6 Cara Mengirim Sepeda Motor yang Aman Lewat Jasa Angkutan

Ninja Hattori pernah mengalami perjalanan panjang dikirim lewat jasa angkutan pengiriman sepeda motor untuk pulang ke rumah barunya di Malang. Sepeda motor pada umumnya dikirim lewat darat atau kapal laut, kalau antar kota bisa dikirim lewat mobil box atau kereta api. Hampir seperti moge-moge kalau turing itu lah, motornya lewat jalan darat pemiliknya naik pesawat. Bagaimana perbandingan tarif kirim motor dengan cara yang sudah disebutkan?

BUKAN SAYA!

Setiap jasa angkutan pasti punya kebijakan tarif kirim motor sendiri-sendiri sesuai layanan yang ditawarkan. Saya kurang tau juga Hattori habis berapa biayanya saat sepeda motor dikirim dari Jakarta ke Malang karena teman yang menguruskan. Saya nggak kuat ngangkat motor Ninja sendirian. #halah.

Tapi beberapa kali pengalaman mengirim sepeda motor lewat jasa angkutan pengiriman, ada yang bisa digarisbawahi sebagai pengalaman.

Tips mengirim sepeda motor yang aman sampai tempat tujuan

1. Ukur Dulu Dimensi Sepeda Motor

Tak kenal maka tak tahu berapa ongkos kirimnya. Sebelum dikirimkan, ukur dulu panjang, lebar, dan tinggi sepeda motor. Cari tahu juga berat motor di buku manualnya. Karena kalau pakai timbangan berat badan, pasti akan muter 10x jarumnya. Kalau mengirim sepeda motor lewat kantor pos, ukuran mesin maksimal yang diperbolehkan 250cc dengan jenis sepeda motor bebek, sport dan vespa, tidak termasuk sepeda motor roda 3.

2. Cari Tahu Tarif Kirim Motor ke Alamat Tujuan

Sepeda motor yang akan dikirim lewat KantorPos dengan layanan kiriman paketpos jumbo dalam negeri. Accu atau baterai basah sepeda motor harus dilepas dan dikirim terpisah. Tanki sepeda motor wajib dikosongkan. Tarifnya sendiri akan dikonversikan dalam berat kilometrik (kg) dengan perhitungan sepeda motor jenis bebek 100kg, jenis sport 150kg, jenis vespa 200kg.

Tarif yang dikenakan dari konversi berat sepeda motor belum termasuk Ppn 1%, jaminan ganti rugi nilai barang, pick up dan bea pengemasan. Tapi dalam tarif yang disebutkan nanti sudah termasuk jaminan ganti rugi ongkos kirim. Tarif dan penentuan ini pasti berbeda dengan jasa pengiriman sepeda motor lainnya. Apalagi kalau termasuk jasa packing, nah ini yang perlu dibandingkan lagi ke depannya.

3. Cek Kelengkapan Sepeda Motor

Beberapa jasa pengiriman mewajibkan surat-surat serta data diri pengirim serta penerima. Selain accu dan tanki yang sudah disebutkan, kaca spion sepeda motor juga wajib dilepas. Sebaiknya sih waktu motor dipacking juga ditemani oleh pengirim untuk memastikan kondisi motor dalam keadaan baik. Jadi sama-sama bertanggungjawab dengan jasa pengirim dan penerima di tempat tujuan nanti.

4. Dikirim ke Alamat atau Diambil Penerima?

Lagi, setiap jasa pengiriman sepeda motor punya kebijakan masing-masing apakah motor akan dikirim sampai alamat tujuan atau diambil. Setahu saya kalau pengiriman sepeda motor lewat Kantor Pos harus diambil, jadi sebaiknya sambil bawa sebotol bahan bakar biar motornya bisa dibawa pulang. Ada juga jasa pengiriman sepeda motor yang bisa dikirim sampai ke rumah, lihat aja dulu berapa tarif dan keterangan yang dituliskan di resi pengiriman.

5. Asuransi Pengiriman Sepeda Motor

Pastikan paket motor kamu diasuransikan sebelum dikirim untuk jaga-jaga jika terjadi suatu apa pada sepeda motor di tempat tujuan. Kerusakan body motor, ada yang protol atau beset. Berapa biaya asuransi pengiriman sepeda motor? Kalau keberatan dengan asuransi yang dibebankan, bisa kok menolak tapi dengan surat pernyataan tentang pertanggungjawaban pengiriman.

6. Cek Ulang di Alamat Penerima

Saat diberi tahu sepeda motor sudah datang di kota tujuan, cek lagi resi apakah motor diantar atau diambil. Setelah itu periksa setiap bagian motor dengan teliti. Beret-beret di body, kondisi lampu motor dan lampu sign serta lampu stop. Jika ada yang rusak segera lakukan klaim di tempat.

Gampang kan caranya pengiriman sepeda motor lewat jasa angkutan? Bisa jadi tips ini dipakai untuk yang mau sepeda motoran di kampung halaman. Kirim motornya, naikkan anggota keluarga ke kereta api atau angkutan umum lainnya. Lebih aman dan nyaman nggak perlu macet-macetan di jalan kan?

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *