Liburan Sambangi Naavagreen Skin Care

Liburan di tengah minggu kali ini saya nikmati di kota saja. Minggu lalu sudah puas berkeliling Kepulauan Seribu, saatnya memeriksakan kulit muka yang rasanya gosong luar biasa. Tanya sana sini, googling sana sini, akhirnya pilihan saya jatuh ke Naavagreen Skin Care.

Klinik perawatan kulit yang baru buka April 2013 ini rupanya sudah mendapat tempat di masyarakat Kota Malang. Tempatnya yang sedikit tersembunyi di Jl. Brigjen Slamet Riadi, sudah ramai dikunjungi padahal masih pagi. Check pointnya di sebelah Soto Lamongan yang heits itu deh. Persiapkan uang minimal 140.000 untuk yang baru pertama kali datang. Kok mahal?

Bukan apa-apa, cuma jaga-jaga karena di Naavagreen belum menerima kartu debit BCA seperti milik saya. Bank lain sudah bisa dilayani kok. Begini prosesnya:

Datang saja ke Naavagreen mulai pukul 9.00 setiap harinya. Mendaftarlah di meja penerima di depan. Untuk yang baru pertama kali datang, kamu akan diminta mengisi form pendaftaran. Setelah itu wajahmu akan difoto petugas untuk kepentingan dokter di Ruang Konsultasi.

Setelah selesai proses pendaftaran, datamu akam diverifikasi terlebih dulu, sekitar 5-10 menit sebelum masuk ke Ruang Konsultasi. Dokter yang menerima keluhan saya dan suami hari ini bernama dr. Ingkan. Ruang konsultasi terasa dingin karena all in one colour, mungkin kalau ada bunga di pojokan aja jadi terasa lebih hangat. Tapi tidak mengurangi konsultasi gayeng dengan bu dokter. Tujuan saya karena ingin membersihkan wajah, sementara suami karena jerawatnya sudah parah. Pertama dr. Ingkan melihat hasil foto wajah kami di meja depan tadi. Katanya muka saya ngga gosong sih, tapi kusam. Disarankan untuk facial dengan serum. Krim perawatannya? Boleh ditawar engga pakai dulu kok, hehehe, maklum, habis beli krim yang lumayan juga untuk perawatan wajah kemarin.

Berbeda lagi dengan pemeriksaan kulit suami. Dr. Ingkan bertanya lebih detil sebelum memutuskan perawatan apa yang paling tepat untuk kulitnya. Sabun wajah, aktivitas, bahkan sampai handuknya. Tujuannya jelas, melihat apakah suami peduli tentang wajahnya, dan ternyata engga peduli banget, hashashas. Untuk wajah berjerawat parah, dr. Ingkan menyarankan facial acne plus krim malam dan pagi, sekaligus sabun wajahnya. Toner tidak disarankan karena cowok ya sering rada jengah kalau megang kapas. Hahaha. Sekaligus disarankan setelah pemakaian krim, setiap 2 jam wajahnya perlu disemprot dengan air mineral dan dilap lembut dengan handuk atau tisu, untuk mengikat kelebihan minyak di wajah. Untuk perawatan total, suami disarankan banyak makan sayur, buah dan minum air putih. Makanan pedas, ayam potong, susu tinggi lemak, dan coklat adalah pantangan baginya.

Konsultasi yang menyenangkan. Kemudian dari Ruang Konsultasi, mampirlah di kasir untuk membayar treatment yang disarankan. Total biaya sebagai berikut:

Facial serum saya: 60.000

Facial acne suami: 60.000

Krim pagi: 25.000

Krim malam: 25.000

Facial wash: 15.000

Konsultasi dokter gratis!

Kemudian mengantri mbak terapis yang akan memanggil nama kita ke ruang treatment. Ruang treatment dipisahkan buat yang laki-laki dan perempuan. Di ruang 1, ada sekitar 10 bed. Kita disediakan kemben sebelum treatment. Tas dan barang berharga bisa disimpan di laci di bawah bed. Ruang treatment jadi tampak selalu rapi.

Proses treatment yang saya dapat berlangsung aman dan nyaman, di awal. Membersihkan wajah, scrubbing, massage, bersihkan lagi, vakum dan killing field time. Proses membersihkan komedo itu benar-benar menyakitkan! Jerit-jerit sambil menggertakkan gigi, bahkan ngumpat, sudah deh saya keluarkan. Setelah itu pemberian serum dengan grinder berlistrik itu lucu. Ditutup dengan krim anti iritasi, dan tabir surya. Selesailah sudah. Muka memang memerah dan ngga boleh kena air lewat dua jam setelah treatment. Thanks mba Devi 🙂

Dua jam selesai dari Naavagreen, saya masih puas dengan hasilnya. Jika ada keluhan dan misstreatment, posting ini akan saya update kembali plus foto-fotonya tentu.

Sharing after reading, yes?

6 Comments

  • ajak dong ke soto lamongannya << penting.. aku penggemar soto.

    btw, baru tau kalo laki-laki jengah pegang kapas. kira-kira kenapa ya?

    • ngerti gitu dulu kopdarnya di soto lamongan sekalian ya mba 😀

      mmmm, itu kata dokternya. keliatannya juga mereka engga merasa macho kalo nepuk2 muka pake kapas hihihihi

  • terbukti MURAHnya dibanding beauty center yg lain. eh tapi si dokternya kok jerawatnya parah ya, jadi agak2 ga yakin, tapi ya tetap saja jadi facial, secara lagi pengen dipijeti + buang komedo =))

  • permisi. mau tanya nih..setelah pake naavagreen yang krim pagi dan malam, ada efek yang kurang menyenangkan gak???soalnya kan sekarang lagi heboh2nya tuh krim yang pake steroid.. aku rencananya mau nyobain naavagreen, tapi masih nyari-nyari info nieh…makasih ya buat balasannya/….=)

    • saya memang masih belum makai krim2nya karena krim saya belom abis2 juga. so far yg make suami. tidak ada masalah. cocok bgt sm kulitnya dia yg berjerawat dan bekasnya parah. kulit mukanya skrg jauh lebih kenyal, menghaluskan bekas jerawatnya, dan mencerahkan bertahap. engga langsung berubah drastis gt sih. pelan2 dan engga kelihatan jreeeeng 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *