Archive for ‘Tips Neng Biker’

April 25th, 2012

Tentang Geng Motor

Sudah lama saya diam, memperhatikan. Semakin ke sini yang disebut geng motor oleh media semakin kabur artinya. Hanya 3 orang motoran aja bisa disebut geng motor tanpa sumber yang jelas walau aksinya memang meresahkan.

Pagi saya dimulai dengan bete demi kebetulan nonton berita itu. Ada 3 orang motoran masuk jalan tol tengah kota dengan ugal2an. Gitu uda disebut geng motor aja tuh… Pertanyaannya, di mana petugas tol? Apa pintu tol ngga ada yang ditutup dan mereka bisa nerobos tanpa dicegat? Kalian berkewajiban lho mengamankan ranah tanggung jawab kalian. Pukul saja jika tidak mau berhenti. Sekarang yang lebay malah petugas hukumnya sendiri karena ngga menindak tegas dimulai dari kecil, seperti kejadian di tol itu misalnya.

Dan imbasnya tentu ke komunitas dan klub motor. Saya dulu aktif di klub, mengelola klub dengan profesional bekerjasama dengan pihak sponsorship membuat tanggung jawab kami jadi lebih besar. Anggota diseleksi ketat. Berulah tidak dikeluarkan, tapi mendapat teguran keras. Sekarang mereka yang mengelola begitu akhirnya disamaratakan dengan kumpulan orang yang ngga jelas. Anak klub dan komunitas itu bangga dengan atributnya, yang tanggung jawab pasti akan berlaku santun di jalan ketika memakainya. Tidak bisa dihindari ketika ada yang masih baru dan lagi seneng-senengnya biasanya darahnya lebih cepat naik.

Adalah suatu kebanggaan bagi semua orang kalau kegiatannya diliput dan dijadikan bahan pembicaraan di masyarakat luas. Begitu pun kami, dan yang mengatasnamakan geng motor tesebut. Media, bekerjasamalah dengan pihak berwajib untuk mengendurkan sedikit tensi pemberitaan. Agar mereka yang disebut geng motor itu tidak semakin merajalela dan merasa dirinya raja. Tapi apalah kita, hanya penonton saja. Apalagi in depth interview salah satu media ternama yang seolah-olah berhasil mewawancara salah satu geng yang cirinya memakai pita. Saya ngga meragukan dengan kualitasnya sih, tapi…efeknya? Luas. Menimbulkan gesekan antara dua kekuatan besar yang efeknya bukan mendamaikan justru menyiram bensin ke api.

Inilah gunung es sesungguhnya. Ketika masyarakat tak lagi percaya pada kemampuan yang berwajib. Main hakim sendiri dihalalkan. Dan dijadikan seperti pahlawan. Saya, yang mantan anak motor ini cuman pengen bilang untuk anak klub dan komunitas motor untuk merapatkan barisan. Mencegah celah bagi penyusup untuk menyulut bara di tubuh kalian. Susah susah kita membangun nama, membangun jejaring pertemanan kalau hanya emosi semata. Besarkan nama dengan kegiatan positif seperti biasa saja ya.

Viva HTCI!

Bookmark and Share
March 27th, 2012

Tips Nonton Film THE RAID

The Raid: Redemption, film Indonesia yang satu ini berhasil mencuri perhatian jagat perfilman dunia. Bersaing dengan The Hunger Games, The Raid pun diputar di daratan Amerika. Membanggakan.

Sudah nonton apa belum? Pastinya sudah. Beragam reaksi muncul dari mereka yang nonton semalam bersama saya di Matos 21. Yang belum mari silahkan baca tipsnya, yang sudah ayo benar ngga tips dari saya. Bukan spoiler kok. Sumpah.

 

  1. persiapkan dirimu untuk antri tiketnya. atau titip teman. tips ampuh: pantengin timeline twitter dan samber siapapun yang sedang berangkat/antri tiket di bioskop. it works for me. dapet tempat duduk strategis dan ga pake ndangak
  2. puas-puaskan ngeliat poster film pocong di lounge bioskop. karena mereka akan kamu rindukan setelah nonton the raid.
  3. jangan terlambat masuk saat film mulai diputar. ada trailer film lucu yang sayang untuk dilewatkan.
  4. beli jajan? popcorn? hotdog? habiskan saat nonton trailer film sampai 5 menit di awal film saja. lebih dari waktu itu simpan dalam tas.
  5. punya anak kecil? atau ngga boleh nonton sama pacar kalau ngga ditemenin ponakan? film ini tidak disarankan untuk usia 13 tahun ke bawah. 17 tahun pun juga kalo masih labil dan galau lebih baik ngga usa diajak nonton.
  6. pipis dulu sebelum mulai nonton filmnya, cuman 90menitan tapi sayang banget kalau adegan-adegannya dilewatkan.
  7. buat yang pacaran atau pdkt, ajak pacar atau gebetan yang masih pdkt. dijamin.. dijamin.
  8. buat cewek single, nonton bareng temen-temennya aja. kalo nonton sendirian bawa sesuatu untuk nutup mata
  9. buat cowok single, nonton sendirian? kasian banget.
  10. dan ingat, matikan hape, ato setidaknya matikan suara hp! sungguh ngga lucu lagi adegan bag bug bag bug ada suara cring cring cring cring cring bunyi hape. ato suara ‘Pak ada SMS pak, tolong diangkat’
Sudah siap nonton hari ini? Selamat bangkit film Indonesia!
Bookmark and Share
March 8th, 2012

Cara Membuat Hot Chocolate Lezat

Pagi ini kota Malang tak berhenti diguyur hujan sejak semalam. Mulai dari gerimis jarang sampai deras menghadang. Susah sekali beranjak keluar dari selimut, sambil menghitung detik ke menit harus berangkat ke kantor sambil memantau jalan raya dari @infomalang.

Hufft.. Ternyata keluar area perumahan ini macet semua.

Ok deh molor dikit berangkatnya. Secara jas ujan lagi dibawa si pacar dan naek mobil sama aja nanti sampainya telat juga. Buka geTab dan kerja pagi-pagi dari rumah. Nyruput mie instan pake telor buat sarapan. Ga sehat gapapa. Dingin. Dan 45 menit dari jam 8 saya keluar rumah. Untunglah sudah mereda kemacetannya. Mobil melaju ringan.

Dan sampai kantor dapet sebungkus Cadburry Hot Chocolate Drink dari WildaAmalia. Sluurp. Enak banget nih dingin-dingin minum coklat panas. Googling sejenak nyari resep hot choco yang mirip-mirip lah sama Choco Flava dari Java Dancer. Minus marshmallow pastinya karena ga ada yang ready stock di kantor. Adanya yang campuran susu UHT ultra milk coklat. Baiklah.

Tuang air hangat secukupnya sedikit saja di gelas untuk menyeduh dan melarutkan bubuk coklat. Pastikan sudah tercampur dan ngga ada yang tertinggal. Kemudian campur dengan susu ultramilk coklat. Dan. Itu aja sih versi darurat hot chocolate tadi :D

Kalau mau lengkapnya, sediakan susu uht, fresh cream bubuk hot chocolate, dark chocolate cincang, bubuk kayu manis dan gula pasir. Tambahkan topping marshmallow agar hot chocolate semakin cantik dan manis.

Sedap!

 

 

Bookmark and Share
February 14th, 2012

Dari Penelitian Sampai Kenyataan di Jalan

Berbulan lalu saya pernah berdiskusi hebat di facebook. Hebat karena nyaris pengen mengeluarkan kata-kata kasar di beberapa bagian diskusi. Lawan diskusi saya ngga asyik sih, in the end saya akhirnya menghapus seluruh komen yang saya tuliskan secara dia sudah menemukan teman diskusi yang sesuai dengan yang dia inginkan.

Ngebahas apa sih Neng? read more »

Bookmark and Share