Perjuangan Cari Hotel Murah di Bali

Agoda merilis hasil survey yang ngga mengejutkan bagi saya. Katanya orang Indonesia menghabiskan waktu lebih banyak melihat hotel sebelum memesannya dibandingkan warga negara lain.

It’s true, btw.

Selama persiapan menuju honeymoon kedua, nyaris dari tiga bulan sebelumnya saya sudah memilih-milih hotel di Bali lewat berbagai situs perjalanan. Mulai dari Agoda, Booking, PegiPegi, RajaKamar, Wego, Tiket, Traveloka, dan membaca review-nya di TripAdvisor. Setiap pulang kantor, saya sempatkan memilih dan memilih hotel lagi. Sampai hapal di luar kepala.

Beberapa catatan keinginan saya tentang fasilitas hotel di Bali adalah kudu ber-AC, ada kolam renang, kasur yang nyaman, dan TV kabel. Saya cukup tercengang dengan harga hotel di Bali yang lebih murah banget dari harga hotel di Malang. Mestinya cukup paham ya, kulturnya juga beda. Maka dari itu, pilihan saya jadi tanbah bingung karena kebanyakan.

Setelah memilih dan memilih, lha dalah lha kok mesennya kebanyakan kudu pake kartu kredit x(. Saya kebanyakan duit, jadi lebih nyaman pake kartu debit. #dikeplak.

Akhirnya saya memilih check in langsung di hotel, apa pun kondisinya lah. Dan itu bukan pilihan yang buruk juga ternyata.

1. Berry Hotel
Saya senang kesampaian nginep di hotel bernuansa ungu ini. Lepas dari Ngurah Rai, Berry Hotel adalah pilihan pertama yang dituju. Sayang resepsionisnya rada dodol dengan mengabaikan permintaan pool view sementara kamar lainnya kosong. Pool view berada di lantai 2 sampai 4, per malamnya sekitar 360rb. Pool access di lantai 1, per malamnya 399rb. Berry Hotel terletak di jalan Dewi Sri gang 1. Di dekat sini ada Atanaya Hotel, Eazy inn, dan beberapa hotel baru yang kayaknya rekomended deh.

Btw, Alron Residence selanjutnya juga masih di daerah Dewi Sri :D.

2. Alron Residences
This. Is. The. One.
Walau tanpa kolam renang, saya sangat sangat sangat suka kamar pesanan saya di Alron Residences ini. Sebenernya ini pun pilihan terakhir, karena setelah puas melihat pantai, saya kehabisan pilihan kamar hotel. Hahahaha. Untung teman yang menemani jalan punya kenalan di Alron Hotel, dan masih ada kamar di Alron Residences, pengembangan dari pemilik hotel.

Harganya pun murah. Banget! Dengan kamar yang luuuuuaaaassss, king koil king size bed, kamar mandi dan tempat jemur baju, kulkas dan mini kitchen, 250rb murah banget kan! Memang tanpa fasilitas layaknya hotel bintang, tapi nyaman kayak bobok di rumah.

Lokasinya cukup strategis, di jalan Dewi Ratih, Legian. Gampang kok carinya, bisa telpon dulu di 0361-768051.

3. Bakung Beach Resort
Dua hari terakhir saya habiskan di dekat pantai. Ini pilihan yang kepepet juga sih, karena harus balikin mobil, pisah rombongan, dan lain sebagainya, jadi saya ngga sempat lihat lainnya. Ternyata yang lebih bagus lagi banyak dengan harga 400rb yang saya dapatkan di Bakung.

Bakung Beach Hotel di Gang Samudera, Jalan Kuta, emang strategis. Tapi hotelnya sudah cukup tua. Sebelah hotelnya pun sekarang jadi Lippo Mall yang masih dibangun. Berisik! Nilai lebihnya, dekat pantai, full of bule, jadi lebih kerasa liburannya. #halah

Demikianlah perjuangan saya mencari kenyamanan beristirahat di Bali. Jauh dari bayangan, ada yang memuaskan, ada juga yang yaaah begitulah.

Sharing after reading, yes?

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *