Villa JambuLuwuk

Kalau di buku Dee Lestari yang judulnya Partikel ada Bukit Jambul yang difiksikan sebagai hutan yang dicaplok dan ditanam di desa Batu Luhur, di kota Batu ada Villa Jambu Luwuk yang seperti diletakkan begitu saja di lereng bukit daerah Payung. Sepertinya tau-tau muncul begitu saja di situ. Sebagai pecinta pemandangan, saya pribadi agak terganggu dengan pemanfaatan bukit dijadikan komplek hunian. Dibawa ke mana pohon-pohon yang sebelumnya ada di situ? But, money talks, dan mari kita bahas keindahannya aja.

Memanfaatkan kontur lereng bukit, Jambu Luwuk tersembunyi dari pandangan orang luas. Di satu sisi yang sering dilewati, dia hanya tampak sebagai jalan masuk, di sisi yang lain BEAUTY! Saya sungguh ternganga dengan jajaran bangunannya plus pemandangan indah yang terlihat dari dalam. Menempel erat pada dinding bukit, zoning villanya pun tertata apik. Melangkahkan kaki di anak tangga menuju ruang yang sudah disiapkan untuk pertemuan, naik naik naik, dan di setiap ruang yang dilewati terlihat hangat dan nyaman untuk menikmati pemandangan.

Berhenti sejenak di pinggir kolam renang cantik berhiaskan kelap-kelip lampu, nyaris kecebur karena batas kolam dan jalannya begitu rata dan indah. Naik lagi dan sampailah saya di ruang duduk hangat tempat acara ulang tahun Renotxa digelar. Sofa-sofa besar, perapian di dinding dalam, dan minuman makanan hangat menentramkan bersama teman dan sahabat serta keluarga yang tak kalah menyenangkan. Ini pertama kalinya saya ngeliat perapian lho, hehehehe, dan ngebayangin Santa masuk dari situ membawa hadiah berhias jelaga abu-abu.

Memang hanya berkutat di club house saja, tidak berputar ke mana-mana. Batu sedang dingin malam itu. Dan gelap membuat kita tak banyak bisa mengambil banyak gambar di sana. Malam semakin larut, mata semakin berat mengantuk, dan kita pun turun lagi ke Malang. Terlalu indah untuk dilupakan, terlalu banyak foto diambil untuk kenangan, tapi di ponsel teman jadinya pinjam dari websitenya aja.

Thanks Nora for a beautiful moment there. Happy birthday dear 🙂

 

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *