Ngidam Makanan Manis Itu Normal Nggak Sih?

Umumnya begitu tahu ada teman perempuan yang hamil, pertanyaan seputar ngidam langsung meluncur tanpa bisa ditahan. Kamu ngidamnya apa? Kamu jadi kepengen mangga dong? Minta dicariin apa sama suami? Tengah malem gitu nggak pengen apa-apa? Rasanya semua bisa saya jawab dengan enggak. Dan ngakunya ga ngidam apa-apa tapi selalu nggak bisa nahan diri kalau ngelihat cokelat, atau jajanan dengan sesuatu yang diisi cokelat. Normal nggak sih?

Saya sih maunya menganggap normal aja. Habis, segampang lupa makan waktu di kehamilan pertama, segampang itu juga saya tiba-tiba pergi aja beli jajanan yang berasa cokelat-cokelat di kehamilan kedua. Berangkat ke kantor, belok ke mart-mart dan menenteng sekotak biskuit buat dimakan sambil nyetir. Gitu aja terus selama beberapa minggu terakhir. Mungkin yang terjadi di tubuh saya memang berbeda dari kehamilan pertama, karena ngidam itu pasti ada artinya.

Arti Ngidam Menurut….

Yang saya baca di Vemale.com, keinginan ngidam itu bisa berarti tubuh sedang mengirim sinyal membutuhkan zat tertentu. Pengen yang manis-manis terus bisa jadi tubuh sedang butuh banyak energi atau karena sedang mood swing, atau juga karena kadar gula dalam tubuh sedang menurun. Kalau pengen yang asin-asin katanya tubuh lagi kekurangan natrium.

Sedangkan kata PopSugar seperti yang sudah pernah ditulis di blog MimiPipi, sering beli makanan manis itu tandanya bayinya perempuan. Seperti kebalikannya, kalau belanjaannya yang kecut dan gurih serta asin, kemungkinan bayinya laki-laki. Oiya, sudah cerita kan kalau kemungkinannya sedang mengandung bayi perempuan di kehamilan kedua?

Risiko Ngidam Makanan Manis

Sama seperti kehamilan pertama, saya ini harus menjaga berat badan biar nggak melesat melebihi batas. Pengaruhnya tentu ke kesehatan diri sendiri, juga besar bayi yang dikandung. Makanan manis seperti es krim konon lebih cepat menaikkan berat janin, nanti jadi susah kalau mau melahirkan dengan normal. Padahal kalau ngidam makanan asin katanya akan berpengaruh pada tekanan darah.

Well, saya lebih concern dengan kata WHO kalau kebanyakan makan gula saat hamil akan mempengaruhi peningkatan risiko asma pada anak yang dilahirkan. Belum lagi risiko diabetes pada ibu hamil yang pada akhirnya akan lebih rentan bayi lahir dengan ukuran besar, kemungkinan melahirkan dengan operasi, masalah pernafasan, dan lain sebagainya. Huhuhuhu serem!

Tapi saya jarang-jarang ngerepotin suami kalau lagi kepengen nyari makanan manis kok. Pas si sulung lagi nggak bisa ditinggal, ya udah saya anteng aja nggak maksa mau pergi. Nyekrol gofood aja juga akhirnya kebanyakan mundur karena ongkirnya sekarang tinggi banget. Hanya kemarin malam memang entah lah sudah berapa hari lamanya kepengen roti bakar bandung isi cokelat. Setelah si sulung tidur, langsung ambil kunci mobil dan pergi. Ha!

Sedihnya, di Malang itu banyak banget yang jual makanan manis-manis edisi baru berisi cokelat yang kayaknya iming-iming banget buat kehamilan yang satu ini.

Seperti OhMyGethuk Mill-O atau yang dikasih rasa kopi. Biarpun getuk biasa yang rasa cokelat di Gaya Baru lebih enak, saya juga suka getuk roll yang dikasih topping Milo dari produsen oleh-oleh baru di Malang yang outletnya ada di Jalan Ciliwung itu.

Belum lagi ada gerai ChaTime dekat rumah. Sedekat itu yang dulu hanya bisa dibeli di Bali aja pas liburan, dengan bunderan-bunderan pearl di gelas thai thea. Sekarang dekat banget di rumah. Sama seperti tiba-tiba pengen Pisang Karamel yang setiap pagi selalu melambaikan kecokelatannya setiap berangkat kerja.

Tapi saya lebih lemah sama roti bakar cokelat. Yang mana yang jual ada di mana-mana, dan rasanya ya sama gitu aja. Jadi sering pengen mandeg aja. Atau juga penawaran buy 1 get 1 frappio yang sering banget digelontorin sama Excelso dekat kantor.

Oiya selain ngidam makanan manis saya juga susah menolak kalau dekat-dekat minuman berbau kopi. Aduh aromanya itu kayak nggak biasanya pengen itu terus.

Kalau ngidamnya kayak gini, kayaknya lebih bahaya untuk dompet ya. Karena tiba-tiba saja pengen kue cubit topping cokelat sore ini. TIDAAAAKKK!!!

Sharing after reading, yes?

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *