Lele Lela, Si Ikan Lele Gaya

Apapun makanannya lele, lele itu salah satu jenis ikan yang paling saya suka. Dan tahukah anda, konsumsi ikan di Indonesia sangat rendah. Seharusnya setiap hari minimal 200 gram untuk kecukupan gizi, nyatanya cuman 15 gram per hari. Itu kata tulisan di dinding Pecel Lele Lela.

Ngga heran kalau setiap porsi lele di Lele Lela ukurannya cukup aduhai. Ujung kepala sampai ujung ekor ada 20 cm panjangnya. Dengan daging empuk dan bumbu gaya menggoda. Ada bumbu oriental, tom yam, lada hitam, original, cabe hijau, sampai saos padang yang mendadak jadi makanan favorit di sini. Menurut saya, bumbu saos padangnya bener-bener pas. Asemnya, manisnya dan pedesnya pas.

Untuk yang ngga suka lele tapi temennya suka banget, temenin aja sambil makan ayam suwir bali atau ayam saos padang. Ditambah tumis kangkung tauco, atau tumis taoge, dan perkedel. Semua senang semua kenyang. Jangan lupa pesan es buah yogurt atau es krim goreng untuk pelepas dahaga.

Selama bulan puasa, Lele Lela buka dari jam 4 sore. Reservasi dulu kalau jumlah rombonganmu banyak. Jangan kuatir, pelayanan di sini cepat kok, kamu ngga perlu menunggu lama.

Selamat berbuka puasa!

 

 

Sharing after reading, yes?

7 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *