Mesin Cuci Itu Haram!

Di rumahnya suami, yang mana sekarang jadi rumah saya juga…Trus, kalau haram, kamu nyuci pakai tangan dong? Iya T_T

Mencuci pakaian (dulu) adalah pekerjaan rumah tangga paling simple yang paling suka saya lakukan. Tinggal kumpulkan pakaian kotor, masukkan mesin cuci, beri deterjen bubuk, putar tombolnya, dan pakaian pun selesai dicuci. Saking simplenya, mama bahkan tidak butuh asisten rumah tangga untuk membantunya mengurus pakaian.

Tapi semua berubah sejak negara api menyerang saya naik pangkat dari pacar jadi istri. Bangga rasanya menyandang status istri dari seorang suami yang suka olahraga dan suka menghabiskan waktunya dengan outdoor activities. Hanya, di rumah suami saya tidak bisa menggunakan mesin cuci untuk mengatasi baju-baju kotor suami yang basah keringat dan penuh noda rumput serta lumpur.

Mama mertua memang lebih menyukai mesin cuci bertenaga nasi daripada mesin cuci bertenaga listrik. Katanya, kalau pakai mesin cuci, bajunya cepat mbulak dan tidak cerah lagi. Ada juga alasan bahwa benik baju kebayanya sering lepas kalau dicuci dengan mesin cuci. Noda yang muncul di bajunya bahkan sering tidak hilang dan masih meninggalkan noda deterjen bubuk yang ia gunakan di mesin cuci. Dan akhir kata ditutupnya dengan mesin cuci itu ngabisin listrik!

Memang unik mama mertua saya itu, sibuknya yang luar biasa di berbagai organisasi namun masih sempat mencuci pakaiannya dan pakaian seluruh anggota keluarga dengan tangan! Rendem, kucek-kucek, bilas, jemur, adalah pekerjaan mama mertua setiap pagi. Kadang sampai heran, bagaimana beliau punya cukup waktu dan tenaga untuk melakukan segudang aktivitasnya setiap hari ya..

Setelah menikah dan melihat sendiri segunung cucian mama mertua, baru lah saya melihat senjata rahasia mencuci efektif ala mama mertua. Ini dia senjatanya:

 

Senjata Mama mencuci: Rinso Cair!

Katanya dengan deterjen cair ini mudah sekali larut dalam air. Ini artinya dalam berbagai kondisi temperatur air, deterjen cair tetap dapat menyatu dengan air. Deterjen cair seperti Rinso Cair 2x lebih efektif, meresap lebih ke dalam serat kain saat perendaman, untuk seluruh cucian sehari-hari. Saya yang masih terpaku pada deterjen bubuk, jadi berpikir ulang dan mencari tau lebih jauh tentang Rinso Cair .

Rinso Cair adalah produk deterjen cair all in one yang berkualitas dan dapat memberantas noda membandel pada pakaian untuk meningkatkan daya pembersih pada saat proses perendaman. Cukup satu tutup botol Rinso Cair untuk seluruh jenis cucian sehari-hari. Busanya banyak, pakaian cepat bersih, wanginya tahan lama, jadi terasa sama iritnya dengan deterjen bubuk. Setelah mencuci dengan Rinso Cair, juga dijamin tidak ada lagi keluhan tangan panas atau gatal setelah mencuci. Tangan tetap lembut dan terawat meski harus mencuci setiap hari dengan tangan.

Gini cara mencuci dengan tangan memakai Rinso Cair yang dikutip dari www.rinso.co.id:

Tips untuk Hasil Terbaik:

  • Pisahkan cucian menurut warna, sehingga pakaian putih serta berwarna cerah dan gelap dicuci secara terpisah
  • Periksa label cara penanganan untuk mengetahui apakah barang harus dicuci tangan dengan air dingin atau panas
  • Untuk mendapatkan saran deterjen (misalnya untuk kain yang halus), lihat petunjuk di kemasan
  • Pastikan untuk menambahkan jumlah deterjen yang benar, lihat informasi takaran
  • Pastikan deterjen telah larut sepenuhnya dalam air sebelum memasukkan barang dalam larutan pencuci. Deterjen cair larut lebih cepat dan tidak mengandung pemutih

Yang harus dilakukan:

  • Masukkan pakaian ke air. Jika sangat bernoda, rendam pakaian
  • Setelah dicuci, remas pakaian dengan lembut dalam larutan pencuci
  • Bilas dua atau tiga kali hingga air jernih
Baca lebih jelas di kemasan Rinso Cairmu

Sedangkan di masing-masing kemasan Rinso Cair Anti Noda atau Rinso Molto Ultra Cair, dijelaskan lebih jauh cara mencucinya sebagai berikut:

  • Oleskan sedikit Rinso Cair Anti Noda pada noda membandel di pakaian. Kucek seperlunya dan diamkan beberapa menit
  • Larutkan 1 tutup botol Rinso Cair Anti Noda ke dalam 10 liter air untuk 15-20 pakaian. Untuk pakaian yang sangat kotor, takaran dapat ditambah
  • Rendam pakaian selama 30 menit, untuk noda membandel rendam lebih lama
  • Kucek seperlunya dan bilas sampai bersih. Tambahkan Molto Ultra untuk hasil cucian lebih lembut
  • Untuk mencuci di mesin cuci bukaan atas gunakan 1 tutup botol Rinso Cair Anti Noda untuk mencuci 2kg pakaian (15-20 potong) dalam 4 liter air

Ternyata nyuci baju pakai tangan dengan Rinso Cair memang tidak susah kok! Malah jauh lebih mudah daripada pakai deterjen bubuk. Dan jadinya lebih hemat karena Rinso Cair 2x lebih efektif, meresap lebih ke dalam serat kain saat perendaman, untuk seluruh cucian sehari-hari. Karena berbentuk cairan, Rinso Cair mudah masuk ke dalam serat kain sehingga dapat membersihkan dengan cepat. Tidak meninggalkan bekas noda deterjen tapi meninggalkan wangi segar pada pakaian yang tahan lama. Warna pakaian terjaga tetap cemerlah sehingga tampak seperti baru juga terasa lembut di tangan.

Dilihat dari kualitasnya, seharusnya deterjen cair seperti Rinso Cair ini pasti harganya selangit ya? Asiknya, harga Rinso Cair sangat terjangkau kok. Apalagi Rinso Cair bisa digunakan untuk proses pencucian dengan tangan maupun mesin cuci bukaan atas. Saya jadi tidak ragu lagi untuk menggunakan mesin cuci di rumah mama mertua suatu saat nanti, karena dengan Rinso Cair yang lebih efektif pasti mampu menjaga kualitas pakaian sehari-hari maupun yang istimewa sekalipun. Mama mertua bisa lebih menyimpan tenaganya untuk aktivitas lainnya di organisasi jika waktu mencucinya bisa dihemat dengan mesin cuci.

*alesan *padahal menantunya yang kepengen mesin cuci dari Laiqa Magazine & Rinso Writing Competition ini*

Tapi jangan salah, kualitas Rinso Cair memang tidak bisa dianggap sebelah mata. Tinggalkan deterjen bubuk dan beralih ke Rinso Cair untuk cucian kamu sehari-hari. Cari info lebih lanjut tentang keunggulan Rinso Cair di http://www.rinso.co.id/ sekarang juga.

Saya coba Rinso Cair Anti Noda dan Rinso Cair Molto! Kamu?

Sharing after reading, yes?

8 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *