Balada Centong Nasi

Apa sih sebut-sebut centong nasi? Ngga penting banget rasanya. Ngga cari yang lebih keren seperti stick billyard kek, tongkat baseball kek, ato tongkat satpam? Karena ngga penting dan muncul di saat yang tidak terduga itulah kehadiran Centong Nasi jadi sempurna.

Alkisah Adam (@amink80) pagi itu membuka Salon Tante Liem di hari ulang tahunnya yang sempurna. Bersama Alin dan Cuncun sahabat baiknya saat kehadiran tante ungu yang mencari kapster untuk menata rambut berdasarkan petunjuk Planet Venus. Adam diramal menjadi kupu-kupu yang menari tarian berbahaya. Dan Adam pun terkapar ditemukan Om Rudy dan Tante di Tanjung Awan dalam keadaan luka-luka setelah terkena operasi organisasi massa di diskotik saat merayakan ulang tahunnya.

Terus? Ulang tahun kok malah kena razia 🙁Di padepokan tari Om Rudy, Adam belajar tari lenggok dan menjadi penari utama di kelompok itu. Berteman dengan Ratih yang bertunangan dengan pengurus pengerah jasa tenaga kerja, Adam sungguh sayang terhadapnya. Kala Ratih yang memergoki tunangannya sedang bercinta dengan bantuan centong nasi bersama selingkuhannya, Ratih terpuruk di pelukan Adam. Adam sih bilang, klo ketemu sama Tarjo bilang aja: Tarjo, monyet kau! Nah ternyata, saat Tarjo berniat menjemput Ratih, Adam malah bilang: Tarjo! ….. …… dapet salam dari CENTONG NASI!

Kyaaa kya kya kya.. itu quote paling lucuuuu sepanjang film Madame X yang aku tonton semalem. Selebihnya aku cukup tercenung dengan kehadiran film transgender ini. Sudah sering kita yang dianggap kaum ‘normal’ ini mendiskreditkan kaum transgender dengan menganggap mereka untuk lucu-lucuan aja. Sementara @luckykuswandi yang berani memasang artis-artis papan atas seperti roby tumewu, marcell siahaan, titi dj, sarah sechan, shanty, aming, @fitrop fitri tropica, @jokoanwar, membahas tentang kaum transgender pun bisa jadi ‘super hero’. Padahal isi filmnya sendiri lelucon satir tentang transgender.

Banyak sindiran sarkasme yang muncul sepanjang film. Dari keberadaan partai bangsa bermoral, kanjeng badai beristri tiga, sweeping organisasi massa, kumpulan transgender, dan banyak lagi, bisa kamu lihat di film ini nanti.

Tapi dengan full lucu-lucuan, aku sangsi apa pesan moral yang mereka bawa ini bisa sampai ke penonton? Aku bilang film ini kurang menggigit dalam moral, tapi untuk humor top deh!

Apalagi ekspresi Aming yang terekam di sampingku:

kenapa aku ketakutan gini ya

padahal yang sama om Roby dan waria stasiun aku malah hahahihe

Bunda Lilis, Superhero, Om Rudy sama sapa ya

it’s fun though…

Sharing after reading, yes?

8 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *