Bad Habit

aku tau aku bukanlah orang yang sempurna. tidak ada orang yang bisa paham semua keinginan kita. pun kita ga paham sama keinginan semua orang. pengin ini itu untuk diturutin sesuai dengan kemampuan kita pasti. tapi tetep aja ngga ada kata dan perubahan sikap yang berarti. aku juga ga maksud untuk ngekang keinginan orang. but please, do me a favor, dont do bad habit in your daily job.

i have two guys in my team. one i know for sure he is a good person. selalu menyelesaikan tugasnya dengan baik. memiliki tingkat kepekaan yang tinggi dan tanggung jawab yang besar terhadap kewajibannya. even for sure, sama lah kek aku, suka buka fs dan plurking so did blogging at office hours. tapi seluruh pekerjaan kami selesai sesuai target, insyaAllah, kalo pun kudu lembur juga ga masalah, walo janganlah disuru lembur kalo lagi cuti. dia pun tipe mandiri dan ga nyusahin orang. paling aku yg nyusahin dia. rajin, ga penyakitan kek aku jadi sering bolos. walopun dia raja chat juga, klo kerjaan dia dinilai bagus ama bos aku ga masalah. kami sepakat untuk selalu set status invisible ym saat di kantor agar mengurangi intensitas kerjaan ga penting di luar kerjaan.

and the other person, aku sadar aku yg merekomen dia untuk be part of my team. but suddenly i feel that he’s not good for that position. manja. ga inisiatif. lelet. dan tidak menyesuaikan diri dengan kesepakatan dalam tim. entah kenapa ga ada positif2nya yang bisa aku liat dari dia sekarang, tidak seperti penilaianku pada awalnya. aku ngga suka orang yg bekerja dengan menyangga kepala dg tangan sementara jobdesc dia adalah menjawab pertanyaan client dengan tentu saja : NGETIK. emangnya ngetik bisa ditranslate dari pikiran?? diliat dari progressnya sendiri log chatnya pasti lebih banyak dari kerjaan dia. suatu hari aku pikir dia lagi ngejawab2 gitu ngetiknya banyaaaak bgt, heleh ternyata lagi chat. menyesal? ngga juga, aku harap dia bisa berubah dan lebih memiliki sense of responsibility lebih tinggi dari saat ini. semoga aja bisa diseseikan dengan cepat. dan ngga ngganggu kerjaan timnya saat ini.

walo semakin lama semakin kerasa kalo aku terganggu sama sikap manjanya.

coz he is he. not she.

 

 

*bukan pms!*

 

Sharing after reading, yes?

5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *