Ikan Goreng Pangeran Muda

image

Jika ada tempat kuliner yang punya wayang segede gaban, Pangeran Muda tempatnya. Masuk aja ke dalam dan lihatlah sepasang wayang di dindingnya yang maha luas.

Karena ngga begitu paham sama wayang, jadi ngga bisa cerita tentang si wayang nih. Yang pasti begitu masuk sini saya berasa masuk Hogwarts. Meja makannya panjaaaaaang panjaaaaaang. Jarang, atau bahkan ngga ada ya meja makan untuk 2 – 4 orang, minimal 6 orang. Jadi siap-siap nggabung ke rombongan lain kalau kebetulan pas ramai.

Menu yang disajikan tentu istimewanya ikan goreng. Seporsi Kurawa Sadis dengan cepat tersaji di meja. Ayam kampung goreng menyusul, dan minumnya pun datang tak lama kemudian. Kurawa Sadis itu nama gurami fillet goreng dengan saus asam manis pedas. Ohoho, real yummy! Saus pedasnya nendang bikin mendesis di bibir dan lidah. Jadi pengen coba menu nama wayang lainnya yang lucu di buku menu. Kamu lebih baik bertanya dulu sebelum pesen, karena bikin bingung ada Teh Gendol juga yang kayaknya unik ya.. Tapi teh apa itu hayo coba tebak!

Trus trus pelayanan di sini, suka banget karena gaol deh pada pakai HT untuk komunikasinya. Jadi ngga teriak-teriak di ruang sebesar itu. Sayang, pelit sendok. Piring makannya dianter lengkap pakai sendok, tapi piring lauknya sama sekali ngga bersendok. Pun es milo dan es jeruk yang disajikan belum diaduk datang tanpa sendok atau minimal sedotan deh. Mungkin memang perlu rikues tambahan, tapiiiii ya banyak malesnya dan milih nriman.

Harga menu ikan goreng yang tertera di buku menu cukup terjangkau, per onsnya. Entah mengapa saat di tagihan jadi terasa mencekik, hahahahaha… Duh mending ke langganan aja pikir saya :p. Tapi untuk rombongan keluarga besar, Pangeran Muda masih rekomendedable dah!

Sharing after reading, yes?

13 Comments

Leave a Reply to Sandi Iswahyudi Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *