review: klub motor tiger klub motor trail Rute ke Bromo tipe motor trail
by nengbiker
1 comment
The Duke, KTM 690 Duke R
Sampai saat ini KTM sudah melepas dua versi Duke dalam jajaran naked bike buatan pabrikan motor asal Austria ini, 690 Duke dan 690 Duke R. Walaupun sekilas kedua motor ini terlihat hampir sama namun ada perbedaan mendasar dari dua motor ini. Yang jelas, kapasitas mesin Duke R lebih besar dari kapasitas mesin Duke.
Memang dari tampilan luar kedua motor ini terlihat sama. Kalaupun ada yang membedakan mungkin hanyalah warna yang ditawarkan KTM. 690 Duke dilepas dalam tiga warna pilihan, hitam, putih, dan orange sementara 690 Duke R hanya dilepas dengan satu pilihan warna saja (paduan antara hitam, putih, dan orange).
Ada satu yang cukup menarik dari desain KTM. Bila kebanyakan pabrikan motor memilih bentuk lengkung KTM malah memilih bentuk dengan sudut-sudut tajam. Walaupun desain ini terlihat kurang dinamis namun efek gagah yang ditampilkan desain ini memang membuatnya berbeda dengan desain motor lain. Selebihnya, KTM 690 Duke R ini sebenarnya terbilang standar untuk ukuran desain naked bike.
Lampu depan didesain bertingkat dan terlihat memanjang ke bawah sehingga dari depan motor ini terlihat ramping dan agresif. Tangki bahan bakar di tutup dengan fairing kecil yang sekaligus berfungsi mengarahkan udara ke bagian mesin untuk membantu pendinginan. sementara di bagian bawah juga dipasang fairing yang berfungsi mendinginkan saluran gas buang.
KTM sengaja meletakkan saluran gas buang tepat di bawah mesin sehingga bobot motor ini bisa terkonsentrasi di bagian tengah. Efek lain yang ingin dicapai jelas adalah kenyamanan. Dengan meletakkan saluran gas buang sejauh mungkin dari pengendara maka kenyamanan pengendara jelas lebih terjaga.
Seperti sudah disebutkan di atas, perbedaan nyata dari 690 Duke R ini dengan 690 Duke adalah kapasitas ruang bakar pada mesinnya. Bila 690 Duke hanya berkapasitas 654cc maka 690 Duke R ini menggunakan mesin dengan kapasitas ruang bakar sebesar 690cc. Piston yang digunakan pun lebih panjang agar memungkinkan mesin menyuplai torsi pada putaran tengah dan tentu saja meningkatkan daya total yang dihasilkan.
Motorcycle News yang sempat menguji motor ini memberi nilai positif karena sampai kecepatan 130 km/jam getaran mesin tetap terjaga pada batas minimal. Posisi pengendara yang tegak juga memudahkan motor ini untuk bermanuver di tengah kemacetan lalu lintas. Di sisi lain, Inline Performance Mag malah tertarik mengomentari penggantian suspensi depan yang membuat 690 Duke R ini jadi terasa lebih nyaman ketimbang versi sebelumnya.
jadi inget sama si Agra, Egreknya Agra nama motor trailnya lagi masuk rumah sakit sepertinya. bikin dia ngga bisa jumpalitan lagi untuk sementara. denger2 mau dibikin pink. nyahahahahaha.. bolehlah girl.. tunjukkan sisi femininmu di tengah garangnya lintasan.
happy touring girl.
selamat menapaki kaki gunung Bromo. jangan sampe ngglundung2 versi NeoGats ya ^^..
review: Gerombolan Anak Pembenci Peraturan Sekolah Dan Anti Guru B.P Microsoft Bloggership 2010
by nengbiker
leave a comment
Old Skul Teacher VS Facebook
Sejenak pandangan mataku terhenti pada grup ‘Gerombolan Anak Pembenci Peraturan Sekolah Dan Anti Guru B.P’ yang muncul di salah satu notifikasi temen fesbukku. Apa-apaan ini?
Ada yang salah ya sama sistem pendidikan di Indonesia? Atau ada yang salah sama pola pendidikan ke anak didik sekarang? Atau kebebasan berekspresi anak sekarang sudah berlebihan?
As we know, fesbuk itu bener-bener menggila, walopun friendster sebelumnya bagiku itu juga uda menggila. Tapi fasilitas di fesbuk yang lengkap itu dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai ajang aktualisasi diri abg-anak baru gede dengan berderet bahasa aneh dan foto-foto aneh mereka itu. Apa yang mereka lakukan itu semata-mata mencari perhatian dari sesama teman, orang tua, bahkan guru mereka. Intinya, perhatian dari lingkungan itu sangat mereka perlukan.
Foto profil Gerombolan tadi pun cukup provokatif, liat aja taglinenya : Ikatan Pembenci Peraturan Sekolah ( tapi ga pake guru B.P).

A Special Wedding Gift from Alnect Computer
Sayang… Lihatlah padang rumput di sana..
Hijau menguning termakan panas matahari
Berteduh sajalah di bawah pohon ini biar matahari tak menjangkau
Sambil menunggu pose selanjutnya dari koreografer
Sayang… Sudah lelah aku dipotret sejak siang tadi…
Apakah semua akan dicetak dan dipajang di resepsi perkawinan kita nanti?
Segunung foto pre-wed yang telah kita ambil mulai episode pertama
Segunung foto diriku yang kamu ambil saat hunting bersama rekan
Segunung foto kenangan kita berdua yang sengaja kamu simpan
Bisa penuh rumah kita nanti, Sayang..
Belikan aku DIGITAL PHOTO FRAME untuk kado pernikahan dari ALNECT COMPUTER, ya
LCD Photo Frame 7-inch Spectra SPF-A720R ini kelihatannya bagus, Sayang
Bingkainya mewah, pasti cocok dengan rumah kecil kita
Resolusi layar 480×234 pixel dengan LCD DISPLAYnya memiliki 7 Full Color TFT LCD
Sampai dengan 262.144 warna!
Bagus sekali untuk kualitas foto yang kamu ambil, Sayang

Eh eh, Say. Ternyata ngga cuman untuk foto, bisa untuk video dan musik lho
Apalagi memory yang ada bisa ditambahkan untuk jenis SD/MMC/MS/MICRO STICK PRO/ CF Type 1 Slot
Jadi nanti waktu lihat foto, sambil putar mp3 kesayangan kita sekalian..
Romantis banget!
Ngga perlu banyak klik, pakai saja remotenya..
Kalo Contrast 250 : 1 (16:9 aspek rasio)..itu apa ya artinya, Say?
Aku kurang paham, maaf Say
Berita bagusnya, harganya pun lagi Diskon!!!
Ah masa untuk hadiah perkawinan kamu belikan aku barang diskonan, Sayang?
Ngga papa deh untuk LCD Photo Frame 7-inch Spectra SPF-A720R ini aku kecualikan deh..
Terima kasih, Sayang
Cintaku pasti akan terus terekam tak hanya di ingatan tapi juga di LCD Photo Frame 7-inch Spectra SPF-A720R..
The Sexy Aprilia RSV 4
Tahun 1999 lalu, Aprilia sempat membuat kejutan dengan meluncurkan RSV Mille yang dalam waktu singkat menggeser pesaing dekatnya, Ducati. Sepuluh tahun kemudian pabrik motor asal Italia ini kembali membuat gebrakan yang sama dengan memproduksi Aprilia RSV 4 ini. Dengan suntikan dana dari Piaggio, maka proyek ambisius inipun dapat diwujudkan.
Bicara soal ambisi, mengucurkan dana sebesar 25 juta Euro untuk memodali produksi Aprilia RSV 4 ini memang bukan sebuah pekerjaan main-main. Hanya satu gol yang menjadi tujuan Aprilia saat itu: membuat sebuah super bike yang tak dapat ditandingi oleh pabrik lain. Dan melihat spesifikasi maupun performa dari motor yang satu ini, sepertinya klaim itu tidaklah terlalu berlebihan.
Aprilia RSV 4 ini pertama kali dipamerkan pada tanggal 22 Februari 2008 lalu dalam acara International Piaggio Group Convention yang diadakan di Milan, Italia. Dirancang secara spesifik untuk turun di superbike race, motor ini sekaligus juga menandai pertama kalinya Aprilia meluncurkan motor dengan mesin bersilinder empat. Kabarnya dapur pacu motor ini sanggup menghasilkan tenaga lebih dari 200 daya kuda.
Mesin 1.000cc bersudut 65° ini memang mampu menghasilkan tenaga sebesar 200 daya kuda dan mampu menggapai kecepatan maksimal 290km per jam. Tenaga mesin disalurkan ke roda belakang menggunakan rantai setelah melewati sistem transmisi enam percepatan yang dapat dibongkar pasang. Meski menggunakan mesin empat silinder, namun mesin Aprilia RSV 4 ini terlihat cukup kecil.
Konon, para desainer chassis memang meminta divisi mesin untuk membuat bagian ‘jantung’ ini sekecil mungkin agar mereka bisa membuat lengan ayun belakang lebih panjang tanpa membuat seluruh bodi motor jadi lebih panjang. Kombinasi swingarm yang panjang dengan jarak wheelbase sependek mungkin ini dimaksudkan untuk mencapai traksi maksimal roda belakang sekaligus membuat motor jadi lebih lincah.
Tujuan akhir tentu saja membuat seluruh bodi motor ini seringan mungkin agar tak membebani mesin. Dari hasil kerja keras tadi, bobot akhir mesin dapat ditekan hingga mencapai 179kg saja. Bobot yang cukup ringan bila mengingat motor ini menggunakan mesin empat silinder 1.000cc. Tentu saja untuk bisa memiliki masterpiece Aprilia ini Anda harus rela merogoh saku lebih dalam karena motor ini dilepas dengan harga sekitar 15 ribu Poundsterling atau setara dengan Rp250 juta lebih.
fron : kapanlagi.com-aprilia rsv4 ambisi mengulang prestasi satu dekade
SPESIFIKASI:
| Engine | : | 999.6 cc, Aprilia longitudinal 65° V-4 cylinder, 4-stroke, liquid cooling system, double overhead camshafts (DOHC), four valves per cylinder |
| Power | : | 180bhp |
| Torque | : | 85ftlb |
| Transmision | : | 6-speed cassette type gearbox |
| Frame | : | Aluminium beam |
| Max. length | : | 2,040 mm |
| Max. width | : | 735 mm |
| Max. height | : | 1,120 mm |
| Wheelbase | : | 1,424 mm |
| Dry weight | : | 179 Kg |
| Fuel tank | : | 17 litres |
| Official Site | : | www.aprilia.com |
My FaceBook
Semakin tua umur seseorang, semakin sedikit jumlah teman yang dimiliki. Melangkah dengan tertatih di awal kehidupan, mengisi masa remaja dengan penuh gelora, dan kehilangan semangat bahkan seakan tak bernyawa ketika tua menjelang.
Tidak.
Ini bukan tentang sesorang. Ini tentang friendster yang pernah berjaya 3-4 tahun silam. Jumlah friendsku memang tidak banyak. Tidak sampai puluhan ribu yang bikin aku harus sampai create aik1, aik2, dan aik3. Fasilitas yang disediakan friendster-kala-itu cukup baik. Kapasitas upload foto yang diperbesar. Kemudahan tambah teman dan fitur private profile. Bahkan fitur update status dan menanamkan aplikasi game, chat, hingga music di profil akhir-akhir ini sebenarnya merupakan terobosan bagus.
Sayang, perubahan yang dilakukan untuk menjadi lebih baik tidak dapat membendung langkah facebook yang ratusan langkah lebih maju daripada friendster. Fitur super lengkap hingga tidak dapat aku sebutin satu-satu di sini soalnya belom paham bener sama facebook. Demam facebook setelah kejayaan friendster rupanya masih akan terus bertahan. Karena berbagai bidang ilmu juga turut menggunakan fitur yang disediakan facebook. Bahkan politik juga sudah merambah social networking facebook.
Ya, si anak bawang facebook sudah menjadi abg yang gaul dan semakin jauh meninggalkan kakek pendahulunya, friendster.




Vote Me