Pesona Indonesia, Lampung dan Kulinernya

Wisata kalau ngga alamnya, budayanya, ya kulinernya. Short stop di Rumah Makan Cikwo di Tanjung Karang mengantarkan saya ke surga kuliner tempo dulu yang unik di Lampung. Otentik sih seharusnya, karena sajiannya benar-benar khas Lampung yang pada umumnya susah dicari.

Apalagi bagi perempuan, kalau sudah ngidam pengen makanan yang susah dicari, apa coba yang harus dilakukan? Masak sendiri! Itulah yang menyemangati ibu Isna, pemilik Cikwo yang mengedepankan kuliner Lampung sebagai sajian utama restorannya.

Cikwo masih kecil. Masih baru belajar jalan sendiri di usianya yang ke sembilan bulan. Februari lalu bu Isna membuka Cikwo dengan semangat memudahkan wisatawan mencari kuliner khas Lampung yang mulai terpinggirkan.

Sebut saja Kue Tat, Seblak Serbat, Pandap, Tempoyak dan Tabo Iwa Tapa Semalam. Kalau Iwa K perlu bertapa semalam demi lagu barunya, Tabo Iwa adalah gulai ikan asap yang direbus semalaman dengan bumbu kluwek. Hebatnya lagi kalau di Jawa bumbu kluwek bisa menghitamkan rawon, gulai bumbu kluwek tetap berwarna kuning lho seperti kulit cantik ibu Isna.

Di meja lainnya juga terhidang Cubik Kemas, ikan emas yang dipanggang kemudian makannya disiram sambal. Ada juga Pindang Baung yang sebut saja masih dijual di restoran kebanyakan. Untuk menemani makan makanan khas Lampung, jangan lupa tambahkan Julang-jaling. Ini bukan sembarang makanan, karena efeknya maha dahsyat untuk yang terbiasa makan jengkol sekalipun.

Di sisi lain, camilan khas Lampung ngga kalah dengan makanan di daerahmu deh. Sebut saja Buak Tat sejenis ketan yang disajikan dengan Tape Uli. Juga ada kue cucur khas yang namanya Cuchok Mandan, coba juga Segubal, yang kelihatannya seperti nastar. Kalau sekadar pengen ngemil cantik, ada Kacang Tujin yang bisa disanding dengan Kopi Jelly andalan rumah makan Cikwo, Tanjung Karang.

Macam-macam ternyata kuliner Lampung ya, sama seperti daerah Indonesia lainnya yang akan digali di perjalanan ini. Keragaman alam dan budaya merupakan salah satu Pesona Indonesia yang harus kamu kenali satu demi satu. Jadi, jangan di rumah aja yuk!

*foto nyusul ya

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *