Wise Man

“Persahabatan bisa berakhir hanya karena satu kata yang tidak bijaksana.”

β€” Marie Louise de la RamΓ©e β€”

Saya pernah memujanya. Melihatnya sebagai orang yang menyenangkan dan bijaksana di langkahnya. Hidupnya sederhana ngga banyak neka. Keluarga kecil yang sukses menurut saya. Ngga kurang suatu apa.

Persahabatan kami cukup baik. Ngga ada kendala. Sampai suatu ketika kata-katanya sangat menusuk hati. Pacar saya dibilang tidak bisa menjaga kata-katanya. Karena ngga tau duduk masalahnya, saya jujur berkata : sumpah aku ngga ngerti masalahnya di mana. aku tanyakan dulu ke dianya.

Pacar bilang bla bla. Pacar juga jelaskan ke teman apa duduk masalahnya. Belum selesai bicara sudah ditinggalkan. Saya melihatnya sendiri. Saya mendengarnya sendiri.

Karena menyangkut orang ketiga, saya minta ditemukan dengannya. Sang empunya duduk masalah bilang tidak ada masalah. Kok jadi orang lain yang bermasalah?

Belum lagi ternyata sudah diberitakan ke mana-mana masalah ini dengan tanpa konfirmasi ke yang bersangkutan. Pandangan mencela dari teman-teman. Tampak seperti pesakitan. Sungguh menyakitkan πŸ™ Seperti kehilangan muka tanpa bisa membela. Tak ada yang berusaha mencari tau di mana masalahnya.

Saya pernah menempatkan diri sebagai sahabatnya. Jujur, sekarang saya sangat membencinya.

Mudahan bisa berlapang dada menerimanya. Memaafkan. Dan mudahan tidak lagi terulang.

Sharing after reading, yes?

8 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *