Bakso Boedjangan Buka di Malang

Bagi saya yang lama tinggal di Malang, melihat orang luar kota ini membuka gerai bakso adalah sebuah perjudian. Syukur-syukur diterima dengan baik. Bakal menyakitkan ketika sudah mengimpor bakso dari kota lain pada akhirnya malah dibandingkan dengan bakso-bakso tiktok tiktok yang keliling di perumahan. Bagaimana kans Bakso Boedjangan yang baru buka di Jalan Ciliwung, Malang?

Pertama kali menemukan gerai Bakso Boedjangan adalah ketika perut sudah penuh dengan nasi sarapan pagi sekeluar dari hotel di Bandung, waktu itu. Di samping outlet fashion seingat saya. Rame sekali pengunjungnya, bahkan antri-antri. Yaaa abisnya, hari itu Bandung mendung dan gerimis rintik-rintik mengundang. Nggak heran Bakso Boedjangan kebanjiran pembeli.

Apalagi aroma bau-bau kuahnya menggoda iman buat yang lewat sekelebatan. Nggak mirip sama aroma bakso malangan memang, tapi buat hari yang kelabu, bakso apapun bisa jadi jawaban bukan? Sayangnya perut saya nggak mau diisi lagi. Jadi, kenangan tentang aroma Bakso Boedjangan masih tersimpan erat karena belum kesampaian.

Ndilalah bulan Desember 2017 ini pemilik Bakso Boedjangan beradu untung di kota Malang, kotanya bakso-bakso enak yang jadi andalan wisatanya. Seperti mencobai Bakso Buka Baju, Gubuk Bakso Bakar dan Keju dulu, saya cuma sekadar kepingin-kepingin aja ke Bakso Boedjangan. Ato, saya ngidam lagi ya? Hmmmm.. Kapan terakhir datang bulan? Hmmmm.. Perlu test pack lagi?

Ok, back to dalam rangka mencoba Bakso Boedjangan sama suami, kami bawa uang secukupnya aja. Ekspektasi tentu ada mesin EDC kan, restoran jaman now masa nggak ada. Meluncur ke Jalan Ciliwung, IH WOW TERNYATA GEDE JUGA GERAINYA BOOO! Sayang parkirannya kurang aduhai untuk yang bawa mobil, jadi yang keluar masuk cukup menghambat lalu lintas.

Lantai 1 penuh pengunjung waktu itu. Saya naik ke lantai 2. Rame banget memang, jadi saya segera duduk di kursi yang baru aja ditinggalkan pengunjung sebelumnya. Di masing-masing meja sudah disiapkan menu, kalau nggak dikasih-kasih kertas pemesanan, ambil sendiri aja di kasir. Centang-centang mana yang mau dipesan, trus langsung bayar di kasir, yang nggak ada EDC-nya.

Waduh, PR banget buat saya yang udah masuk masa cashless society, padahal duitnya lagi dimasukin bank semua buat bayar imunisasi. Jadi koret-koret dompet dan beruntung ada uang 100rb nyempil untuk pemesanan 3 item bakso, dan 2 minuman, kembali 17ribu.

Lumayan ya. Daftar Menu Bakso Boedjangan bisa kamu lihat sendiri di video postingan IG saya. Swipe!

Kelebihan Bakso Boedjangan ini efkos tentang inovasi menu yang dia bawa. Bukan cuma bakso wagyu yang jadi andalan aja, ada mie yamin, dan nasi goreng. Ada juga menu-menu nasi bakso yang kayaknya aduhai untuk dicoba. Belum lagi pilihan kuahnya, selain kaldu biasa ada juga yang kuah taichan atau kuah rawon seperti Bakso Bakar Bu Kaji Klojen. Kuah Taichan saya nggak pernah coba, nggak berani pedes-pedes dulu.

Oya udah pernah coba Bakso Cuanki di Bakso Boedjangan? Hmmm, saya belum. Itu jenisnya kayak apa sih rasanya? Keabisan sih pas itu. Boleh dong saya dikasih tau kenapa dulu sampai banyak kali yang cari resep Bakso Cuanki, jastip Bakso Cuanki, dan ada aja yang ngimpor Bakso Cuanki dari Bandung.

Bingung? Iya, menunya buanyak banget. Kayaknya bakal perlu beberapa kali ke sana kalau mau coba semua. Jadi mending dateng rame-rame. Duitnya bantingan di meja, jangan debit ke temen trus ditransfer ya.

Sharing after reading, yes?

7 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *