Tips Merawat Motor Matic yang Dipakai Harian Biar Tetap Ngacir

Tips Merawat Motor Matic yang Dipakai Harian Biar Tetap Ngacir

Di akhir tahun 2021 ini saya baru sadar kalau cicilan motor matic yang dibeli awal tahun 2020 tinggal 2x bayar lagi. Horee! Meskipun aktivitas saya sehari-hari cuma kasur-kursi kerja-kasur, si motor matic pilihan masih dipakai harian sama masbojo. 

So far tidak ada kendala berarti selama pandemi, karena saya selalu menerapkan tips merawat motor matic yang dipakai harian biar ganteng selalu dan hemat bahan bakar.

Selalu Cek Kondisi Fisik Motor

Bagi yang ngaku nggak bisa ngerawat motor, at least lihat saja lah dari luar dulu. Kotor berdebu, rantai berkarat, atau permukaan ban yang mulai halus. Dipakai setiap hari pasti ada perubahan secara fisiknya. Apalagi kalau pernah jatuh. Sudahlah hati terpotek, ditambah deg-degan memakai motor yang bannya kempes dan halus.

Ban berkualitas akan tahan dipakai bertahun-tahun asal terjaga dari tertusuk paku atau kempes. Prinsip saya kalau ban sudah ditambal 3x, berarti waktunya ganti. Pun mau tubeless atau dengan ban dalam. Ban yang mulai halus juga sangat penting diganti apalagi kalau sudah masuk musim hujan.

Jangan lupa juga mengecek kekencangan ulir spion dan plat nomor. Spion yang lepas terkiwil-kiwil hanya akan mengganggu konsentrasi menyetir. Plat nomor yang mur bautnya longgar hanya akan menyusahkan diri karena harus membeli yang baru biar nggak ketilang.

Nggak Kelewatan Cek Oli Mesin

Beginilah kalau yang sensi soal motor adalah istrinya. Bahkan sejak ngedate ada aja masalah di motor si dia. Dari kehabisan bensin, ban kempes nggak kerasa, ealah. Padahal motor itu ya dipakai harian. Mengecek oli mesin pun dia dulu nggak paham. Sampai mengenal saya yang anak bengkelan.

Cek Oli Mesin untuk pemula itu gampang. Tinggal buka aja jarum penunjuk di atas blok mesin. Sudah itu saja. Kalau sudah berwarna hitam berarti waktunya ganti. Kalau ujung jarumnya kering berarti olinya habis. Kalau mau gampang ya tinggal lihat kapan waktu ganti oli terakhir. 

Oli sangat penting untuk menjaga komponen mesin biar nggak terjadi gesekan berlebih saat dipakai. Sekali kering, kualitas komponen di dalam mesin bisa turun. Jadi, jangan sampai kelewatan di kilometer selanjutnya.

Tips Merawat Motor Lihat Akinya

Membiasakan mendengar suara-suara tidak normal saat naik motor adalah salah satu cara mengenal tungganganmu. Apalagi kalau belinya baru. Pasti terasa bedanya ketika ada bunyi-bunyi aneh mulai dari saat menyalakan mesin motor.

Biasanya ada suara ngek ngek tertahan kalau aki motor matic mulai soak. Tapi perlu dipahami juga, motormu memakai aki kering atau aki basah. Motormu memakai aksesori yang berlebih, atau tidak itu juga akan mempengaruhi kecepatan turunnya kualitas aki. Bisa diisi ulang, bisa juga dipakai buang. Tinggal lihat saja jenis aki yang kamu pakai.

Sisihkan Waktu dan Anggaran Untuk Servis Bulanan

Sama ketika memiliki sesuatu yang disayang, pasti harus ada waktu dan anggaran yang disisihkan. Biar tetap ada imbal balik dari setiap perhatian yang dicurahkan. Soal motor juga demikian, jika tips merawat motor dari banyak sumber nggak bisa dipraktikkan, rutinlah saja untuk servis bulanan.

Catat dengan rapi kapan terakhir membawanya servis dan apa saja suku cadang yang diganti. Oli mesin, oli rem, kelistrikan, dan kabel-kabel biasanya dicek dengan baik oleh mekanik yang berpengalaman. Percayalah kalau motor matic pilihan, pasti nggak banyak yang harus diganti secara rutin kecuali oli mesin.

Motor Paling Gampang Dirawat: Motor Honda BeAT 

Berdasarkan pengalaman, punya motor matic agak gede dan yang super duper lincah seperti Honda BeAT, yang paling gampang dirawat memang si BeAT. Harganya terjangkau, dan hadir dalam 4 varian untuk setiap keinginan. Bodinya ramping, lincah digunakan di jalan sempit atau bagi yang garasinya nggak terlalu lebar paling gampang diselipkan saat parkir.

Dirancang sebagai motor matic entry level, generasi terbaru Honda BeAT telah dilengkapi dengan LED headlight, rangka eSAF, dan 12V power outlet. Mesinnya cenderung kecil, 1-silinder 110 cc bertenaga 9 ps dan torsi 9,3 Nm, dengan konsumsi bahan bakarnya diklaim hingga 60,6 km/liter.

Soal harga, Honda BeAT Street ngga beda-beda jauh kok dari yang standar. Diintip dari Otosia, kalau mau beli motor matic Honda BeAT Street bekas juga sepertinya masih ok. Mau nyicil motor baru juga nggak masalah kok, siapkan saja budget yang cukup.

Harga Honda Beat Street bekas tahun 2020 Rp14.800.000

Harga Honda Beat Street bekas tahun 2019 Rp12.750.000

Harga Honda Beat Street bekas tahun 2017 Rp10.250.000

Harga Honda Beat Street bekas tahun 2018 Rp12.600.000

Pembeda BeAT yang standar dan Street lebih banyak di desain stang model naked. BeAT keluaran terbarunya sudah didesain dengan garis-garis tajam dan tegas jadi tampilannya makin sporty.

Nyeting mesinnya juga nggak kalah gampang. Buat yang nggak suka tarikan standar, cukup diutak atik sedikit bagian mesin, motor pun langsung ngacir. Kuncinya hanya satu, ikuti tips merawat motor dengan rutin. Tancap gas motor matic kesayanganmu jadi nggak takut ngowos!

Leave a Reply

Your email address will not be published.