Melawan Arus Lalu Lintas = Celaka!

Sudah cukup lama saya membatin adanya U-Turn baru di boulevard Araya, di jalur tiap pagi yang saya lewati, kapan akan membawa korban… Dan ternyata korbannya saya sendiri –”

U-Turn yang baru itu hanya 3 meter dari jalan tembus ke luar perumahan lewat Grajakan, sementara U-Turn lama, sekitar 100 meter jauhnya. Otomatis mereka yang hendak ke jalan tembus pilih lewat U-Turn baru dan melawan arus ‘cuman 3 meter’ aja ini. Jalur ini lebih banyak saya lewati untuk berangkat which is lebih aman karena tidak melawan arus. Jalur pulang saya pilih lewat jalan depan. Oiya, sejujurnya saya juga pernah melawan arus di situ (dengan pembenaran) saat jalannya benar-benar sepi.

Pagi itu saya berangkat sendiri setelah beberapa hari diantar pacar. Siyul-siyul menikmati pagi, dan karena di jalan sepi saya jalan perlahan di tepi. Di ujung pertigaan saat belok ke kiri, otomatis saya menoleh ke kanan siapa tau ada mobil jalan perlahan juga di sisi kanan. SEPI. Dan beloklah saya dengan pasti.

Di kiri saya tiba-tiba muncul motor kencang melawan arus dari U-Turn yang saya ceritakan di atas. Thank God saya ngga narik gas tinggi, jadi ketika kaget, ngerem pun ngga terlalu dalam tapiiiii posisi tangan yang kaget ini yang salah. Lawan saya yang kelebat-kelebat ngga karuan. Untung kami berdua bisa menguasai kendaraan masing-masing jadi ga tabrakan. Alhamdulillah. Soalnya hanya 2 meter di depan –”

Sampai kantor saya masih menyumpah ngga karuan dan baru sadar tangan keseleo karena kaget tadi. Bengkak sih engga, tapi otot ada yang ketarik kalau digerakkan. Ahh masih ngga seberapa. Dipakai kerja juga baik-baik aja. Pulang juga ngga papa.

Masalahnya, waktu pulang lupa kalau mau jemput pacar di lapangan basket. Agak kelewatan jalannya dan terpaksa lewat gang dengan jalan berbatu. Hashashas, waktu putar di jalan berbatu itu lah kepleset motornya. Dan semakin terlukalah pergelangan ini -______________-”

Alhasil semaleman diblonyohi minyak urut sampai pagi agar ngga terlalu nemen seperti bengkak di sini:

What I think it is: sebenarnya dengan pembukaan U-Turn baru itu memudahkan pengguna jalan yang hendak belok ke kanan agar tidak berputar jauh. Sayangnya kenapa tidak ada pertimbangan untuk dibuat sejajar dengan jalan keluar dari gang itu, agar yang belok kanan, yang belok kiri, searah atau berlawanan arah sama-sama waspada dan menghargai pengguna jalan lainnya. Dengan selisih belokan untuk memutar cuman 3 meter, rawan sekali kecelakaan di situ.

Ya untuk kamu yang lewat situ, hati-hati ya. Jangan ngelawan arus. *Towel Bazz*

Dan tenang, tangannya uda sembuh kok ^^

 

8 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *