Moge Raffi Ahmad – Becak Bermotor?

Bombardier selaku produsen Can Am menyuguhkan motor yang unik. Hasil rancangan Spyder itu lebih mirip jetski atau kendaraan salju.
Fitur yang ditawarkan Spyder sedikit unik. Bagasi diletakkan di bagian hidung dan mampu membawa 2 helm fullface. Sekalipun bodi hampir selebar mobil, toh motor seharga sekitar Rp 150 jutaan ini handlingnya enteng lantaran dilengkapi electric powerassist yang membuat motor tidak terasa membuang ketika menikung atau dipacu dengan kecepatan tinggi.
Mesin Spyder yang disuplai Rotax V-Twin berkapasitas 998 cc dengan persneling 5-tingkat percepatan (satu mundur), mampu meraih waktu tercepat 4,5 detik untuk akselerasi 0-60 km/jam. Untuk kecepatan maksimum, motor yang mempunyai tenaga maksimum 106 dk pada 8500 rpm ini bisa menembus sampai 176 km/jam. (http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1155886)

Bengong total.

Gimana ga bengong, nonton gosip tadi pagi pan ada tu yang ngikutin Raffi Ahmad temennya Luna Maya yang baru aja menghujat infotainment, selama sehari sebelum pembukaan showroom moge BOMBARDIER yang bakal dibuka Raffi Ahmad. Moge ini roda 3, sumpe kayak becak! Keren? Haduh, aku mikir-mikir deh kalo mo muji moge tipe beginian keren.

Roda 3 gitu loh.

Kerennya sih mungkin karena balutan warna futuristik n look expensive. 150jeti bo gimana ga mehel. Tapi lihat deh, lihat roda 2 yang di depan itu. Becak kan? Becak aja uda diharamkan di sebagian wilayah DKI Jakarta, sekarang ketambahan becak bermotor mahal ini. Becak yang dipinggirkan semena-mena karena menimbulkan kemacetan lalu lintas sekarang ada penggantinya.

Becak Moge.

Keliatan kok kalo motor ini bikin macet. Apalagi sesi mengintili dari pihak gosip tadi. Becak ini jelas safety, ga bakal jatoh karena roda 2 di depan itu. Otomatis keseimbangannya total balance. Tapi dengan luasan dan haluan geraknya, kayaknya ngga banget deh. Motor roda dua yang bertumpuk-tumpuk aja uda bikin macet, ketambahan motor roda 3 yang lebar, sekali berhenti, bakal bertumpuk-tumpuk motor yang meliuk-liuk di belakangnya. Kecuali dia mau memposisikan diri dan ngerti kalo motornya itu lebar trus ngikut sama gerak mobil di sisi kanan.

Hell yeah,

Regulasi masukkan motor ini rasanya kudu diperhatikan. Kelayakannya di jalan juga dipertimbangkan. Keknya ga perlu deh nambah becak bermotor di Indonesia.

Sharing after reading, yes?

5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *