Posts tagged ‘airsoft gun’

February 21st, 2011

Hidden Airsoft Agenda

Seperti menemukan pusat indahnya dunia waktu menjejakkan kaki di sini. Di suatu tempat di pucuk gunung, turun ke lembah, menapak di jalan tak beraspal dan masuk ke gedung kosong tak berpenghuni. Dijaga oleh tangan besi, om back hoe di depan pintu masuk.

Sejajar tiang menopang dinding samping yang berpemandangan luas ke lembah. Melihat riuh rendah anak-anak berkejaran di taman berpasir pantai dan memiliki semi flying fox! Taman yang keren! Intip taman di atas tiang itu..

Lihatlah jauh ke belakang menara. Gunung samar-samar membayang di kejauhan. Dan pemandangan indah panorama kota terbentang di kaki kita. Sementara di dalam gedung, banyak jalan tikus di sana. Membuat otak berpikir ulang untuk melangkah. Ruang bawah tanah yang terpelihara. Sudut-sudut berlubang antar ruangan. Tangga penghubung lantai satu dan dua, tiga, dan seterusnya.

Di gedung ini lah Hidden Airsoft Agenda diselenggarakan. Berminat? Hubungi aku.

Atau hendak prewed? Kami sudah test drive mendahului.

Bookmark and Share
February 6th, 2011

Jaman Boleh Beda, Gosipnya Tetap Sama

Sabtu lalu, Toko Captain Kidd ikut meramaikan launching Yamaha New Jupiter MX di Malang yang bertempat di pelataran parkir depan Malang Olympic Garden. Berbarengan dengan Malang Auto Show membuat area ini padat pengunjung. Di sudut sana, di Area Games, Captain Kidd-ers berkumpul. Sedikit menggila dan suka ria di malam minggu yang cerah ceria.

Tak cuma Captain Kidd-ers yang beraksi dengan baju seragam lengkap, ternyata ada juga Cosplay-ers yang hadir di acara ini. Beda jaman beda kepentingan jadinya ribut? Ngga dong, kita kan bisa berkomunikasi dengan satu bahasa, bahasa koran.

nanti malem kita nonton apa, bang?

Bookmark and Share
December 15th, 2010

Warung Hujan on Progress

Setahun yang lalu, aku dan temen-temen, Xapi, Nora, Uyab, Dimas, Fanny, dan banyak lagi penasaran banget sama yang namanya Warung Hujan. Tersembunyi di jalan Saxofon, tembusan dari jalan Candi Panggung, Warung Hujan berdiri nyempil, asri dan nyaman. Gemericik air yang turun dari atap gazebo jatuh ke kolam ikan berisi ikan nila dan gurami siap dipancing. Sejuk. read more »

Bookmark and Share
April 22nd, 2010

Night Warriors From Lapangan Vicadha, Singosari

Malam itu aku ditinggal pacar yang berangkat perang ke medan perang Jember di suatu lokasi outbond yang menurut kabarnya entah di pantai antah berantah. Beberapa hari sebelum sudah ada night war invitation dari Komandan Captain Kidd untuk hadir di lokasi jam 5 sore. Pengajian di rumah sampai jam 7 malam belum kelar. Padahal tambah malem tambah ga berani nih mo hadir di lokasi *dasar penakut*.

Jam 7.30 kelar pengajian masih mikir-mikir sejenak. Berangkat engga berangkat engga. Sudah 2x saya ikut perang malem di MIPA Brawijaya, malah belum pernah perang malem di lokasi sendiri. Akhernya nyetater mobil, mibeng ndirian ke Lapangan Vicadha, Singosari.

Siyal.. Gerbangnya dikunci!

Muter lumayan untuk menuju ke gerbang penjagaan. Suasana gelap menghampiri. Gelap pekat! Niatnya ngga main aku cuman modal sendal dan bawa hp doang. Kesalahan besar saudara-saudara. Senjata aku tinggal di mobil aja. Resiko nyeberang ke lokasi dengan ga bawa senter ketimbang jatoh trus senjata patah? *lebay*. Aseli, nyaliku ngga ada untuk bergelap-gelap di lokasi yang jelas ngga ada yg nungguin. Jarak 50 meter berasa 5 kilometer. Lompat sana sini ngehindarin becek.

Dan sampailah di base camp. Tim masih perang di depan sana. Aku ngabisin jagung bakar aja ^^

Cerita ngalor ngidul sama yang uda kena duluan. Ada yang dihit oleh ‘orang yang tak nampak’. Ada yang melihat bayangan bergerak-gerak. ohmaimai, kupingku serasa panas ngedenger cerita hantu. Belum lagi ada yang setel ringtone manis dari suara setan. ohmaimai. Berasa ingin segera beranjak. Tapi apa daya ga ada nyali untuk menyeberang ke lapangan parkir. hiks. Bener-bener penuh siksaan.

Tak berperang sama sekali, hanya mengganggu sana sini. Pacar sudah ga bisa disms, brati dia sudah masuk ke balik bumi. Tinggalah aku menutup kuping sendiri. Sambil menanti yang berbaik hati mau pulang tidak di dini hari. Yay! Pak Yudi sudah mau pulang! Ngga pake babibu, langsung lompat dari kursi. Menyusul Pak Yudi yang sudah melangkah pergi. Terbirit-birit setater mobil dan langsung tancap gas menuju rumah.

Scary movie :(

Karena mulai malam itu, mimpi buruk ini dimulai.

Kawan, kalau kalian pernah dengar isi hatiku, aku merindukan kebersamaan itu.

Bookmark and Share