Ngolikow katanya, satu aktivitas bagi para karnivor yang pengen menyantap daging dengan bumbu racikan Chef Afit. Dua tahun lalu saya ngolikow di Bali, kali ini nggak perlu tiket pesawat lagi, cukup ke daerah Dieng karena #CAMPMalang Holycow sudah buka di Malang.
Di luar ekspektasi, ngolikow di sini ngga seramai waktu opening Starbucks. Mungkin karena adem ayem saja promosi tempat baru ini. Datang, duduk, langsung dilayani di dalam ruangan yang khas Holycow dengan gambar sapi merah di salah satu dindingnya. Nggak pakai antri, sungguh menyenangkan kan kalau mau makan nuansanya santai seperti gini.
Holycow #CAMPMalang cukup memberikan privasi bagi pelanggannya. Mau yang meja panjang bersama keluarga besar, ada. Mau yang berempat aja juga ada. Jarak antar mejanya juga longgar, sehingga enak banget kalau mau ngobrolin kerjaan sambil makan-makan. Nggak kedengeran dari meja sebelah, gitu maksudnya. Tapi mana enak mau cobain Holycow tanpa tau menunya, ya nggak?
Sama seperti daftar menu Holycow di camp lainnya, di Malang juga disediakan beberapa jenis daging dengan variasi harga. Daging sapi Wagyu, Hokubee, Nolan, U.S, dan Australian Beef. Yang paling rekomended tentu jenis Wagyu-nya.
Harga steak Holycow seri Wagyu around 115k-375k. Seri Hokubee mulai dari 130k, Nolan dari 132k, U.S dari 115k, dan Australian Prime Beef dari 97k. Semua belum termasuk pajak. Jangan lupa ada side dish kentang dan bayam juga jagung rebus untuk membantu mengunyah lebih lama.
Tidak ada perbedaan antara #CampBali dan #CampMalang. Saya tetap merasakan keramahan dan waitress-nya sama-sama bisa diajak ngobrol sedikit lebih lama kalau belum yakin menentukan pilihan steakmu. Pastilah, karena harganya juga bikin kamu berpikir banyak, bukan? Jadi, konsultasikan saja menu-menu mana yang sekiranya bisa dinikmati dengan santai tanpa memikirkan isi dompet.
Saya kemarin sempat bertanya, apa sih bedanya Wagyu, Hokubee dan Nolan, secara itu aja yang nggak ada keterangan lokasinya. Yang paling ingat cuma Hokubee, dia adalah jenis sapi Australia yang mendapat perlakuan sama seperti perawatan sapi di Jepang. Dipijat dan diberi makanan bervitamin tinggi. Tuh, sapi aja sebelum menunaikan tugasnya dipijat dulu, kalo kamu?
Lalu, ada sedikit perbedaan yang dirasakan. Secara saya suka medium, nggak terlalu matang gitu deh. Waktu berganti, chef-chefnya kini lebih perhatian. Setiap piring steak yang diantar mereka ke meja selalu ditunggui, ‘Mohon dicek dulu tingkat kematangannya, apa sudah sesuai?’. Saya: Nggak usah deeeh, mau dipake foto-foto langsung aja x)). Suka jengah kan kalau misalnya mau foto-foto makanan pake ditungguin gitu kan?
Oya, setiap foto yang diunggah ke Instagram dengan mention @steakholycow bisa dapat free 1 scoop ice cream lho. Tinggal tunjukin aja kok.
Mau dapetin Steak Holycow Harga Promo?
Ulang tahun aja, kamu bisa dapetin free chicken steak di hari istimewa. Juga ada Promo Monday Tuesday Holycow Combo, harga hemat untuk makan berdua di Steak Holycow.
Harga promonya dicatet laaah haha….etapi pas maem di Sby kok alot ya??? Lupa jg yg mana kmrn, jd abis itu pak bojo ogah balik lg huhuhu
kita harus memahami bener ya daging bagian mana yg super juicy. kmrn aku pesen rib eye, itu katanya juga alot. tapi justru lebih enak daripada yg tenderloin. bingung kaaaan
Mbak…aku dadi pengen 🙁
aku juga mau….
*lap keringat di leher*
eh, kabarnya ada free holycow buat yang lagi ultah ?
Mba ada foto pricelistnya nggak? Aku beberapa kali makan takeaway terus dan itu juga dibawain abang.
Mbak apa masih ada lowongan kerja di holycow malang
waduh, kurang tau 🙁