Fashion Kills

Pernah ngeliat Lady Rider dengan hot pants seperti itu di Indonesia? Pernah mungkin ya? Hanya tidak pake motor gede, mungkin skutik gitu yang sering. Klo di sini seringnya lihat cewek pake hot pants jadi boncenger, bukan rider. Tralu beresiko celana melambai? Yaaa pake yg full press body dong!
Mode pakaian jaman sekarang memang sumpe mati, gila banget. Yang namanya pelajaran tentang aurat rasanya sudah banyak dilupakan. Semakin terbuka semakin keren. Semakin pendek semakin keren. Dan lihat deh, produsen pakaian pun semakin irit kain dengan harga yang selangit. Untuk apa? Untuk pamer paha.
Menurut kamu pantes ga sih pake celana sepangkal paha untuk ke mall? Perasaan dulu celana segitu cuman dipake di dalem kamar bukan untuk berkeliaran. Ya ya, aku juga punya 1 untuk aku pakai ke bali dulu. datsal. Sekarang jalan-jalan di mall suguhannya paha. Jalan-jalan di jalan raya suguhannya paha. Beuh.. ga heran tingkat kecelakaan di jalan semakin meningkat. Paha mulus-mulus itu yang bikin ga konsen sama lalu lintas di jalan.
Suhu udara yang dingin juga ngga mempengaruhi keinginan fashion-nista ini untuk make celana super pendek dan kaus lekbong di malam yang membeku. Kenapa orang tua ngebolehin ya anaknya keluar dengan pakaian seperti itu? Dan kenapa pasangannya ngebolehin ceweknya jadi santapan mata keranjang sepanjang jalan? Dunia sudah gila.. Segila ketika keluar malam lengkap dengan jaket turing dan sepatu tebel itupun masih kedinginan, dan bersebelahan sama cewek dibonceng pacarnya pake celana hotpants dan kaus mini lekbong. Sumpe mati aku terpana…
Ngga lama pasti akan banyak pasien paru-paru basah di kalangan remaja putri.
Juga korban kecelakaan beret berlebihan di kaki dan tangan di kalangan remaja putri.
Ngomong2 tentang ngeliat cewek pake hotpants jadi rider.. suatu hari dioverlap mio disupiri cewek berhotpants berboncengan dengan cewek berhotpants juga.. Dan pasti inget kan posisi boncenger mio lawas? Kaki mekangkang kayak ayam potong di pasar…. Dan astaga…. kaki yang terpampang panjang..mulus..sexy dari belakang itu.. tampak depannya ternyata korengan…
Ayam Goreng Roker
Resto Ayam Goreng Roker sangat terkenal di kalangan kuliner kota Malang. Kriuk ayam kremesannya itu mungkin yang bikin ketagihan, plus sizenya yang besar dan harganya SANGAT terjangkau. Resto ini tadinya hanya ada di daerah jalan Danau Bratan, the food square of Sawojajar. Dan sudah memiliki cabang di daerah Purwantoro yang tempatnya lebih lega karena luas daerah lesehannya nyaman sekali daripada di tempat asal.
Di tempat baru itu juga ada menu baru, yaitu steak ayam original dan steak ayam crispy. Sausnya enak, aku lebih suka brown sauce roker ketimbang WSS. Harganya pun sebandinglah sama sizenya. Terjangkau yang pasti. Hari itu aku coba steak ayam crispy dan hun makan ayam krutug jumbo. Kenyang!
Yang paling menyebalkan adalah ketika mau pulang. Jelas-jelas ditulis BEBAS PARKIR di depan resto. Tetapi ada beberapa pemuda yang nungguin di depan parkiran. Bukan ngebantuin kita narik motor ato gimana, nunggu kita ngasi duit parkir rupanya. Heh, ya jelas aja aku ga terima, ga ada karcis parkirnya pula.
‘Bebas Parkir gitu loh mas tulisannya’
‘Iya mbak tapi kita harus setor’
‘Ya uda urusan situ setor2, saya taunya bebas parkir’
‘Nanti kalo ada helm hilang trus gimana mbak?’
‘Emangnya klo helm saya ilang situ mau nggantiin? Ga juga kan?!?!?!’
…spikles lah tu tukang parkir…
Tapi sama hun akhernya dikasi juga TANPA KARCIS! Cih.. Untuk pemilik Resto Roker, tolong dah itu tulisan BEBAS PARKIRnya diturunin. Emang cuman 1000 rupiah, tapi kan malu-maluin aja ada plat dari pajak dengan tulisan BEBAS PARKIR tapi ya masi ditarik parkir tanpa karcis.
~kalo pun aku kena UU ITE ntar yaa sudahlah emang di situ jalannya. aku cuman menyuarakan kata hatiku~
Extreme Modification
Setiap jenis dari merk kendaraan bermotor di dunia ini pasti memiliki puluhan hingga jutaan kembaran. Tidak bisa dipungkiri karena merupakan produksi massal dari hasil percobaan dan perancangan yang memakan waktu tidak sebentar. Oleh karena itu, untuk menekan biaya produksi hasil akhir rancangan yang dijadikan produk massal itupun dikembangkan lagi hingga menemui jalan buntu.
Mensiasati jumlah kembaran yang bakal ditemui di jalanan, sebagian besar pengguna kendaraan memodifikasi kendaraannya dari sekedar memasang stiker hingga total modifikasi bodi sampai jerohan kendaraan. Yang tadinya biasa bisa jadi luar biasa. Dan hasil karya modifikator -modifikator itu sekarang sudah dihargai sesuai dengan hasil rancangannya. Tengok saja lomba modifikasi yang diadakan setiap tahun oleh sebuah produk rokok besar di Indonesia, belum terhitung lomba modifikasi lokal, dan sekarang pun banyak acara di televisi yang ikut mereview berbagai perlombaan modifikasi.
Tetapi, bagaimana dengan modifikasi ekstrim yang satu ini?
Are You A Gay?

Konon, gay atau tidaknya seorang pria bisa diintip dari bentuk jari tangannya. Cuma mitos? Ternyata tidak, ada riset ilmiahnya.
Bila bicara soal mendeteksi pria gay, kebanyakan orang akan langsung menilai dari fisik. Kalau gayanya kemayu, gerakannya gemulai, atau pakaiannya necis dan wangi, barangkali kita akan langsung bergumam dalam hati, “Hmm… pasti dia gay.”
Ada juga mitos yang mengatakan, gay tidaknya seorang laki-laki bisa dilihat dari jari-jemari tangannya. Ternyata, mitos ini ada benarnya. Hal ini disebut dengan digit ratio theory. Beberapa penelitian telah membuktikan kebenarannya.
Coba perhatikan jari tangan Anda. Bila jari manis tangan kanan Anda lebih panjang dari jari telunjuk, itu berarti Anda punya banyak hormon testoteron dan cenderung lebih hiperaktif, agresif, dan tidak suka sesuatu yang lamban.
Sebaliknya, jika jari telunjuk lebih panjang dari jari manis, berarti hormon estrogen Anda lebih banyak sehingga sifat Anda pun cenderung sensitif dan emosional. Lantas, apakah orang yang jari telunjuknya lebih panjang berarti homoseksual? Ternyata tidak juga.
Justru orang yang panjang jari telunjuk dan jari manisnya sama panjang kebanyakan adalah homoseksual (baik pria atau wanita). Sebuah studi yang dilakukan oleh Wndy M Brown dan timnya yang dimuat dalam Archieves of Sexual Behavior ikut menguatkan hal tersebut.
Dalam studinya, Brown menemukan bahwa ada hubungan tak langsung antara rasio panjang jari manis dan jari telunjuk dengan perilaku lesbian pada wanita. Mereka yang jari manisnya lebih panjang punya orientasi seksual sesama jenis.
dari sini. jangan lupa ukur panjang jari Anda..hihihihi..
Recruitment For Junior Programmers

KapanLagi.com, Indonesia Biggest Entertainment Site, is looking for young, smart, and progressive for:
JUNIOR PROGRAMMERS.
Requirements:
1. D3/S1 Degree of Computer Science or Informatics Technology
2. One year experience in real-world projects is an advantage
3. Have high skill in PHP and MySQL
4. Respectable skill in Java and *NIX is an advantage
5. Proficient in English
6. Comfortable to work in a TEAM (not individually)
7. Able to work well under pressure
8. Have a high attention to detail and ZERO-tolerance approach to errors
9. Willing to work in Malang
If you think you are good enough for us, please send your Cover Letter and CV (both in ENGLISH) to job@kapanlagi.net. Only shortlisted candidates will be notified.
Good Luck Guys!


