Tips Hemat Liburan: Pilih Pesawat dan Hotel Sesuai Kebutuhan

Kamar hotelnya kecil!
Masa ngga ada jendelanya?
Tuuh yang itu ngga ada kolam renangnya!
Ay ay, hotelnya yang ini aja ya…

Romantisme saya di tempat tidur membicarakan kamar hotel, akhirnya usai sudah. Kami sudah move on melanjutkan hidup setelah menghabiskan beberapa hari liburan di Pulau Dewata.

Seneng?

Seneng banget. Tapi ternyata juga agak ribet karena barengan dengan beberapa teman. Yang pastinya kebutuhan kamar hotelnya juga beda-beda. Saya tuh cuman pengen kamar yang ber-AC, kalau bisa ada fasilitas kolam renangnya. Sementara yang laen, kamar hotel ngga jadi masalah, asal bujet makanan lebih besar daripada penginapan.

Ih itu sih bukan saya banget :)).

Makanya milih-milih hotel ini perlu saya lakukan jauh-jauh hari karena tujuan liburan yang pengen bener-bener liburan, bukan yang menyengsarakan. Oleh karena itu, saya selalu mengatur itinerary tujuan liburan dulu, lengkap dengan pilihan hotelnya menyesuaikan dengan tujuan. Begini biasanya judul persiapan liburan saya:

Tanggal liburan
Salah satu penentu kenyamanan liburan tentu berhubungan dengan musim liburan atau ngga. Kalau lagi musim liburan sekolah, saya milih tujuan dan hotel tempat menginap yang jauh-jauh dari pusat keramaian.

Estimasi harga
Pilih moda transportasi dan akomodasi/hotel yang nyaman, tapi bukan berarti budget liburan dihabiskan untuk keduanya. Saya biasa melihat-lihat di situs Travel Agent seperti Traveloka, Tiket2, atau Wego biar lebih gampang menetapkan budget tiket pesawat dan kamar hotel. Khusus untuk tiket pesawat mending pakai yang budget friendly saja, seperti AirAsia, Sriwijaya Air, Citilink dan Lion Air. Nah, Kalau tanggal liburan sudah ditetapkan, biasanya jauh lebih mudah untuk menetapkan budgetnya.

Pertama, cek dulu harga tiket pesawat dan beberapa hotel di website OTA tersebut, dan untuk akhir bulan ini rencananya saya mau kembali ke Bali HAHAHA. Pencarian tiket pesawat dan akomodasi yang cocok pun dimulai. Fokus pertama tetap ke tiket pesawat dulu, dan hanya maskapai Sriwijaya Air, Lion Air, Citilink dan AirAsia saja ya yang dipantau, kemudian bandingkan mana yang paling kompetitif harganya hehe.

Sedangkan hotel sendiri, sebenarnya saya penyuka coba-coba menginap di tempat yang berbeda,mulai dari ‘rasa rumah’. Hotel, apartment, resort, selalu masuk dalam daftar yang harus diperhatikan karena saya menghindari tipe penginapan model rumah sendiri gitu lah. Nah, contohnya ada di gambar berikut yang merupakan hasil pencarian saya di Traveloka.com untuk hotel di Bali.

travelokaPenginapan tipe Suite seperti Svarna Suite ini termasuk yang masuk dalam pertimbangan. Berasa hotel, tapi masih terasa homie.

Dengan melihat list di atas, saya bisa memperkirakan kalau harga kamar hotel bintang 4 untuk 2 malam masih sangat terjangkau untuk kantong. Meski dua kali liburan ke Bali dalam 1 bulan. HAHAHA lagi yuuuuk..

Lokasi
Lokasi adalah pertimbangan ketiga dari itinerary yang saya susun. Apalagi cuma di Bali, yang kepengen jalan-jalannya ke pantai sama waterbom. Jalannya gampang banget dihapalin! Untuk lokasi populer untuk menginap di Bali biasanya di Kuta, Legian, Seminyak, Denpasar, dan yang budgetnya gede bisa di Nusa Dua. Bagi penyuka hingar bingar musik, turis, dan tempat belanja, Legian dan Seminyak bisa jadi pilihan. Kalau mau nginap di tempat yang tenang, cari di sekitar Sunset Road yang dekat dengan akses ke by pass. Jadi kalau mau ke tempat wisata laen, aksesnya lebih gampang.

Daerah Kuta juga cukup hingar bingar sih bagi saya. Tapi pintar-pintar aja milih hotelnya, ada gang-gang di sekitar Kuta yang cukup tenang untuk beristirahat dan aksesnya dekat dengan pantai.

Sewa kendaraan
Pernah lihat angkot di Bali? Duh saya ngga tau angkotnya yang kayak gimana sih… Jadinya sewa kendaraan harus dimasukkan di list yang harus disiapkan. Motor jadi moda utama, mobil bisa masuk budget kalau saya perginya berbanyak.

Oleh-oleh
Ini ngga begitu penting sih. Tapi apalah.. beliin oleh-oleh di Bali juga ngga susah. Saya suka belanja di Krisna, pusat oleh-oleh Bali, yang di Sunset Road. Kenapa? Karena ada JNE-nya.  Belanja 2 jam lah paling, bungkus, masukin JNE, sudah deh ngga kepikiran gimana caranya bawa oleh-oleh.

Nyusun rencana liburan aja nyenengin, apalagi pas liburannya kan?

Ayo dong kamu yang baca ini, rencanain liburanmu sekarang. Sekarang semuanya serba gampang. Ngurus transportsai dan akomodasinya juga gampang. Di tempat liburannya apa-apa juga gampang. Masih mau cari alesan buat ngga liburan?

Sharing after reading, yes?

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *