Bloody Wine & Food Pairing Hangover After Chic Chat at Ban Lam

Beberapa malam lalu di sudut Ban Lam Wine Shop & Bar Hotel Tugu Malang, teronggok dua perempuan di antara para undangan Wine & Tapas Evening yang mengundan Elena Garcia. Asian Brand Manager dari Montes Wine, sebuah produsen premium wine khas Chile tersebut tampil cantik dengan baju dilengkapi sentuhan kain batik.

Elena membawa 5 premium wine yang diproduksi Montes Wine. Ban Lam Wine Shop & Bar memadukannya dengan berbagai tapas istimewa yang telah populer di Tugu Kunstkring Paleis. Kombinasinya ringan, sangat memuaskan mulut yang ingin cemal-cemil setelah mencetap sparkling lucu dari tiap gelas wine.

5 premium wine ada 5 jenis tapas juga yang dihidangkan. Apa saja? Dikutip dari travel.kapanlagi.com, berikut daftar kombinasinya.

Montes Alpha Cardonay – 2010
White wine yang diproduksi dari anggur lembah Casablanca ini difermentasi dalam tong kayu ek Prancis selama satu tahun untuk meningkatkan rasanya. Sangat cocok disajikan dengan  Satay Ikan Lilit Gianyar yang diasinkan dan dibakar dengan Sambal Matah.

MONTES ALPHA CABERNET SAUVIGNON – 2011 
Wine berwarna seperti batu ruby ini kaya dengan aroma blackcurent, chocolate dan sedikit aroma tembakau. Bersanding dengan Kaas Croquetjes Met Kip atau kroket kentang krispi bergaya Parisian dengan isian ayam dan keju.

PURPLE ANGEL – 2009
Koleksi paling istimewa dari Montes Wine yang disajikan dalam Wine & Tapas Evening ini sering keliru dianggap sebagai Merlot karena kemiripan karakteristiknya. Wine berwarna ungu ini memiliki aroma halus yang tepat sekali ditingkahi kesegaran Tuna in Papaya Salad dengan saus koktailnya.

MONTES FOLLY SYRAH – 2006
Siapa sangka sebuah Perkedel Terong adalah pasangan istimewa dari koleksi wine tua dari Montes Wine ini? Wine yang hanya diproduksi terbatas sebanyak 9000 botol di seluruh dunia, memberikan citarasa kuat yang akan semakin lezat jika disimpan lebih lama lagi.

MONTES LATE HARVEST GEWURZTRAMINER– 2012
Warna emas yang indah dari desert wine Montes Late Harves Gewurztraminer ini diperkaya dengan aroma buah-buahan tropis dan sedikit dibalut nuansa madu. Kehalusan rasanya terasa segar di mulut yang diseimbangkan dengan Sleeping Prawn in the Nest.

Yang mana favoritmu? Saya sih sukanya Montes Late Harvest Gewurztraminer yang beraroma buah. Di antara lima pilihannya, cocok sekali rasanya untuk saya yang menyukai seafood dan kombinasinya dengan wine yang ringan. Harga wine per botol juga masih masuk akal lah mengingat prosesnya yang begitu lama untuk mendapatkan cita rasanya. Malam itu dengan harga spesial + diskon 30%, paling mahal di sekitaran 1 jutaan. Si harvest sendiri malah dapat dibeli di harga 500rban.

Namun satu pesan yang rupanya saya abaikan. Kalau mau minum wine, pastikan sudah makan ya. Biar ngga ngleyang keesokan harinya.

Sharing after reading, yes?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *