Rahasia Sehat dan Pintar Anak-anak di Kepulauan Seribu

Anak-anak Pulau Lancang dan Rusa Bawean-nya

Memiliki anak yang sehat, tahan banting terhadap cuaca, dan pintar adalah harapan setiap ibu-ibu di dunia. Ada banyak cara yang bisa dilakukan bagi calon ibu untuk mempersiapkan diri dan kandungannya agar mendapat keturunan yang sehat, cerdas dan pintar. Salah satunya adalah mencermati asupan gizi sebelum dan selama mengandung, serta saat menyusui.

Pengetahuan tentang gizi bagi calon ibu, ibu hamil dan ibu menyusui itu saya dapatkan dari Profesor Ahmad Sulaeman, PhD, seorang ahli gizi dari IPB Bogor, saat island hopping di rangkaian kegiatan Jelajah Gizi 2013. Petualangan unik ini digelar oleh Sari Husada di Kepulauan Seribu. Tidak hanya menikmati keindahan alamnya, tetapi juga mencari ilmunya. Di tahun 2012 lalu, Sari Husada berhasil memenangkan penghargaan Best of  The Best Internal PR dari Majalah MIX untuk program Ayo Melek Gizi. Ayo Melek Gizi merupakan kegiatan edukasi tentang gizi yang menjadi salah satu tema utama kegiatan Sari Husada. Salah satu programnya adalah Jelajah Gizi ke Gunung Kidul di tahun 2012.

Belajar memang bisa dilakukan sendiri dengan membaca, tapi jika ada kesempatan belajar langsung dari ahlinya, manfaatkan semaksimal mungkin.

Berpegang pada keyakinan itu, saya banyak bertanya kepada Profesor Ahmad Sulaeman selama 3 hari berkeliling Pulau Pari – Pulau Lancang – Pulau Harapan – Pulau Pramuka – Pulau Nusa Keramba dan bermalam di Pulau Putri. Apalagi di Pulau Pari dan Pulau Lancang, tim Jelajah Gizi melihat sendiri bagaimana pengolahan Rumput Laut, Ikan Teri serta Rajungan yang bergizi tinggi. Dari hasil kunjungan tersebut, Profesor Ahmad Sulaeman memberi masukan bagi ibu dan calon ibu agar terhindar dari depresi dengan banyak mengonsumsi ikan karena bisa meningkatkan EPA  (eicosapentaenoic acid). Beberapa jenis ikan yang kaya akan nutrisi-nutrisi tersebut di antaranya salmon, sarden, mackarel, kembung, tongkol juga ikan teri. Ikan juga mengandung asam linolenat yang dibutuhkan untuk perkembangan otak selain berguna untuk meningkatkan kandungan DHA dalam ASI bagi ibu menyusui.

Aneka kandungan gizi itu bisa didapat dengan mudah oleh masyarakat Kepulauan Seribu. Salah satunya dari ikan teri. Ikan Teri sebagai salah satu produk unggulan dari Pulau Lancang memang mengandung banyak mineral dan vitamin yang bermanfaat untuk tubuh. Ikan teri segar mengandung 17% protein dan asam omega 3 esensial yang baik untuk kecerdasan otak dan kinerja jantung. Semakin banyak mengonsumsi ikan teri terutama oleh anak-anak, maka mereka akan semakin pintar.

Begitu pula yang disampaikan oleh Pak Aris, pemandu Jelajah Gizi Kepulauan Seribu yang 11-12 miripnya dengan Pak Bondan Winarno. Anak-anak Kepulauan Seribu pintar-pintar karena gizi untuk perkembangan otaknya tercukupi dari hasil lautnya sendiri. Setelah membaca BeritaPulauSeribu tentang tingkat kelulusan SMA dan SMK Kepulauan Seribu tahun 2013 kemarin, saya jadi percaya gizi mereka tercukupi, seluruhnya lulus 100%!

Upaya keras siswa dalam mempersiapkan diri dan dibantu sejumlah program pembekalan dari sekolah, sebanyak 191 siswa peserta Ujian Nasional terdiri dari 115 siswa SMAN 69 Jakarta di Pulau Pramuka dan 76 siswa SMKN 61 di Pulau Tidung, lulus 100 persen. (sumber)

AWESOME! Dari melihat senyum ceria anak-anak yang saya temui di Pulau Harapan di hari kedua Jelajah Gizi, tampak mereka menikmati hidup dengan nyaman. Bermain layangan di pinggir pantai. Bahkan bermain di antara sampah yang terbawa ke perairan kawasan mereka dengan santai :(. Mereka juga tidak malu-malu untuk berinteraksi dengan pendatang seperti para Petualang Jelajah Gizi 2013. Jauh tampak lebih ceria dari anak-anak kota yang hidup dengan gadget di tangannya. Udara yang bersih dan makanan bergizi pasti adalah kunci rahasianya.

Lihatlah senyum mereka 🙂

Anak-anak Pulau Harapan dan Mbak Min-nya

Senyum penuh harapan masa depan cemerlang dari anak-anak Pulau Harapan.

Ingin memiliki anak yang sehat, ceria dan pintar seperti mereka? Mulailah memperbaiki keseimbangan asupan gizi sejak dini. Konsumsi ikan lebih banyak saat mempersiapkan diri menuju kehamilan, selama hamil dan menyusui.

Simak terus sharing info dari website Nutrisi Untuk Bangsa, follow juga akun Twitternya di @nutrisi_bangsa. Atau jika lebih aktif bermain facebook, like FanPagenya di Nutrisi untuk Bangsa.

Sharing after reading, yes?

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *