Posts tagged ‘safety riding’

May 7th, 2011

ABRACADA BRA Mulan Jameela BerSpion Ria

 

(c) kapanlagi.com

Kira-kira apa ya yang dipikirkan si designer kostumnya Mulan Jameela ini? Safety Riding? Memanfaatkan barang bekas? Atau karena terlalu banyak paparazi di sekitar Mulan?

Dan kira-kira kalau posisi spion dipakai di sini, naek motor, kena razia ngga?

Belalang Tempur pun kalah saingan…..

 

 

gambar di sini

 

 

 

Bookmark and Share
September 25th, 2010

YOUR EYES!!!

Handphone memang membawa ribuan kemudahan bagi kehidupan manusia. Mendekatkan yang jauh lewat telepon dan pesan singkatnya. Sekarang sudah bergeser kirim-kirim pesan lewat beragam aplikasi. Pun pula handphone sudah melaju sampai teknologi blackberry dan android phone.

Kemudahan berkomunikasi yang diberikan oleh handphone ternyata berbanding terbalik dengan perilaku penggunanya. Semakin tinggi teknologi handphone semakin rendah perilaku penggunanya. Entah sudah ke seratus ribu sekian postingan tentang pengguna handphone ini, terutama di jalan.

Seandainya mulut ini terbiasa mengumbar kata-kata kotor dan umpatan, tentu sudah seratus juta sekian kali kata-kata itu keluar. Jalan raya itu tempat yang berbahaya jika kita ngga konsen ke jalan. So jangan sia-siakan nyawamu dengan bermain handphone saat naik motor. Klo boncenger gapapa deh ada excuse.

Tapi tidak untuk rider!!!! Shuh!!! Jadi inget jangan lakukan hal seperti berikut di jalan saat naek motor:

  1. nulis sms
  2. teleponan
  3. chatting
  4. fesbukan
  5. tuiteran

Ngga cuman kamu yang bakal jatoh gulung-gulung, TAPI JUSTRU ORANG LAEN YG GA SALAH YG CELAKANYA LEBIH GEDE!!!!

KAMU PIKIR NYAWAMU SEMBILAN DAN NYAWAKU SEBIJI???

Hah, YOUR EYESSS!!!!

yg ampir ndlosor gara2 orang leleponan di jalan


Bookmark and Share
March 12th, 2010

Be Careful Ladies

Polah pelaku kejahatan perampasan di jalanan kota Malang semakin mengerikan nih. Masa dalam sehari ada 7 kali perampasan. 5 korban di antaranya perempuan. Tas, hp, sampai motor ga tanggung-tanggung. Korban biasanya lagi nunggu angkot di pinggir jalan. Korban juga bawa tas cangklong di pundak. Berada di tempat sepi. Mainan hp. Pokoknya keliatannya nantang banget deh.

Jadi sekedar berbagi, mulailah menyelamatkan diriĀ  sendiri.

1. Kalo niat naek motor sendirian, perhatikan dompet jangan nongol di saku belakang celana.

2. Jangan mainan Hp sambil mengendarai motor

3. Ganti tas kempit di pundak dengan tas punggung atau biasakan membawa tas diselempangkan di depan yang mudah pengawasannya.

4. Perhatikan jalan yang hendak dilalui. Atur kecepatan agak tinggi di jalan sepi.

5. Kenali lingkungan, jangan naik motor hanya naik aja. Lihat kanan kiri dan spion, untuk mengetahui gelagat aneh orang yang ada di belakang.

6. Belajar bela diri itu ngga cuman untuk kelahi, tapi bisa juga untuk melatih reaksi saat ada kejadian mendadak dihentikan orang ngga benar.

Kadang ngeliat dompet nongol di kantong belakang cewek tu bikin pengen ngiseng nyomot trus kasiin ke orangnya. Kadang ngeliat tas kecil cewek yang dicantolin ke motor itu pengen ngiseng nowel ngejatuhin.

Ngga hati2 banget sih!

Contoh aku dong, ke kantor ke mana-mana dianter. Tas cangklong ganti tas punggung. Dompet hp duit semuanya masuk tas. Aman, ngga ada pegangan apa2 di tangan. Ngga mancing perhatian juga mengamankan diri sendiri.

hehe…

Bookmark and Share
August 6th, 2009

Spare a Second For Life

Tadi pagi baca ada kecelakaan beruntun di daerah belakang rumah. Sebuah sepeda motor nyenggol sepeda motor laen dan terpental ke jalan yang berseberangan. Kemudian ditabrak motor yang melaju di belakangnya. 3 motor rusak parah, 6 nyawa melayang.

Begitu mudahnya nyawa melayang. Kadang kita sendiri sudah hati-hati tetapi justru diributkan oleh pengendara lain yang terburu waktu dan berkendara dengan sembrono. Kita memang selalu diburu waktu, tapi bisa ngga kita mempersiapkan diri kita seawal mungkin dari jam masuk sekolah, masuk kantor, atau dari jam janjian? Kita Semua. Bukan hanya orang yang memerlukan saja. Dengan melebih awalkan beberapa menit pasti kita memiliki waktu lebih banyak untuk menikmati perjalanan. Atau setidaknya memberi waktu lebih untuk nyawa kita diperpanjang di jalan.

Apalagi untuk daerah yang selalu kita lewati, pasti kita sudah hafal. Untuk kota kecil seperti Malang ngga banyak dead end kemacetan. Justru jalan lurus sepi dan panjang itu yang selalu menjadi sumber kecelakaan. Menunjukkan kita sendiri ngga hati-hati dalam berkendara. Pasti kita hapal lah kondisi jalan, persimpangan yang ramai, mana yang lewat pasar, sehingga kita menyiapkan diri kita sendiri waktu melewati jalan itu. Ngga susah kok klo pada dasarnya kita orang yang peduli. jadi kita ngga akan mati gaya di pertigaan ramai, di jalan keluar komplek, di depan pasar, karena kita sudah siap dengan pemahaman tentang kondisi jalan yang kita lewati. Memudahkan kita berpikir ulang untuk over lapping atau memutuskan untuk antri jalanan.

Dan kepedulian kita terhadap sesama semakin tipis kalo kita liat di persimpangan, ada kendaraan lain yang sudah masuk setengah sampai seluruh badan kendaraan dan masih ada saja pengendara dari arah yang berlawanan berusaha menyerundel dan ga ngerem sama sekali melihat situasi tersebut. Apalah artinya 10 sampai 20 detik memberi jalan bagi orang lain? Dapet pahala. Selamat di jalan. Berkurang sedikit kanvas rem kan ga masalah kan?

Mari kita lebih peduli di jalan. Semakin banyak pengguna jalan yang tidak peduli dengan keselamatan dirinya. Kenapa kita harus mengikuti jejak mereka?

Spare a second for your life, guys!

Bookmark and Share