Di Balik Keseruan #TwelVisionKLN

Pesta kostum KapanLagi.com dari tahun ke tahun semakin meriah. Selalu tidak terduga hasilnya meski sudah menyebar mata-mata untuk bergerilya melihat kekuatan lawan perang kostum.

Ya, tahun ini begitu banyak kostum transgender yang dijagokan. Ke dua icon di tim Merdeka berikut ini yang paling saya sukai. Sungguh.

Kalau yang rambut panjang sih sudah biasa dengan keendelannya. Tapi yang Pink… Dia begitu pendiam namun aksi hiburannya… bikin sakit jantung.

Sayangnya tidak semua divisi berhasil menunjukkan aksi terbaiknya menghibur teman-teman dari divisi lain. Penyebabnya sungguh konyol, cafe tempat kami berpesta malam itu bilang kalau soundsystemnya kecil dan teman-teman begitu ramai sehingga ngga kedengeran.

What? Ternyata juga bukan itu saja konyolnya….

Tahun ini kami berpesta di Juliette Beach Cafe and Resto. Resto dua lantai ini dilengkapi dengan panggung kecil di bagian ‘pantai’-nya. Budget 75rb per pax sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tempat lainnya. Namun karena cukup unik dan ada teman yang KATANYA kenal dengan pemilik Juliette, diputuskanlah tempatnya di sini.

KATANYA kenal cukup lah ya sebenernya buat gacoan kalau ada apa-apa. Sayangnya tidak membantu. Awal-awal acara, suara dari panggung sama sekali tidak terdengar di ruang penonton. Bahkan di panggung pun suaranya ditelan sendiri oleh pengisi acara. Alasannya sudah disampaikan sebelumnya, soundsystem yang dimiliki kecil dan teman-teman ramai. Which is di pertiga acara terakhir suara musik bisa menjangkau teman yang duduk di dekat pintu masuk sekalipun. Jadi bisa ngatur sound apa ngga?

Belum habis kesialan karena soundsystem, kami pun diusir dari venue. Alokasi 3 jam dari jam 7 hingga jam 10 untuk acara, terpaksa dimampatkan dan berbagai atraksi daftar hiburan dihapus dari rundown untuk kemudian dibubarkan pada jam 9.30an. Lagu dari Ivana, Winda, dan Fani pun batal dinyanyikan. Stand up comedy juga batal difloorkan. Ngulang performance pun distop karena katanya overtime. Bahkan ngga sempet foto bersama seluruh teman-teman dan panitia kelaparan karena meja makanan sudah dibereskan.

Bener-bener pelayanan yang ‘sempurna’ dari Juliette Beach.

Sebuah catatan yang menyesakkan untuk dituliskan. Namun tetap acara ini terselenggara dengan heboh karena kalian sungguh ngerock abis, gaes! Thanks to panitia yang mungkin KZL dari awal sampai akhir (?), tanpa kerja keras dan lupa makan kalian, pesta ini mungkin jadi garing kemripik.

Jadi, let’s say.. HIDUP PADUKA!

Sharing after reading, yes?

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *