Edamame aka Kedelai Jepang

Sejauh yang aku tau selama ini, kacang kedelai di Indonesia digunakan sebagai bahan pembuat tahu, tempe, dan sari kedelai. Kalo untuk masakan biasanya disebut kacang polong? Juga semacem cemilan kacang polong goreng itu kan?

Di Sugoi Tei edisi icip-icip makanan Jepang, aku nemu edamame. Ah sepertinya telat 100 tahun ngabarinnya. Edamame ini manis, bulirnya gede-gede, dan gurih rasanya. Lebih nikmat makan ini ketimbang makan kacang tanah sambil nonton pertandingan bola menurutku. Tapi harganya memang mahal, seporsi dengan jumlah 10/20 ya kemaren, harganya 8500.

Padahal menurut blog ini, edamame ini juga bisa dikembangkan di Indonesia, memang bibitnya cukup mahal, jadi berpengaruh juga terhadap harga jual. Malah menurut blog yang sama, edamame hasil Indonesia diekspor ke Jepang :D. Jangan-jangan yang kita makan di restoran Jepang itu edamame produksi lokal ya?

Menurut Wiki, edamame kaya karbohidrat , protein , serat , omega-3 asam lemak dan mikronutrien , khususnya asam folat , mangan dan vitamin K. Edamame juga mengandung  mengandung kadar tinggi asam absisik , sukrosa , dan protein daripada jenis lain kedelai, dan mungkin mengandung karotenoid.

Mengingat kandungan yang terdapat di dalam edamame sepertinya bagus, aku jadi kepingin cemal cemil gituan aja deh. Edamame bisa dibeli di supermarket Lai Lai, dan Giant juga ada.

Ada yang tau di mana lagi? Selaen di resto Jepang loh ya…

Sharing after reading, yes?

8 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *