Mumpung Cuti Lahiran, Gimana Kalau ke 3 Tempat Wisata Keluarga Ramah Anak di Lombok?

Beberapa tahun belakangan saya kekurangan liburan. Kehamilan beruntun dan jadwal suami yang ngga klop, kadang-kadang bikin foto jalan-jalan dulu terasa begitu berharga. Sekarang, saat cuti lahiran menjelang kok ya kayaknya bisa pas liburan ya. Saya jadi pengen ke Lombok lagi gitu. Baru saja baca-baca kalau sangat sedikit orang yang mengetahui bahwa Lombok memiliki sejumlah destinasi ramah anak. Sesuai dengan namanya, tempat wisata yang disebut kayaknya cocok untuk dikunjungi bersama keluarga tercinta.

Hasil kerajinan di Desa Sade, Lombok

Masih dalam persiapan melahirkan, saya mengumpulkan info lebih lanjut tentang destinasi liburan di Pulau Seribu Masjid ini. Setidaknya ada 3 destinasi wisata keluarga ramah anak yang wajib dikunjungi.

  1. Taman Narmada

Taman yang terletak di Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat ini dibangun oleh Raja Anak Agung Ngurah Karangasem pada tahun 1721. Taman ini memiliki konsep alam yang ditata menyerupai Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak.

Taman Narmada tidak hanya menawarkan keindahan miniatur Gunung Rinjani, melainkan juga pengetahuan tentang sejarah kerajaan Mataram. Di sini kamu dan keluarga dapat menjelajahi Bale Terang yang berbentuk rumah panggung. Di bagian bawah digunakan sebagai gudang, sedangkan bagian atas berfungsi sebagai kamar permaisuri.

Mengunjungi Taman Narmada tidak lengkap sebelum mengunjungi Balai Petirtaan. Air di balai ini berasal dari Gunung Rinjani dan menjadi lokasi pertemuan tiga sumber udara, yakni Narmada, Suranadi, dan Lingsar. Tak heran jika airnya sangat menyegarkan, mirip dengan air yang dibiarkan dalam lemari es. Selain aman dikonsumsi, air ini pun dipercaya membuat awet muda. Sebelum memasuki Balai Petirtaan, kamu harus menggunakan selendang kuning yang telah disediakan ya.

  1. Desa Sade

Kamu ingin mengajarkan si kecil tentang budaya Lombok? Kunjungi Desa Sade yang berlokasi di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Di desa ini, kamu akan menemukan banyak hal unik. Maklum saja, penduduk Desa Sade masih menjunjung tinggi budaya dan adat istiadat asli suku Sasak yang diwariskan secara turun temurun.

Di sini dapat dinikmati atraksi menarik, seperti tari Peresean dan Cupak Gerantang. Kedua tarian ini unik lantaran menggunakan gendang besar yang disebut dengan beleq. Selain tarian, masih ada banyak hal yang ditawarkan Desa Sade, seperti bangunan rumah tradisional suku Sasak, keramahan penduduk, dan kesempatan menyaksikan langsung proses pembuatan kain tenun secara tradisional.

  1. Pura Batu Bolong

Satu lagi tempat wisata yang sayang jika dilewatkan selama liburan bersama keluarga di Lombok adalah mengunjungi Pura Batu Bolong. Destinasi wisata ini berada di Dusun Batu Bolong, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat. Lokasinya mudah ditemukan karena strategis, sangat dekat dengan Pantai Senginggi.

Pura yang dibangun oleh Dang Hyang Dwijendra pada tahun 1533 ini kental akan nuansa spiritual. Pura ini dinamakan Batu Bolong bukan tanpa alasan. Saat air sedang surut, kamu dapat melihat lubang batu yang  tampak seperti gua. Konon, kalau melewati lubang ini dan mengikuti alurnya bakalan sampai di Pantai Duduk!

Sedangkan buat keluarga pemburu sunset, Pura Batu Bolong wajib banget dikunjungi. Pasalnya, pura ini menawarkan keindahan matahari terbenam yang sulit dilupakan. Kamu bakalan takjub saat menyaksikan matahari perlahan menghilang di balik Gunung Agung. Pemandangan yang sangat cantik.

Itulah sejumlah tempat wisata di Lombok yang rekomendasinya cocok untuk dikunjungi bersama keluarga tercinta karena indah dan ramah anak. Biar liburan kali ini lebih menyenangkan, kayaknya saya nggak perlu ragu untuk melakukan pemesanan hotel di Lombok melalui aplikasi Airy Rooms yang dapat diunduh gratis di Google Play atau App Store. Enak banget kan bisa goler-goler di kamar tidur bersih dengan fasilitas lengkap, mulai dari AC, TV layar datar, shower air hangat, perlengkapan mandi, WiFi, dan air minum.

Dijamin dengan Airy Rooms, liburan di Lombok bersama keluarga bakalan jadi lebih seru!

Sharing after reading, yes?

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *