rekomendasi-dokter-gigi-di-malang

Bahayanya Sakit Gigi Saat Idul Adha, Cari Dokter Gigi di Malang Bisa Jadi PR Berat

Kamu nggak akan bisa makan dengan enaknya! Percaya deh. Buka mulut nggak enak, apalagi nggigit daging sate yang biasanya jadi tradisi bakar-bakaran malam hari setelah idul adha. Padahal gigi yang lubang sudah saya tutup beberapa minggu sebelumnya, ndilalah tepat di idul adha, kumat lagi giginya. Putar otak mencari dokter gigi rekomendasi di Malang, ini yang bisa saya temukan waktu idul adha kemarin.

drg. I Ketut Agus Prasetyo – Jl. Candi 3 Malang

Orangnya ramah, dan sabar menghadapi pasiennya. Biarpun sedikit rebutan karena suka bingung sama nomor antrian pasien, drg. I Ketut Agus Prasetyo kadang-kadang juga pengertian sama yang uda sakit gigi banget. Orangnya juga rapi banget, nyenengin pasien sakit gigi gitu deh dapet pemandangan yang menyenangkan.

Lebih-lebih cara menangani pasiennya, lembut bener nggak kesusu-susu. Pernah jadi pasien teratur di sini. Hanya karena lokasinya yang agak jauh dari rumah, jadi rasanya perlu mencari dokter gigi yang lebih terjangkau karena entahlah ini gigi sering banget bermasalah. Padahal dia bisa on call lho, janjian dadakan untuk kasus darurat juga bisa.

drg. Dani Sugeng – Nina Dental Clinic Sawojajar Malang

Saya menemukan surga perawatan gigi dekat rumah ini karena ada teman yang check in di klinik cabangnya yang sama. Percayalah, promosi by check-in di path, facebook, twitter, instagram, bisa jadi sarana mendatangkan kastemer baru lainnya. Awalnya karena datang hari Minggu, drg jaganya adalah drg Ian yang prakteknya di cabang Sigura-gura. Lalu saat periksa kedua kali, saya bertemu drg Dani Sugeng yang ternyata teman pramuka si suami.

Seperti drg Ian, drg Dani Sugeng ramah juga. Mungkin sudah by default ya layanan jasa kudu ngasih kenyamanan untuk pasien. Karena keramahannya ini, kalau mau periksa ke NDC sepertinya mending bikin janji dulu. Jackpot aja sih kemaren dadakan gara-gara gigi nggak bersahabat habis nggigit sate eh bisa ketemu dokternya. Dijelaskan a b c tentang penyebab sakit gigi yang mungkin diderita gara-gara sate itu, lalu dikasih bonus konsultasi gigi lainnya yang butuh perawatan. Klinik yang ini promo dan bonusnya tiap bulan cukup menggiurkan.

Nanti sore saya balik lagi ke situ, btw.

UPDATE: Si gigi ternyata cukup bikin heboh aja. Setelah gigi kanan ditambal, gigi kiri yang berlubang juga sebaiknya dirawat. Lalu nggak lama, gigi kanan berulah lagi dengan bengkak terkena infeksi. Total jenderal, 1x perawatan dan kontrol ringan termasuk tambal gigi sementara 75rb, sedangkan untuk perawatan tambal gigi permanen 200rb. Hebat, kontur tambalnya kayak gigi asli!

 

Lalu saya ingat pernah periksa gigi juga di Rumah Sakit TNI AU Abdulrahmansaleh. Dokter giginya tegas-tegas. Cocok buat pasien ngalem seperti saya yang takut sama dokter gigi sih memang. Dan kurang bisa diandalkan kalau darurat seperti pas libur idul adha, hahahahaha. Yaiyalah jam dinasnya beda. Kalau dari searching di google, dokter gigi yang direkomendasikan adalah drg Michael T di jalan Bromo. Saya belum pernah ke situ tapi ya.

Nanti akan saya update lagi jika bertemu dokter gigi yang ramah di Malang dan bisa dijadikan sandaran ketika gigi kamu sedang ngalem pengen dielus-elus pake bor gigi.

12 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *