Archive for September, 2009

September 17th, 2009

Uniform Again

Hampir 3 tahun kerja di sini dengan suka-dukanya, dengan teman-teman yang saling menguatkan dan kadang saling menjatuhkan kalo pas ulang tahun. Ngga ada perubahan berarti dari penampilan. Setiap saat masi berjeans dan berkaos. Ditutup dengan jaket sekedarnya dan alas kaki sendal jepitan saja.

Nyaman. Santai. Cuek.

Tapi, kemaren aga-aga gimana gitu waktu kumpul sama keluarga hun di rumah sakit pas eyang masuk ruma sakit. Mbak-mbaknya dateng dari kantor, aku juga dari kantor. Kenapa tampak beda ya berseragam dan tidak berseragam. Aku tampak kucel dengan kaos polo merah dan sendal eigerku. Mereka tampak berwibawa dengan seragam coklatnya. Padahal sama-sama baru balik dari kantor.

Something wrong?

Atau mungkin harus diubah sedikit ya gaya berpakaianku.. Walau pake jeans dan kaos, tetap rapi dimasukkan atau ditutup dengan blazer? And maybe harus bersepatu?

Haruskah?

Bookmark and Share
September 16th, 2009

Gift #1

Jaman itu waktu lomba blog nulis banyak2 masi males, eh ternyata masuk daftar nominasi jugak. Nulis tentang wedding gift terinspirasi dari weddingnya si rama yang full foto2an.

Dan dapatlah hadiah hiburan dari Alnect Comp.

Syukurlah, flashdisk kingstong 2Gb sampai di tangan dengan selamat

Thanks Alnect. Ditunggu kompetisi berikutnya ya

dsc04255

Bookmark and Share
September 14th, 2009

Speak Up Your Mind

Memang lebih mudah mengkritik ketimbang melakukan hal yang terbaik. Tapi ga tahan juga rasanya untuk ga menilai ini itu setelah mengalami kejadian ngga enak dan hanya duduk diam menunggu. Speak Up Your Mind!!!

Gara-gara mupeng banget pengen nyobain resto suki yang baru dengan perut kosong setelah nemenin hun tembak-tembakan, akhernya berakhir dengan perut tambah kosong selama 1 jam menunggu dalam ketidak pastian. Resto suki-suki gini emang favoritku. Sudah nyobain Batu Suki, KL Suki, dan selalu terdampar di Saboten juga di Hoka-Hoka Bento adalah ekspresi ketidakmampuan dompetku. Jadi denger ada suki-suki baru dengan harga start from 2500, why not di coba?

read more »

Bookmark and Share
September 10th, 2009

Vario, Mio, Spin, Comparing Mode

Akhirnya ada kesempatan membandingkan matic-matic yang beredar di pasaran dalam kondisi brand new, aka masi under 1000 km di odometernya. Pertama varioku sendiri yang kubeli 2 tahun lalu :) . Kedua spinnya si landak kantor. Dan ketiga mio soulnya bapak yang masuk malem.

Dari pertama vario masuk rumah, langsung takcoba ngrasain tarik2annya.

1. putaran mesin enteng, saking entengnya sampe sering lompat soalnya ga kerasa uda narik gas

2. mleduk2 knalpotnya

3. posisi duduk pengendara pas, posisi boncenger pas. mo nunduk, mo negak, mo ndlosor ^^ bisa deh.

4. bensin boros

Kapan itu nyoba spin si landak

1. angkatan pertamanya berat banget, mesin sampe nggerung untuk mulai jalan

2. posisi duduk ndegek. jadi badan harus tegak untuk bisa nemu posisi yang enak. boncengernya nyaman.

3. bensin ga ktauan borosnya, cuman make ke warung

Dan kemaren nyoba mio soul

1. nyalainnya enteng, tapi waktu mau jalan sama kek spin, nggerung.

2. mesin cenderung cepet panas ketimbang vario ma spin

3. posisi pengemudi ga nyaman, stir kependekan. posisi boncenger ga nyaman footstepnya too far away di bawah.

4. bensin sama boros sama vario

Anyway, akhernya aku ngutak atik vario dibantu sama temenku. Ganti knalpot termignoni biar ga kudu pake pertamax all the time. Tapi akhernya pake pertamax malah bikin karbu kotor. karena karbunya juga uda takganti pake karbu rx. larinya tamba responsif ketimbang pake karbunya bawaan. juga lebi garang karena knalpotnya mbleduk2. oiya butuh waktu lama itu untuk nemu setelan yang pas biar vario ngga mleduk2.

Ada yang merhatiin? vario standar keluaran pabrik itu mleduk2. saking halus suaranya aja jadi ga kedengeran. Bisa ngomong gini tu gara2 2 vario yang dibeli bareng kondisinya kek gitu. Punya dodz rasanya juga. Tapi ya itu, karena suara standarnya halus jadi ga gitu kedengeran. Bensin sekarang cukup irit. 1 tanki bisa puter balik ruma kantor seminggu. jarak sekitar 17km. Butuh diiritkan lagi. Mesinnya ga cepet panas ini.

Dibandingkan dengan motor biasa, jelas jauh konsumsi bensinnya. Hmm, Beat? Katanya 1:70an km. yakin tuh? Belom nyoba dan ga kepengen secara diliat aja ga enak posisinya.

Untuk mio dan spin standar, perlu ngutik deh biar ga nggerung dengan kasar. Kasian apalagi untuk yang oversize body. Kerja dia lebi keras pasti ^^.

IMHO, perbandingan ini hanya menurut kata2ku yah. Aku bukan ahli motor :) )

Bookmark and Share