Daily Archives: July 16, 2010

NBL vs Azrul Ananda

Final NBL – National Basketball League – Pre Season Tournament 2010 semalam berlangsung seru di GOR Bimasakti, Malang. 2 tiket free pas dari Hun membawa kita melenggang masuk ke GOR Bimasakti. Ribuan pendukung CLS Knigts dan Satria Muda Britama menyesaki sejak sore sekalian nonton perebutan tempat ketiga antara Stadium Jakarta dan Aspac. Tempat ketiga diduduki oleh Stadium. Sementara juara pertama adalah Satria Muda dengan skor 51-36! What a game…

Jujur aja sebenernya aku ngga “into” basket. Pertama kalinya nonton pertandingan nasional ini bikin ketagihan nonton? Engga. Memang mereka mainnya bagus-bagus, tapi ya itu, aku lebih suka melihat ‘people’nya, keramaiannya, grupiesnya. Terganggu dengan suara alay-melambai-di-tepi-pantai yang duduk tepat di belakangku. Terngakak-ngakak ria melihat 2 pemain Aspac dan Stadium yang kurusnyaaaaa kebangeten, ngebayangin mereka gampang banget dicuklek2 tulangnya. Risih melihat seorang pemain CLS yang melambai dg inisial D.

Dan semalam sementara yang lain ngeliat ke lapangan ke mana bola basket itu dibawa pemain SM dan CLS, mata aku ngikutin kemana Azrul Ananda melangkah. Nyaris menjerit histeris waktu tau Azrul ternyata duduk sederet kursiku dan aku ngga tau.

nbl

Laki-laki muda bernama Azrul Ananda itu tulisannya ngga pernah ketinggalan takbaca di Jawa Pos. Sosok sukses yang dibawa dari bapaknya Dahlan Iskan, sederhana tapi kreatif dan visinya jauh ke depan. Deteksi, Sportivo, Metropolis, hanya sedikit karyanya. The big bang masterpiece adalah mengubah pola olahraga basket pelajar menjadi olahraga berprestasi tidak hanya di lapangan tapi juga di rapor penilaian. Atlet yang berprestasi harus pula berotak cerdas. Kiblat olahraga basket tidak lagi di Jakarta, tapi di Surabaya dan terus disebar oleh Azrul ke pelosok Indonesia. Perubahan yang dihasilkan? WOW.. salut. Idealisme Dahlan Iskan dalam membentuk anak-anaknya mungkin bisa dibaca di sini.

Serupa tapi tak sama, bos aku di kantor mungkin seperti Dahlan Iskan di media yang berbeda walau mirip. Muda saat memulai, muda saat sukses. Dan melihat mereka mengkader lingkungannya agar terpacu melakukan hal yang sama. Mungkin ada yang tidak cocok dengan gaya mereka? Wajarlah…pasti ada yang ngga cocok. Aku cukup melihat yang positif dari mereka, dan mempositifkan diriku sendiri.

Azrul Ananda, I adore you..

Jadilah air yang mengalir sampai jauh, air yang deras, bukan air yang biasa-biasa saja….