Survei: Pilih Yang Mana?

Beberapa waktu belakangan, saya sering banget dapat perjalanan ke luar kota. Seneng sih, tapi sering mati gaya dengan tas, laptop dan bawaan. Makanya, mau survei dikit.

Kalo kamu bawa laptop saat harus dinas naik pesawat, paling praktis bawa tas yang mana?

Pilih mana?

Kiri       : Backpack khusus laptop besar yang muat bawa banyak barang sekaligus
Tengah: Sling bag khusus untuk laptop dan bawa tas jinjing
Kanan  : Cukup tas jinjing untuk bawa laptop (dan barang-barang lainnya dibagasikan saja)

Benar! Pasti dalam hati kamu akan bilang, sudahlah laptopnya dijinjing, tasnya dibagasikan saja. Saya juga berpikir gitu kok.

Dulu sih, saya suka pake backpack ke mana-mana. Backpack itu praktis dan tidak bikin punggung serta pundak sakit kalau packingnya bagus. Tapi seiring waktu, kok tambah merasa culun ya kalau bawa backpack? Dan jadi repot kalau mau ngeluarin laptop kapan aja.

Kalau bawa sling bag khusus laptop, saya jadi ingat kalau tas laptop kakak beserta isinya lenyap di perjalanan karena ditinggal tidur. Ngeri kan? Apalagi kalau bawaan banyak gitu, bisa kelupaan kalau bawa laptop. Bukannya jadi produktif, kalau gini malah jadi paranoid.

Dan akhirnya kadang saya pilih membagasikan barang-barang, serta mengamankan laptop di tas jinjing. Repotnya biar waktu di bandara saja. Tapi, tas jinjing itu isinya dikit, kalau dibawa meeting cukupnya laptop aja, bagaimana sama bedak, sisir dan lipstik saya?

WOMEN!

Selalu tidak praktis berpikir dan membawa barang. Itulah yang selalu terbersit dalam pikiran setiap hendak bepergian. Tapi keinginan untuk tampil perfect sekaligus perfeksionis dalam pekerjaan, memang dua hal yang harus dikorbankan salah satunya. Apalagi dengan dunia pekerjaan yang penuh tantangan seperti sekarang, kita dituntut untuk tetap produktif setiap saat di mana saja. Laptop memang menjawab kebutuhan para mobile-workers seperti saya, tapi kalau bawanya memberatkan, bagaimana saya bisa produktif?

Untuk bekerja di kafe, kadang mejanya cuman cukup untuk 1 cangkir kopi dan 1 piring camilan. Laptop harus mengalah di pangkuan. Belum lagi kalau mendadak butuh membuat presentasi di perjalanan, meja lipat pesawat bisa patah kalau dipaksa menahan laptop yang bongsor. Trus-trus, kalau ada kesempatan liburan tapi ternyata masih harus setiap saat mengecek pekerjaan, laptop bisa memberatkan bawaan kan. Siapa sih yang ngga pengen bisa dengan gampang kerja di pinggir pantai seperti ini?

Indahnya dunia… (c) platformthing.com

Maklum mak, kerjaan di dunia maya. Semua serba cepat, semua serba tidak mengenal tempat. Kalau ketinggalan bisa jadi tidak dapat tempat. Kata peribahasa, 4 x 4 = 16, sempat tidak sempat harus dibalas. Oleh karena itu, mengupgrade laptop ke ukuran yang lebih tipis dan ringkas sepertinya ke ukuran notebook adalah salah satu jalan keluar yang paling tepat.

Ada baiknya memang saya sering membaca tips-tips untuk spAcer di acerid.com. Karena Acer tidak pernah ketinggalan untuk memberi informasi terkini tentang produk terbaru sekaligus tips-tips yang dibutuhkan bagi pengguna Acer. Apalagi produk Acer dari fitur dan disainnya selalu mengedepankan nilai estetika yang tinggi lewat produk-produknya dibandingkan notebook merk lain. Dengan tampilan premium, namun memasang harga yang masih umum.

Ingin yang lebih tipis, ada keluarga Acer Aspire E1 Slim Series, yang 30% lebih tipis dibanding notebook konvensional. Sehingga membuatnya nyaman dibawa beraktivitas ke manapun dibutuhkan.

(c) acerid.com

Buat blogger yang seneng nulis kapan saja di mana saja atau online shopper yang senang browsing, atau social media administrator, ada pilihan lain yang bisa dijadikan partner berselancar di dunia maya seperti Acer Aspire E1-432. Tipe notebook ini lebih tipis bikin kita ngga bingung bawanya. Baterainya juga jauh lebih hemat dibandingkan notebook lain di kelasnya karena menggunakan Prosesor Intel Celeron 2955U (Haswell) ngga perlu bingung colokan kan?

Tanpa mengorbankan fitur-fitur penting yang dibutuhkan untuk memenuhi syarat ketipisan agar bisa nyaman dibawa ke mana saja, Acer Aspire E1-432 sepertinya menjawab keinginan kita ya? Kita bisa kerja di mana saja jauh dari keramaian, di tengah keramaian, di rumah, sambil nunggu anak sekolah juga bisa. Dari segi performa dan grafisnya, bisa menjamin jadi jauh lebih memuaskan bagi siapa saja yang menggunakannya. Selain tipis gampang dibawa pake tas tangan ataupun tas jinjing, ngeblog bisa jadi di mana saja, kerja ke mana-mana jadi gampang, main game juga ngga bikin kucek-kucek mata.

Biar bikin tambah mikir kenapa notebook tipis itu engga harus mahal, pantengin terus Facebook Acer Indonesia ama Twitternya @AcerID. Kalo bikin tambah pengen, cuman ngeliat gambar ini, cukup ngga?

Pertanyaannya sekarang, tas mana yang paling catchy buat bawa notebook tipis ini?

Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia.

Sharing after reading, yes?

14 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *