Archive for ‘jalan-jalan’

May 19th, 2012

Blooms, Like a Grandma’s Home

Siapa sudah pernah ke The Cube di Klub Bunga, Batu? Nuansa yang sama saat masuk ke Blooms mirip dengan yang dirasa waktu main ke The Cube dulu. Intim, feminin, dan kayak maen ke ruma nenek.

Blooms · life · love · eat.

Cozy. Ada beberapa tipe dining table di Blooms. Sesuaikan saja dengan siapa kamu berkunjung. Hanya sekedar chitchat, kursi lipat kayu di luar santai untuk diduduki. Di ruang tengah ada yang lebih intim dengan sofa panjang berwarna hijau. Yang segar ya duduk di teras samping seperti di gazebo taman. Nantinya di mezzanine juga akan dibuka yang outdoor.

Bistro and Pastry yang baru buka 3 bulan ini juga punya dining table yang besar di bagian belakang dekat meja bar. Cocok tuh buat arisan yang di sayap kanan, dan bareng keluarga di private spot di sayap kirinya. Sudah kepengen mojok ama si pacar aja nih rasanya walau ambience tempatnya kayaknya ga cocok buat dia yang bedigasan tapi bisa disogok pakai hot chocolate kesukaannya lah.

image

About food and beveragesnya, standar belom nyobain semua soalnya. Range harga mid to high. Blooms mempunyai cookies and cakes corner, semuanya tampak yummy meleleh di mulut dan beda tampilannya seperti di bakery pada umumnya. Cheese Cake yang sempat bikin ngiler itu hanya 185K untuk diameter 20cm. Tenang aja, kalo kepengen beli cookies, juga ada testernya kok, jadi kamu bisa coba dulu rasa yang disuka.

Pemilik Blooms memang menekankan trade mark Blooms pada cookies and cakesnya, beliau menjanjikan cheese cakenya berbeda dengan bakery yang sudah ada, baik dari bahan, rasa dan harganya. Ajak saja berbincang kalau kamu melihat perempuan cantik di balik meja kasir, energi umur 50annya ngga terasa, beliau berbicara dengan semangat 45 dengan penuh perhatian. Ya, di Blooms semua jadi terasa…..seperti ke rumah nenek.

Blooms Bistro and Pastry
Jl. Raya Langsep 60 Malang
0341-9333355

Bookmark and Share
May 18th, 2012

Touring Hedon to Bajulmati dan Goa Cina with BloggerNgalam

Bayangan Jembatan Pelangi sudah tercetak di otak sejak hari Selasa. Hippihuray! Bakal ngeliat lengkungan busur indahnya lagi! Kali ini bersama temen dari BloggerNgalam yang-tadinya-mau-bubaran-panitia akhirnya yang berangkat 7 orang saja.

image

Walau hati sudah ngga sabar, ternyata pelukan selimut masih kuat menjerat sampai snooze alarm sampai 4x. Ngga cuman guweeeh, hahaha, ke empat cowok lain si Sandynata Haqqi Yaniko dan Graha juga snooze alarm katanya. Kalo si Dglassesman sih emang modal ditelpon baru bisa bangun subuh.  Jam 7 dari janjian jam 6 kita masih berhedon ria di McD Sarinah. Memanpangatkan promo breakfast weekdays beli black coffee/ white coffee/ tea bonus 1 sausage burger, yang ditambah bubur ayam dan nonton Graha yang minum es –” akhernya kita berangkat jam 7.30 cuss ke Pantai Bajulmati.

Formasi 2 Honda, 1 Yamaha, 1 Pulsar, 1 V-xion, membelah rute Malang – Turen – Bajulmati dan lanjut ke Gua Cina. Perjalanan awal agak lambat karena lebih banyak jalan nanjaknya. Plus ada kecelakaan di depan mata pas di tikungan yang bikin kita lebih hati-hati beriringan di jalur pegunungan. Herannya adalah kenapa kita ga mobilan aja sih, hahahaha. Tapi turing barengan gitu lebih seru sih! Bersenang-senang di jembatan pelangi yang asyik banget ternyata buat prewed #eh. Dan lewat 1 tikungan sampai di Pantai Bajulmati yang ombak tingginya seakan menanti kami. Pantai Bajulmati berpasir padat dan hitam, membuat ombak yang pecah di bibir pantai keruh kecoklatan. Biaya masuk dipungut warga seharga 4ribu per orang dan 3 ribu per motor. Piknik di Pantai Bajulmati rupanya sudah jadi tujuan beberapa keluarga, selain rombongan kecil kami ada beberapa mobil yang menikmati sepoinya angin laut di sini. Tenang, sudah ada mck kok di sini.

Tak lama main di Bajulmati, dengan baju dan celana basah kita pindah ke Pantai Gua Cina yang hanya dibatasi beberapa bukit saja tapi jalannya lebih parah dan herannya di sini jauuuuh lebih ramai. Mungkin karena ombaknya relatif lebih tenang dan lebih jernih karena pantainya berpasir putih jadinya lebih aman untuk main air daripada di Bajulmati. Tiket masuknya sama tapi fasilitasnya agak lebih banyak dengan beberapa mck dan warung makan. Para cowok kembali njebur air, saya sama wiibawel milih duduk di bawah pohon karena panasnya amit-amit. Angin sepoi, bunyi ombak, dan cerita gosip pun dimulai… Anu, nggosip orang-orang yang lewat di depan kita aja kok, hahaha. Berasa jadi kayak ortu yang ngawasin anak berenang –”

Selesai mandi dan minum es degan yang harganya 6rb per butir, kita lanjut untuk pulang. Sayangnya si miss v kurang bersahabat di jalan pulang. Tapak lebarnya kena paku jadi harus balik ke permukiman, untung belum gitu jauh mungkin cuman setengah kilo aja. Thanks to Graha yang uda ngintipin tukang tambal ban. Harganya ga mahal lho, tetep 5rb aja, makasih ya pak tambal ban. Prediksi nyampai Malang jam 4 sore kembali gagal karena di trip gunung kita diguyur hujan deras, untuuuung ada warung bakso! Setelah rombongan kami, disusul beberapa rombongan ngiyup memenuhi warung bakso yang mungil itu. Dalam sekejap, habis. What a Perfect holiday!

Lepas magrib sudah sampai di rumah kembali. Beberapa momen yang terlewatkan adalah foto bareng di pantai dan makan bakso di pantai. Lebih sayang lagi karena kurang prepare kostum jadinya ga nyaman mau nyebur air laut. Trus jangan lupa mart2 tempat beli logistik belilah di turen. Ada spbu kecil 20km sebelum pantai untuk kamu isi bbm kalau ngga nyaman tanki kosong.

Dan jangan lupaaa, kamera!

Bookmark and Share
May 15th, 2012

Ayo Ke Lombok!

Percaya ngga masih ada pantai dengan pasir putih terserak dan laut biru TANPA SAMPAH? Percaya ngga percaya, di cerita Depz ada. Pantai itu ada di Lombok, di pulau Gili Trawangan. Yang bikin ngga percaya lagi, di pulau ini ngga ada yang namanya kendaraan bermotor karena memang dilarang masuk. Jadi kalau mau puter-puter pulau ini kamu bisa pilih jalan kaki ato naek sepeda. Bisa dibayangkan betapa bersihnya udara di Gili Trawangan? Kinda beautiful place for having a honeymoon here, right?

Saya barusan ditanya juga sama seseorang yang baru kenal sekaligus dipetuahi, “Kamu sudah nikah? Kalo belum, honeymoonnya ke Gili Trawangan aja, ngga usah ambil kamar hotel yang bagus harga berjuta-juta daripada ngga tega ninggal kamar harga berjuta-juta itu. Nikmatin pantainya, icip-icip seafoodnya. Puas-puasin foto dan hirup udara bersihnya. Kamu sama suamimu pasti pulang dalam keadaan ‘bersih‘.” Clegug… Siap! Segera setelah ditemukan tanggalnya nikahan pasti setting waktu juga untuk ke Gili Trawangan. Bekal petunjuk dari blognya Depz, hmmm.. will be an awesome journey…

 

 

 

Bookmark and Share
May 14th, 2012

Sushi dan Onigiri Yummy

Sushi bagi sebagian orang bukan makanan yang menyenangkan karena masih identik dengan ikan mentah yang biasanya disebut sashimi itu. Ngga semua orang bisa makan ikan dengan cara begitu bukan? Saya masih ingat di resto sushi di salah satu mall, ada seorang cowok yang bersusah payah menelan sebungkah sushi dengan raut muka yang aneh. Seru :D .

Ngobrolin sushi tak pernah ada habisnya. Ingredientnya memang tak mudah didapat, tapi cara bikinnya cepat dan tampilannya yang cantik bikin banyak orang terpikat.

Dan saya suka bangeeet! Bukan ngga cinta sama masakan negeri sendiri, tapi aduh lihat deh sushi-sushi cantik bikinan Tante Rini di bawah ini:

Avocado Sushi ini mestinya bisa hadir di setiap musim, karena alpukat kurang begitu kenal musim kan? Yang kanan adalah Salad Sushi dengan taburan wijen dan tumis crabstick. Ada lagi sebenernya Mango Sushi yang keburu dimakan habis sebelum kena jepretan.

Suka yang versi nigiri? Ini ada Shrimp Nigiri yang katanya Om Anjar bikinnya paling menggelitik. Yang pasti si udang harus bisa tampil cantik dengan gaya dugong berjemur, jadi untuk ngebersihin si udang teksturnya ngga boleh rusak. Yang kanan adalah Onigiri, aka nasi kepal. Wooosh jarang banget, malah baru kali ini ngeliat nasi kepal secara langsung. Biasanya cuman lihat di film kartun sama foto-foto bento.

Sebelah kiri ini adalah kreasi lepas tante Rini mengolah sushi. Kayak kandang si udang. Oiya si udang juga diolah jadi Tempura yang YUUUMMY! Kalau segar barusan diangkat dari penggorengan, oooh itu lebih yummy lagi! Di foto sebelah kanan bagian tengah atas, itu ada Sushi Tahu Jepang yang dimarinade sedemikian rupa dan rasanya AAAWEEENAK. Sepertinya itu signature dish Tante Rini yang harus dicoba. Kulit tahunya manis dan uwenak banget, diisi dengan nasi dan tumis crabstick dimakan sama hot-mayo bener-bener paduan yang pas!

Dalam waktu dekat Tante Rini akan menggelar dagangan sushi home-madenya untuk pecinta kuliner Malang. Nah buat yang uda ngiler-ngiler cleguk-cleguk kayak saya waktu nulis ini, open order sushi on tray sudah bisa dipesan kok. What is sushi on tray? Beberapa macam sushi sesuai yang dipesan ditata dalam baki besar yang tampilannya cantik untuk pesanan perempuan dan tentu tanpa bunga-bunga jika kamu mesen buat cowok kamu. Sip kan! Dial aja nomer di bawah n pesen sushi kesukaan kamu sekarang ^^ sushi hasil racikan chef sushi dari Amerika ini bisa kamu nikmati segera. Harganya? Bersahabat banget jes, setiap porsinya dibanderol mulai 15K, yang on tray bisa dipilih harga mulai 50K, 75K, dst dalam kelipatan. About it’s name, kamu bisa tanya langsung ke:

Rini

Griyashanta F222

085791386658

 

 

Bookmark and Share