, pengiriman go-jek verification code yang kami alami semalam kok rasanya belum tahu tujuannya apa ya.

Begini kronologis dugaan pembobolan atau penipuan dengan GO-JEK Verification Code semalam.

1. Suami memiliki 2 nomor aktif di ponselnya. Yang berplat kuning dia gunakan untuk mendaftar akun gojek. Nomor satunya hanya digunakan untuk komunikasi telpon dan sms.

2. Di tengah acara tahlilan, ada SMS aneh GO-JEK Verification code masuk jam 19.11 ke nomor suami.

3. Tidak lama ada telepon masuk dari nomer +6281273987369 yang menanyakan SMS Go-Jek Verification Code ke nomer suami. Kata si penelpon dia salah memasukkan nomer suami untuk mendaftar akun baru di aplikasi Go-Jek. Karena rangkaian acara tahlilan belum selesai, dijanjikan akan dikirim via sms kodenya.

4. Nomer tersebut telepon lagi berulang kali, waktu diangkat dia meminta kode verifikasi kedua yang katanya dikirim oleh Go-Jek juga. Saya yang ada di sebelahnya jadi kepo kenapa penelpon ngotot banget minta nomer kodenya. Telepon pun diset loudspeaker.

5. Kode verifikasi kedua masuk pukul 19.24 saat si penelpon masih ngotot minta nomer kode yang pertama.

6. Mengingat baru saja membaca penipuan bermodal salah kirim kode verifikasi, demi malas menanggapi kengototan si penelpon, saya menyarankan suami untuk menutup telepon demi menghindari kemungkinan penipuan lebih lanjut.

7. Penelpon tidak menelpon lagi.

Kejadian ini sepertinya belum ada yang mengalami, karena nggak ada kasus sejenis yang bisa dijadikan rujukan sewaktu digoogling. Yang mirip-mirip sih ada kasus pembobolan akun Go-Pay yang kemudian diperjualbelikan saldonya di jejaring sosial. Jadi semakin penasaran kan bagaimana kalau memang nomer orang bisa didaftarkan untuk akun Go-Jek, apa yang akan terjadi selanjutnya ya?

Sambil menulis┬ákronologis pengiriman kode verifikasi ini saya juga mengirim kronologis ke email ke customer care Go-Jek. Namun jawabannya tidak memuaskan, kok malah informasi mitra gojek ­čśÉ

Selamat Sore Ibu NengBiker

Terima kasih telah menghubungi GO-JEK Indonesia. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan Anda.

Namun dapat kami informasikan, mengenai pertanyaan yang berhubungan dengan Mitra GO-JEK dapat langsung menghubungi ke driversupport@go-jek.com untuk GO-RIDE & gocardriversupport@go-jek.com untuk GO-CAR.

Salam,

Gusti Ayunanda
Customer Care GO-JEK Indonesia
Follow us on Twitter @gojekindonesia

Salah satu teman yang berkecimpung di bidang IT bilang, backdoor dari kode verifikasi ini memang tetap social engineering. Dari nomer telepon dan nomer suami yang dibandingkan kemiripannya ya nggak mirip sama sekali. Lagipula kalau misalnya salah memasukkan nomer ponsel, user yang beneran pasti bisa login ulang dengan mengganti nomer yang benar, tidak harus ngeyel dengan nomer salah sebelumnya. Kalau kode verifikasinya memang resmi dari Go-Jek, bisa jadi akun dengan nomer yang dituju bisa dipakai si penelpon dengan sesuka hati.

Moral of the story, saya masih belum dapat jawaban yang memuaskan. Yuk lebih hati-hati aja sama akun-akun bersaldo kita yang bertebaran di berbagai aplikasi.

128 Comments

  • Saya baru saja mengalaminya… dan bodohnta saya turuti dia untuk ke atm.. untungnya atm saya kosong.. jd si pembohong itu gak bisa ambil uang saya.. dia blg kalau uangnya 1jt bisa masuk asal ada uang di atm sebesar 250rb… padahal atm saya kosong. Saya takutnya nanti kalau pas gaji saya masuk trus tiba” lenyap (kesedot) sama itu penipu.. trus solusinya gimana ya? Ada yg tau?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *