blahblah: blogger ngalam cara pake kondom how to buy condom milis
by nengbiker
3 comments
How To Buy Condom
Serius!
Ini cuman guyonan dari milis dan sukses bikin ngakak kejungkel-jungkel waktu baca. Mungkin hanya dipahami oleh yang sense of humornya tinggi aja nih.. ato hanya bisa dipahami oleh yang ngerti bahasa jawa..
Kopi paste aja ah…
Teman 1 :
eh, kapan iku tau ngerti gambar kampanye anti aids ndk internet.
dadi kond*m sachetan iku, dike’i pita abang ndk bungkuse.
dijepret ndk tengah! =))
“eh kapan itu pernah ngerti gambar kampanye anti aids di internet.
jadi kondom sachetan itu, dikasi pita merah di bungkusnya, trus distaples di tengah :))
“kalo disteples di tengah bukannya jadi bocor ya? trus apa guna pake kondom?
Teman 2 :
Kondom sachetan? Emang ada kondom kalengan atau kondom botolan?
“halah, kondom botolan?????”
Teman 1 :
lha kemasane kan sachetan
“lha kemasannya kan sachetan
“masa sih?
eh lha terus iku jenenge opo? bungkus satuane iku lho. sing koyo
bungkus permen tapi luwih gedhe.
aku lek ngarani sachetan.
asli takon iki.
“lha terus itu namanya apa, bungkus satuan itu loh. yang kayak permen tapi lebih gede, aku klo bilang itu sachetan. beneran nanya ini
“iya sih emang itu namanya sachetan. tapi… keknya klo kondom sachetan berasa shampoo
Teman 3 :
Sasetan kie emang onok kondom rentengan?
“Sachetan ini emang ada kondom rentengan?
“kondom rentengan? kan, berasa shampoo
Teman 1 :
ketoro gak tau tuku kondom iki. sutra iku lak sak renteng isi telu.
“keliatan nih ngga pernah beli kondom, s*tra itu kan sakrenteng isi 3
(dia sudah menikah, red)
“oooh jadi isinya 3……..catet.
Teman 2 :
Teman 3 tukune kiloan kok! Kondom curah, operasi pasar teka Bulog.
“Teman 3 belinya kiloan kok, kondom curah, operasi pasar dari bulog
“gula kaleeee… beras kaleeeee
Teman 2 :
Kondom tukune meteran ngono piye jal?!
“Kondom belinya meteran gitu gimana ya?
“beli kain ato beli kondom?
Teman 1 :
trus ngethok dewe ngono ta??
“Terus motong sendiri gitu ta?
“hahahahahaha, disesuaikan dengan kebutuhan
Teman 2 :
Sampean arep tuku pirang meter?
Yang kasar agak mahal. Kalo sampean mau ambil banyak, nantik
takbilangno cacik-e.
“Situ mau beli berapa meter? yang kasar agak mahal, kalo situ mau beli banyak nanti takbilangin ke yg punya
“hah? emangnya beli kertas amplas?!?!?!
Teman 4 :
Mas, tuku kondom sakkilo, ojok sing kecut yo..
“Mas beli kondom sekilo, jangan yang kecut ya
“mangga kaleeeeeeeee
Teman 2 :
Sing protolan wae ya, luwih murah!
“Yang protolan aja ya, lebih murah
“yang ini, rambutan kaleeeeeee
Dan masih panjaaaang lagi cerita tentang kondom ini. Imajinasi mereka bener-bener tertuntaskan. Rame. Gila. Pokoknya tret ini bener-bener deh..
Pelan-pelan Saja
ku tahu kamu pasti rasa
apa yang ku rasa
ku tahu cepat atau lambat
kamu kan mengerti
hati bila dipaksakan
pasti takkan baik
pantasnya kamu mencintai
yang juga cintai dirimu
cuma kamu
reff:
lepaskanlah ikatanmu dengan aku
biar kamu senang
bila berat melupakan aku
pelan-pelan saja
tak ada niat menyakiti
inilah hatiku
pantasnya kamu mencintai
yang juga cintai dirimu
cuma kamu
repeat reff
pelan-pelan saja
repeat reff
pelan-pelan saja
(lepaskan aku, lepaskan aku, lepaskan aku)
pelan-pelan saja
————————————————–
kopas besar-besaran ga pake edit ulang. kasus orang lain bikin aku kelempar balik ke masa setaun silam. saat berbagi yang seharusnya tidak dibagi. merasa dikhianati sampe rasa ini mati. perempuan mana yang rela cintanya dikhianati. oleh teman sendiri? syukurlah aku ngga kenal sama orang itu.
untuk sampai ke titik ini ngga butuh waktu seminggu, tapi berbulan lebih.. seumur hidup akan selalu ada bekas di hati. seluruh pihak yang terkait menyadari posisi masing-masing hingga bisa diperbaiki tidak dengan mudah. aku benci dengannya itu pasti. aku menyalahkannya itu pasti. aku tau di mana keterbatasanku tapi tidak bisa menerima kehadirannya mengisi keterbatasanku itu.
pun pula pernah nyaris jadi korban yang ngga tau kalo aku ini sebenernya pihak ketiga. saat aku tau aku berada di pihak yang salah, aku mundur. teratur. jauh meninggalkan semuanya. aku tau aku salah. aku menyesali kenapa aku ngga tau jadi di pihak yang itu. menyesal dengan mudah digombali. dengan keinginanku menggebu ingin punya rumah tangga sendiri, aku berpikir jauh untuk menjadi istri ke dua dan sebagainya. tidak, aku tidak mau berbagi.
orang yang merusak rumah tangga orang itu ngga baik. maaf kalo aku ngga bisa membalik pandangan itu. aku juga jijik pada diriku sendiri. pernah menjadi sebagian dari orang-orang itu.
karma itu ada. balasan itu ada.
dan aku sudah pernah mengalaminya.
blahblah: rumah dijual di kota malang tips mengalahkan ilmu gendam tips tidak terkena hipnotis
by nengbiker
4 comments
Licik Vs Pintar
Temen saya yang ini uda beberapa kali nyaris kepepet kena gendam aka ilmu hipnotis. Dia dan suaminya lagi butuh untuk segera jual rumah. Harganya luar biasa (menurut saya). Karena lokasi memang ada di pusat kota. Sejak pasang iklan pertama, sudah berapa kali ada orang yang mau membodohi dengan ngaku sudah transfer DP dan suruh cek ke atm.
FYI, ini sepertinya trik untuk menghipnotis orang di atm itu. Dan buntut-buntutnya nguras.
Bersyukur sang suami sepertinya sudah paham dengan niat buruk orang-orang ngga benar. Sekali nyaris kena karena cek via internet banking belum masuk, saat ini mereka sudah bisa memilah mana yang beneran dan mana yang boongan.
Yang terbaru dikirim via status facebook, dan sukses bikin saya ngakak-ngakak ngebayangin orang nipu ditipu balik.
Berikut ceritanya :
Gendam Part III : Aku ditelepon seperti biasa, mau transfer uang DP rumah…
Aku bilang ok transfer aja…Setelah dia transfer, dia telepon….Udah diterima transferannya? Kujawab UDAH TERIMA (meskipun kenyataannya gak terima duit)…
Alhasil yg mau gendam bingung, pura2 bilang td terima sms katanya belum terima…
Kubilang lagi, udah terima kok nanti senin saya tunggu di notaris….
HAHAHA…..MAU BILANG APA LO…..HAHAHAHA……
Clever! Dan pihak yang mau nggendam yang bingung sendiri :))
Nanti kalo abis postingan ini ada yang nggendam dengan cara lain, pasti dia sudah memikirkan gimana cara jawabnya kalo ditodong ketemu di notaris.
Tingkat Kejahatan Dan Pola Pikir Masyarakat
100 hari pemerintahan Presiden SBY dan Wapres Boediono telah berlalu. Hiruk pikuk gelombang demo dari yang bilang gagal sampai yang dukung hampir usai. Kasus bail-out Bank Century, kasus Antasari, dan aneka ragam lainnya masih antri dituntaskan. Yang menganggap gagal masih terus mencari celah bagaimana menggulingkan SBY. Yang mendukung mencari kekurangan dan segera menutupnya. Yang ga peduli? Terus mengisi hidup ngga pake ribut.
Kemarin sharing sama seorang pebisnis yang merasakan langsung geliat ekonomi akhir-akhir ini. Bersentuhan dengan produsen dan langsung ke konsumen. Mengamati tingkah polah orang yang bener sampe penjahat kelas sms plus kelas iklan. Beliau bilang, saat ini situasi pasar sebenernya kurang baik untuk penjual karena kebutuhan uang cair mendesak menyebabkan lebih banyak orang menjual aset ketimbang membeli. Coba lihat di show room mana-mana lebih banyak menjual barang second ketimbang yang baru. Banyak property dijual ketimbang dibeli.
Beliau mengindikasikan, situasi seperti ini sebenernya bagus. Karena diatur perlahan. Listrik. Air. Dan beragam kebutuhan pokok lainnya. Secara tidak langsung masyarakat belajar memahami dan menyesuaikan kebutuhan hidupnya dengan ekonomi yang berjalan. Bulan Februari ini adalah bulan sepi-sepinya pembelian. Seakan sudah menjadi ritme perdagangan di Indonesia. Sepinya kegiatan beli menyebabkan sejumlah penjual kalang-kabut dan menerima berapapun penawaran yang ditawarkan.
Damn SPIRIT!
….a long-long notes i’ve write. and only this section i need to say….
dan sekarang masa depan kacau.
realy i just need to say, damn with your SPIRIT.
they didn’t feel what i feel.
me the one who want the best for you.
me the one who always stand behind you.
they only could say SPIRIT.
and they do nothing.
no one give you spirit like what you want.
i am.
with all broken future in my hands.
just because your DAMN SPIRIT things.

Vote Me