Hati-hati Bermotor di Musim Hujan

Musim hujan sudah kembali datang. Saya sudah mempersiapkan jas hujan di motor walau lebih suka hujan-hujanan daripada pakai jas hujan. Juga sepasang sandal jepit pengganti hi-heels yang sedang saya suka buat ke kantoran. Kamu juga sudah persiapkan? Apa gaya bermotormu juga sudah disesuaikan?

Pulang kantor tadi hujan gerimis menyapa. Tak terlalu deras jadi saya tarik gas motor biasa saja bareng @KriwulKawul. Di perempatan depan mobil-mobil berhenti dan mengambil jalur kanan. Ternyata di depannya ada ibu-ibu jatuh terkapar dan polisi sedang beri pertolongan. Tidak ada lawannya tapi. Rupanya si ibu terpeleset dan legging putihnya pun jadi coklat.

Di pertigaan depan pun sama kejadian. Seorang anak muda terpeleset di ujung gang. Kamu juga ngga pengen merasakan kecelakaan yang sama bukan? So, sedikit tips motoran sebelum musim hujan semakin deras di depan.

1. Bawalah jas hujan dan tas plastik untuk menyimpan barang-barang
2. Periksa lampu depan dan lampu rem setiap pagi
3. Periksa kedalaman rem dan kondisi ban. Ban sudah gundul segera ganti
4. Jangan tancap gas saat kamu sudah memasuki daerah hujan dari jalanan kering sebelumnya. Kondisi banmu juga perlu menyesuaikan dengan jalan yang basah. Apalagi kalau ban sudah setengah gundul, dia sudah berkurang gaya geseknya dan tidak bisa berhenti dengan baik di jalanan basah.
5. Pelajari jalanan di depanmu, perhitungkan setiap gerakan pengguna jalan lainnya. Terutama saat musim hujan adalah jas hujan orang lain yang melambai-lambai. Hati-hati nyangkut di kendaraanmu.

Berhati-hati dan terlambat sampai tujuan itu lebih baik daripada cepat masuk rumah sakit. Alangkah baiknya kalau kamu berangkat lebih awal jadi ketika hadapi hujan kamu masih punya pilihan untuk berhati-hati.

(NengBiker/WP for BlackBerry)

Sharing after reading, yes?

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *