Body Boarding di Pantai Kuta vs Pantai Double Six Legian

Pantai Kuta dengan garis pantai yang jauh dan ombak yang relatif menggelora, sering dijadikan spot yang apik untuk menunggu matahari kembali ke pelukan bumi. Banyak pengunjung yang hanya sekadar duduk-duduk saja, ada pula yang jogging sore, menikmati akhir hari bersama keluarga, dan beberapa bermain dengan ombak di tengah lautannya.

Ada yang bermain surfing ada pula yang bermain body boarding. Meski pernah tinggal di pesisir lautan dan pernah hitam legam seperti anak pantai, saya baru mengenal body boarding di usia kepala 3. Pertama kali si cinta yang mencoba, dan saya masih acuh tak acuh kepengen ngga kepengen mencobanya.

Sampai sekali lagi diracuni oleh Boolixious.

Pagi itu dari Best Western Kuta Beach, Bali masih pagi. Dengan baju renang di bawah kaus lengan panjang, saya mencoba body boarding di Pantai Kuta. Masih dengan pagi yang sama, dua hari kemudian dari Sara Residences, saya mencoba body boarding di Pantai Legian. Biarpun berada di garis pantai yang sama, ternyata ada bedanya.

Body boarding di Pantai Kuta



Harga sewa body boarding relatif mahal, susah ditawar. Dari 50ribu hanya turun ke 40rb.
Lokasi yang paling populer di Bali, membuat pantai Kuta ramai dengan wisatawan domestik. Which is kalo mau bilang sungkan, ya sungkan banget mau bikinian. Hahahaha..
Ombak relatif besar, tapi cukup tenang. Dalam artian tidak ada ombak yang bersusulan datang.
Pasir kasar, bikin dengkul beset-beset kalau meleset jatuh dari papan.

Body boarding di Pantai Legian


Harga sewa body boarding relatif murah. Ngga usah nawar dikasih harga 25ribu dan sewa kursi 50ribu. Jadi ga bisa nawar, soalnya sudah senang harganya separo dari di Pantai Kuta, hihihi
Di sini lebih common dengan bule. Main body boarding malah malu soalnya yang laen pada surfing. Mau nyoba surfing, ga berani njebur di laut yang lebih dalam.
Ombaknya besar dan bersusulan, bikin body boarding senang. Dari tengah bisa sampai pinggir pantai. Ngga perlu nunggu lama, ombaknya banyak datang kalau pagi-pagi di pantai.
Pasir cenderung seperti pasir besi yang butirannya super lembut, sampai bisa masuk ke serat-serat pakaian. Baju renang saya masih menyimpan pasir itu biarpun sudah dicuci 3 kali.

Jadi, mau nyoba body boarding juga? Mau diajarin caranya?

Sharing after reading, yes?

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *