Tips Ganti Oli Motor

2 Bulan itu cepet loh. Ngga terasa suda waktunya ganti oli lagi buat vario. Kok ngitungnya 2 bulan? Soalnya mau ngitung kilometer ngga bisa, speedo vario mati sih :p. Dan ga urgent jadi ya ga usa diganti dulu. Kayaknya kelemahannya itu deh..

Ngitung 2 bulan tu jarak rumah - kantor = 7kmx2 utk pulang pergi=14km per hari. 14×30=420km. Ditambah kalo dianter hun kaliin 2 lagi=840 km. Plus jalan-jalan ambil 40km di dalem kota = 880 km. Ke pantai? Ke gunung? tamba deh 100an jadi hampir 1000 km per bulan x 2 bln = 2000km kan? Nah itu batas minimalku ganti oli. Klo males sih sampe 3 bulan :D.

Ganti oli itu penting! Coba baca ini:

1. Awet tidaknya saepeda motor roda 2 khususnya 4 Tak faktor pencetusnya adalah Oli Mesin, sebab Oli mesin bagi motor 4 Tak ibarat Darah yang mengalir dalam tubuh si Kuda Besi, tanpa darah atau darah kotor, pasti bikin penyakit. Apapun mereknya yang penting ganti oli yang sesuai spesifikasi mesin dan kantong.

2. Oli Sintetik atau Oli Organik? Tergantung dari Jenis Motor anda dan juga umur kendaraan anda, baca buku manual pabrik dan sesuaikan dengan potensi pemakaian serta kondisi keuangan.

3. Memilih Oli bukan sekedar pilih merek atau korban iklan, pastikan semua kriteria pada oli anda sesuai untuk kendaraan anda. Ex. SAE, JASO, dan lain sebagainya (Artikel ini Menyusul di Forum ini Sub Forum sebelah)

4. Ganti dan Isilah Oli mesin anda dengan benar dan perhatikan usia Filter Oli anda !

Sumber: www.roda-dua.com

Yang perlu dipikirkan lagi sebelum ganti oli, kenali dulu jenis motor dan jenis oli yang sesuai dengan pemakaian dan umur motor. Semakin tua umur kendaraan semakin detil yang harus diperhatikan. So, You Must Read: http://pelumas.net/kode-sae-oli-motor-pelumas-motor/. Di situ link terkaitnya menjelaskan semua kok, daku mau kopas jadi panjang n nanti ngga nyambung.

Sebenernya sih cocok-cocokan aja olinya. Seperti vario yang cocok sama oli hadiah pas ikut rally wisata akhernya sampe sekarang pake itu terus. Tigi juga karena sudah tua maunya oli yang mahal-mahal aja biar tarikannya enteng.

Jadi mana oli yang cocok untuk motormu?

Cilok

Alkisah jaman dahulu kala, ada seorang anak yang kepingin banget makan bakso tapi yang bentuknya kecil-kecil. Ukuran penting bagi dia karena kalo beli yang besar pasti cepat habis, sementara kalo ukuran kecil, bakso itu akan awet dimakan selama berjam-jam. Pedagang bakso yang mendengarnya langsung mengambil adonan dan terciptalah CILOK.

Kisah ini hanya rekaan semata….kesamaan nama dan tempat memang disengaja.

Setelah lama ngga ngerasain cilok SMA 8 depan MATOS yang legendaris, sore ini Fajar dengan baik hati membungkuskan satu untuk saya. Ada ribuan penjual cilok di kota Malang ini aku rasa, tapi cilok SMA 8 ini rasanya memang lebih ‘daging’ daripada cilok sejenis di daerah lain. Cilok SMA 8 juga eksis di ujung jembatan sukarno hatta selain ikut meramaikan di pasar tugu gajayana setiap hari minggu di depan pintu stadion gajayana.

Pertamanya sih cuman pengen tau apaan tuh yg dikerubutin orang-orang tiap hari di depan sekolah itu. Eh ternyata cilok! Jajanan ini lama sekali ngga pernah aku lihat sejak kecil. Di Madiun nama cilok ini adalah bakso kojek, pentol bakso kecil-kecil dengan bumbu kacang seperti pecel. Pindah ke Malang eh namanya jadi cilok aka  aci dicolok dengan saus tomat abal-abal, sambel dan kecap. Yang khas bandung namanya cimol kan ya?

Bahan dasarnya gampang, sedikit daging digiling bareng tepung kanji dan banyak tepung terigu. Beri garam, bawang yang banyak, dan penyedap rasa. Bentuk bulat-bulat di air panas mendidih. Siapkan bumbu saus, sambal, dan kecap. Jadi deh. Banyak yang bilang jajanan ini ga sehat, tapiiii nikmat!!!

Kerinduan akan jajan cilok ini melanda setelah setahun saya masuk pagi, karena penjualnya hanya jualan pagi hari tentu saja. Thanks to FajarMesum…kamu baik deh ^^

Meet The Parents

Hari sabtu kemarin ada bahasan menarik di facebook tentang teman yang bakal ketemu orang tua pacarnya hari itu. Betapa dia deg-degan setengah mati sampai cari-cari info searching by google tips-tips bertemu orang tua pacar yang baik dan benar. Haha..dari dihujat sampai aku cuman bilang : anggeplah bertemu dengan orang tua sendiri yang lama tidak bertemu, tapi jangan minta sangu..

Orang tua saya mengajarkan untuk hormat dan ‘make a friend’ dengan semua orang tua teman-teman dekat saya. Tidak selalu dengan hormat berlebihan sampai bikin grogi. Apalagi saya terbiasa dengan teman-teman orang tua saya yang rada-rada gaul kalau berteman biarpun mereka sudah sama-sama berumur. Saya juga memiliki orang tua-orang tua lain di samping orang tua kandung saya. Yang saya hormati dan kadang juga saya jadikan tempat curhat. Intinya sih, no borderline.

Dengan ortu pacar?

more »

 
  
Positions by Seo-Watcher